Legenda Pendekar Perintah Surga

Legenda Pendekar Perintah Surga
Menjelajah Memori A Xiuluo


__ADS_3

Setelah merasakan aman Yan Huang melepaskan artefak lonceng perak, dan membuka perisai mereka, lalu mereka mendapati seorang pemuda sudah berdiri di dekat mereka semua, semua orang terkejut karena tidak menyadari kehadiran pemuda itu, seolah-olah ia sudah berada di situ padahal tadi jarak mereka puluhan kilometer.


"Siapa sebenarnya pemuda ini? aku merasakan bahaya yang begitu kuat bila berada di dekatnya" batin semua orang merasakan hal yang sama.


"Aku serahkan Tuan Muda Chu, ada beberapa masalah yang harus aku selesaikan" A Xiuluo berbicara dengan nada dingin kepada Yan Huang dan yang lainnya.


"Anda... Tuan terimakasih sudah menyelamatkan Chu'er" hormat Shi Xia.


"Hmm" jawab A Xiuluo sambil menganggukan kepalanya, ia menatap Chu Feng sebentar, lalu menghilang ditelan kabut hitam pekat.


"Sungguh mengerikan pemuda tadi bukan orang biasa" batin semua orang begitu A Xiuluo menghilang.


"Cepat bawa Chu'er kembali ke sekte" perintah tetua Shi Xia.


"Semuanya dengarkan perintah, kita akan melakukan pertemuan akbar di aula utama malam ini, aku akan melakukan pembersihan kepada para tikus-tiku di sekte!!!" perintah Yan Huang lantang.


"Baik ketua sekte!!!" jawab seluruh tetua serentak.


Semua orang kembali ke dalam sekte dengan segera, tersisa Yan Huang dan Qin Shu di langit yang masih fokus mencari sesuatu.


"Di sana!!!, Itulah Feng Zhu!!!" ujar Qin Shu menunjuk ke satu arah.


"Mari selamat orang tua bodoh itu" jawab Yan Huang sambil menghela nafasnya, ia mengingat hal bodoh yang dilakukan oleh Feng Zhu, hingga ia bisa dikendalikan oleh aula Dao.


Setelah menyelamatkan Feng Zhu, Yan Huang dan Qin Shu segera kembali ke sekte, pengendalian Dugu Yan terhadap Feng Zhu sudah hilang sepenuhnya, bahkan seruling iblis hijau telah hancur, entah siapa yang menghancurkannya seorang pun tidak ada yang tahu.


***


3 hari kemudian muncul berita yang sangat menguncang benua Cangxuan, Aula Dao yang terkenal dengan kekuatan besarnya, yang digadang-gadang sebanding dengan 3 dinasti suci rata dengan tanah, kejadiannya berlalu begitu cepat bahkan ada rumor mengatakan, Aula Dao dihancurkan hanya oleh 1 orang saja dalam waktu semalam, tentu saja itu menjadi polemik baru di benua Cangxuan, 3 dinasti suci melakukan pertemuan tertutup untuk membahas hal itu. Seluruh benua Cangxuan terguncang hebat tidak peduli itu pangkat, derajat, umur serta jenis kelamin, semua orang membicarakan hancurnya Aula Dao dalam semalam.


"Baru 1 hari yang lalu aula Dao menyerang sebuah kerajaan kecil di dinasti Kekaisaran Xiao, tetapi sekarang mereka sudah musnah, fondasi sejarah ratusan tahun mereka telah hancur dalam semalam. Aku penasaran kekuatan besar mana yang mampu melakukan hal itu" diskusi semua orang di benua Cangxuan.


"Benar bahkan 3 hari yang lalu Aula Dao juga menyerang provinsi Wuan di Kekaisaran Jiang, tetapi mereka mengalami kerugian besar disana, semua expert mereka terbunuh dan para tetua ranah emperor menjadi cacat, sungguh disayang".


"Haah mau bagaimana lagi mereka telah melakukan kejahatan besar di mana-mana, jangan salahkan orang lain mereka dihancurkan, salahkan diri sendiri karena selalu mencari masalah" keluh yang lain.

__ADS_1


"Aula Dao pantas mendapatkannya, para bajingan itu telah mendapatkan balasan setimpal atas perbuatan mereka selamat ini" kaum fanatik aula Dao tentu senang dengan berita ini, mereka sangat bersyukur karena ada yang mewakilkan kebencian mereka selama ini.


"Shssstt pelankan suara kalian! apa kalian ingin mati" peringatan yang lain, 3 dinasti suci begitu sensitif terkait masalah hancurnya Aula Dao.


"Aishhhh".


***


Tiga minggu kemudian, di kamar perawatan Chu Feng.


Chu Feng terbangun sambil mengucek kedua bola matanya, badanya sudah segar bugar, bagaimana pun yang membuat ia tidak sadarkan selama ini, karena diri menggunakan kekuatan mental dalam jumlah besar, konsumsi penggunaan avatar jiwa milik tuan Venerable Tian Huo, hampir mengikis vitalis kehidupan Chu Feng sampai habis. Jadi wajar ia tidak sadarkan diri selama itu.


Chu Feng berusaha bangkit berdiri dan duduk bersilah, tetapi dalam hitungan detik seorang pemuda bersujud di hadapnya.


"Eh apa yang kau lakukan?!" Chu Feng kaget bukan main, ia tidak mengingat mengenal pemuda di hadapnya ini.


"Tuan akan segera mengetahuinya" jawab pemuda itu dingin, ia lalu mendekati Chu Feng yang masih kebingungan.


"Eh apa maksud mu?!".


"Apa yang... " belum sempat Chu Feng mencerna apa yang terjadi, Chu Feng berusaha kembali berpikir tetapi kepala terasa sakit, rangkaian pengetahuan dan ingatan yang asing memenuhi otaknya, seperti adengan film yang sedang diputar secara berulang di dalam kepalannya saat itu.


*Isi memori A Xiuluo:


Jutaan tahun silam, era para dewa berkuasa di dunia, dipercaya pada waktu itu para dewa adalah penguasa absolut. Kaisar Dewa Langit dianggap sebagai penguasa tertinggi Surga, membimbing urusan manusia melalui birokrasi, yang tidak berbeda dengan yang pernah digunakan di kekaisaran manusia zaman sekarang.


Jutaan tahun berlalu seiring berjalannya waktu, banyak alam semesta yang telah diciptakan oleh Kaisar Dewa Langit. Lalu Kaisar dewa langit mengangkat 5 murid yang dikenal sebagai 5 Kaisar langit. Para murid yang diangkat oleh Kaisar dewa langit sangat amat berbakat, lalu mereka di berikan domain masing-masing oleh Kaisar dewa langit.


Kaisar Tengah Huangdi (Kaisar Kuning) bertugas mengatur dan mengawasi alam semesta bagian tengah, Kaisar Pusat Huangdi menguasai Elemen Tanah absolut. Selain itu Kaisar Huangdi memiliki tunggangan yaitu seekor naga bernama Huang Long Penjaga Pusat (Gold Dragon), Disebut juga dengan Naga Kuning. Naga kuning ini menemani Kaisar Huangdi menjaga titik Tengah alam semesta, dan berunsur Tanah.


Huang Long adalah naga yang tak bertanduk yang keluar dari sungai Luo dan memberikan Kaisar Huangdi kemampuan untuk "menulis". Menurut legenda, ketika Kaisar Huangdi melihat hewan ini, ia begitu besar hingga membelah langit. Hewan ini bangun, tertidur dan bernafas tergantung dari siang dan malam, musim dan cuaca. Dalam catatan buku kuno, Huang Long tidak termasuk beast dewa suci penjaga mata angin, karena elemen kelima dalam dasar penciptaan adalah ketiadaan, dan tidak ada binatang yang melambangkan hal tersebut.


selain Kaisar Kuning Huangdi terdapat 4 Kaisar langit yang lain, mereka adalah 4 Kaisar yang menjaga arah angin gerbang alam semesta, diantara ialah


Kaisar Timur Qingdi (Kaisar Hijau) bertugas mengatur dan mengawasi alam semesta bagian Timur. ditemani oleh Azure Dragon merupakan salah satu dari 4 Dewa Mata Angin. Kadang disebut naga suci hijau dan dikenal sebagai melambangkan arah timur dan musim semi, dan berelemen kayu (Wood).

__ADS_1


Kaisar Selatan Chidi (Kaisar Merah) bertugas mengatur dan mengawasi alam semesta bagian Selatan, Didampingi oleh Phoenix Suci (Zhu Que) yang merupakan salah satu Simbol 4 Dewa Mata Angin, Phoenix suci merupakan Burung yang Elegan dan Mulia, baik dalam Penampilan dan Perilaku, sangat Selektif dalam apa yang Dimakan dan tempat bertenggernya, dengan bulu-bulu dalam berbagai warna dari oranye kemerahan. Mewakili elemen api dari arah selatan, dan musim panas.


Kaisar Barat Baidi (Kaisar Putih) bertugas mengatur dan mengawasi alam semesta bagian Barat, didampingi Bai Hu (White Tiger) Penjaga Gerbang Barat. Bai Hu melambangkan arah barat, Musim Gugur, dan elemen angin absolut. Konon harimau putih hanya akan muncul ketika kaisar memerintah dengan kebajikan mutlak, atau jika ada perdamaian di seluruh dunia.


Kaisar Utara Heidi (Kaisar Hitam) bertugas mengatur dan mengawasi alam semesta bagian Utara, Ditemani oleh Xuan wu (The Black Tortoise) adalah salah satu dari 4 Dewa Mata Angin. Kata untuk “tortoise” adalah tabu, dan seluruh badan tidak hanya kura-kura itu sendiri, tetapi kedua kura-kura dan ular. kadang disebut Black Warrior dari Utara (Bei Fang Xuan), Itu melambangkan utara dan musim dingin.


Di era kejatuhan para dewa perang memuncak, peperangan besar antar para dewa, yang mana memihak Kaisar dewa langit dan Dewa Besar Kekacauan. Kala itu Dewa Besar Kekacauan telah menciptakan 4 beast kekacauan, yang mana keempatnya terbuat dari, energi Kematian, energi Kekacauan, energi Hampa, dan energi Emosi. Tao Wu adalah beast yang berasal dari energi kematian, dan juga merupakan beast termuda kala itu. Pertempuran Dewa besar kekacauan memuncak ketika menghadapi Kaisar Kuning Huangdi, peperangan puluhan tahun akhirnya dimenangkan oleh Kaisar Kuning, Setelah Dewa besar kekacauan jatuh 3 beast utamanya juga gugur, tersisa lah Tao Wu yang disegel di neraka oleh Kaisar Tengah Huangdi.


Di area peperangan para dewa yang hancur lebur, Kaisar Huangdi menciptakan suatu kehidupan, salah satunya adalah manusia, tanah yang muncul pun begitu subur karena nutrisi daging dan darah para dewa murni yang gugur, sehingga muncul lah energi murni untuk berkultivasi dan kemampuan hebat lainnya. Sementara itu Tao Wu di tangkap oleh Kaisar Kuning dan dijaga oleh naga Kuning selama lebih ribuan tahun, karena naga Kuning merasakan bahwa yang ia lakukan terlalu menghabiskan waktu, ia membahas hal terkait Tao Wu, kenapa tidak dimusnahkan saja sisa-sia makhluk jahat Dewa Besar Kekacauan, tetapi Kaisar Kuning tidak setuju ia tidak ingin membuat dunia lupa dengan kejadian saat itu, sehingga ia hanya memutuskan mengurung Tao Wu di neraka.


Tao Wu dikurung di neraka dengan peringatan agar tidak mengganggu manusia, dewa dan makhluk hidup lainnya, disini lah kesalahan kaisar Kuning para jiwa bukan lah hal yang ia larang, sehingga Tao Wu bebas menyerap jiwa di neraka. Setelah peperangan itu Kaisar Kuning tidak pernah menampakkan dirinya lagi di dunia, banyak argumentasi bahwa ia telah menghilang dari alam semesta, tetapi tidak sedikit juga yang menyangkal hal itu. Hingga akhirnya Tao Wu dipanggil oleh sepuluh tetua Aula Dao, bertemu dengan Venerable Tian Huo dan Bi Fang, semuanya dilihat dan dapat disimak oleh Chu dengan jelas.


Lalu dilanjutkan dengan kejadian yang baru terjadi 3 minggu yang lalu, ketika Tao Wu berubah Menjadi A Xiuluo. Semuanya Chu Feng saksikan satu persatu hingga akhirnya ia mengerti akan apa yang terjadi sebenarnya.


"Kau sebenarnya adalah... "


"Tuan Benar" jawab A Xiuluo sambil tersenyum tipis sembari memberi hormat.


Chu Feng hanya bisa tertegun untuk beberapa saat, lalu tiba-tiba.


"Chu'er bagaimana keadaan mu?!" tanya seseorang di luar.


Chu Feng mengalihkan pandangannya ke arah A Xiuluo, tetapi A Xiuluo sudah menghilang tanpa jejak dari pandangan Chu Feng.


"Tuan Pedang jadi anda adalah Venerable Sword" batin Chu Feng, badannya tidak berhenti gemeteran, mengingat semua memori yang memasuki ingatanya.


_


_


_


***


Jangan Lupa Like, Vote, Komen juga, 1 poin donasi dari kalian sangat berharga buat author 🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2