
"Selamat untuk Chu Feng, telah menjadi juara utama kali ini, dengan ini murid yang lolos memasuki divisi murid dalam adalah Chu Feng, Qin Ying, Yi Dong, Gong Yu, Gao Suya, dan Yu Tian... selamat kepada para murid yang lolos akan mendapatkan hadiah sesuai pencapaiannya, tetua ini harap kalian semua dapat menjadi pilar sekte di masa depan" umum tetua senior pedang kegelapan, ia tersenyum sambil mengedarkan pandangannya ke seluruh arena. Lalu melanjutkan ucapannya.
"Dari 1.000 murid yang berpartisipasi, 500 murid berhasil lolos memasuki divisi murid dalam, secara otomatis mereka semua menjadi murid token kuning, sumber daya kultivasi pun 2 kali lipat dari yang diberikan divisi murid luar, khusus Chu Feng sendiri akan memasuki kolam niat pedang, dan menjadi murid token hitam, untuk sumber daya jangan kuatir, itu tentu lebih baik dari murid token kuning" tambah tetua senior pedang kegelapan puas dengan prestasi para murid divisi luar kali ini.
tepuk tangan dan sorak bahagia pun bergemuruh menyelimuti divisi murid luar, para peserta yang lolos bersuka cita akan presentasi mereka, menjadi murid divisi dalam adalah impian semua murid selama ini, dengan ini jalan mereka menuju puncak bela diri semakin dekat.
"Hmhm selamat kepada para murid yang lolos, untuk Chu Feng dan Qin Ying silakan maju ke tengah arena" Yang Huang mengambil alih.
Chu Feng dan Qin Ying segera menuju tengah arena dengan tenang, walau masih kesal dengan kekalahannya, Qin Ying masih berusaha terlihat tetap tenang.
"Chu Feng selamat telah resmi menjadi murid token hitam, dan memiliki kualifikasi memasuki kolam niat pedang" Yang Huang segera melempar token berwarna hitam ke Chu Feng, setelah menangkap token itu Chu Feng menggenggamnya dengan erat.
"Master murid tidak mengecewakan kalian, tetapi dari tadi aku tidak melihat master Shi Xia dan beberapa master senior pedang lainya" batin Chu Feng sambil memperhatikan seluruh arena.
"Selain itu untuk memberikan apresiasi kepada bakat murid Qin Ying, ketua ini juga akan memberikan kualifikasi memasuki kolam niat pedang bersama Chu Feng, tetua harap kalian berdua akan berdiri dan mati bersama sekte" umum Yang Huang yang membuat semua orang terkejut.
"Ini...? apakah tidak menyalahi aturan leluhur?" para tetua lain mengkritik.
"Shusshh diam... apa kau ingin mati?" ingat tetua lainnya.
"ini aku... "
Tepuk tangan penonton pun kembali hingar-bingar, para fanss Qin Ying tentu senang dengan hal itu, mereka mengganggap bahkan ketua sekte pun pasti tertarik akan bakat Qin Ying. Chu Feng hanya tersenyum tipis, yaah setidaknya ia tidak sendiri, ketika berkultivasi nanti di kolam niat pedang.
"Tuan muda mesum kau dengar? luar biasa aku dapat memasuki kolam niat pedang juga!!, bagaimana apakah kau iri? hahaha bakat ku memang terbaik" pamer Qin Ying bahagia.
__ADS_1
"Haah selamat nona Qin" jawab Chu Feng sambil tersenyum.
"Hmhmhm".
Tong... Tong.... Tong... Tong... Tong
"Itu?!!, lonceng tanda bahaya?!! ada musuh menyerang?!!!" para murid menjadi panik mendengar suara lonceng tanda bahaya berbunyi.
"Semuanya tenang... cepat mengungsi ke tempat aman" perintah ketua Yan Huang. "Huuhh rupanya sudah dimulai, kesabaran kalian sudah habis rupanya" batin Yang Huang tersenyum tipis sambil melirik Chen Ning sebentar.
"Para tetua lindungi para murid, sisanya ikut aku menghadapi musuh". Yan Huang langsung menaikan pedang nya terbang ke arah kaki bukit.
"Baik ketua".
Keadaan sekte pedang sejati menjadi mencekam, suasana ini begitu mengerikan dengan disertai angin berhembus kencang, para murid berusaha segera mengungsi ke tempat yang lebih amat, sementara para tetua mengaktifkan formasi pertahanan sekte, 5 tetua senior pedang yang tersisa segera mengikuti ketua Yan Huang ke kaki bukit. Menghadapi musuh yang belum diketahui kekuatannya ini tentunya akan menjadi sulit, Chen Ning hanya tersenyum tipis saat Yan Huang, dan kelima tetua senior pedang menuju kaki bukit, dimana itu adalah gerbang sekte dan lapis pertahanan pertama sekte.
"Baik tetua agung" jawab para tetua serempak.
***
"Yan Huang... Yan Huang... hahaha kau begitu bodoh masuk ke dalam perangkap kami" ejek seorang pria paruh baya berbaju merah, ia terlihat gagah dengan kultivasi ranah alam raja tingkat 9 nya.
Dari langit terpancar 4 aura dari niat pedang yang berbeda, aura itu begitu kuat dan terasa sangat mendominasi, semua orang menatap langit tanpa berkedip sedikit pun, apa yang mereka lihat adalah 4 melayang-layang di udara, 4 cahaya berbeda mulai membentuk lingkaran di kepalanya masing-masing, cahaya itu adalah lingkaran Halo Dao, yang warna setiap orang berbeda-beda, berdasarkan atribut dao yang didalami mereka masing-masing.
"Chen Situ (Patriark keluarga emas), Bou Long (Patriark keluarga perak), Yi Cu (Patriark keluarga perunggu), dan Qian Du (Patriark sekte Pembakar Surga). Rupanya kalian membentuk aliansi untuk melawan ku haahh?!!!" bentak Yan Huang melepaskan aura tekanan yang mengerikan, halo berwarna biru muda diselimuti energi halus berwarna putih mengelilingi Yan Huang, ia lalu melayang juga dengan warna halo yang lebih terang.
__ADS_1
"Seperti yang diharapkan dari ketua sekte no 1 di provinsi Wuan, rupanya ketua Yan Huang sudah menerobos ke ranah emperor" ejek Qian Du.
"Huuhh... kalau sudah tahu sebaiknya kalian meninggalkan kepala kalian hari ini di sini" ancam Yan Huang melepaskan tekanan yang lebih kuat.
"Hahahah lihatlah mayat itu begitu sombong, mari kita lihat apakah ranah alam emperor mu itu bisa mengalahkan kami semua" balas Chen Situ.
Wushhh... swusshhh... wusshhhhh....
Puluhan kultivator ranah alam raja terbang melayang, lalu merak melepaskan aura dan halo daonya masing-masing, tekanan yang diberikan oleh Yan Huang langsung terpantul, Yan Huang terkejut karena melihat beberapa wajah yang familiar, darah Yan Huang mendidih, melihat beberapa tetua kepercayaannya di divisi dalam ternyata juga penghianat.
"Aku memang sudah tahu di sekte ku banyak sekali penghianat, dan rubah tua berkeliaran untuk mendapatkan keuntungan pribadinya, tetapi aku tidak menyangka, hampir 70 tetua sekte ku rupanya adalah anjing dari r aliansi!!!" geram Yan Huang.
Bouummmmm....
Puluhan tetua yang masih di pihak Yan Huang, melepaskan halo Dao mereka dan melayang mengikuti Yan Huang. Walau pun jumlahnya hanya setengah dari kultivator ranah alam raja musuh, pihak Yan Huang tidak gentar sedikit pun terlebih ada ranah emperor bersama mereka. Kini di langit sekte Pedang sejati memancarkan aura mengerikan dari kultivator alam raja dan emperor, langit dan bumi menjadi bergetar hebat, angin berembus dengan kuat, membawa awan gelap yang begitu pekat, guntur dan kilat menyambar tanpa henti, suasana mencengangkan tercipta dengan hadirnya sosok sosok mengerikan ini.
"Hahaha ketua sekte Yan Huang kami muak berada di bawah kendali mu, kami ini adalah tetua otoritas kami adalah mengatur hidup dan mati murid, dan kau menentang ajaran leluhur" ujar salah satu tetua yang berkhianat.
"Diam!!! apa kau berhak mengkritik itu semua?!!!" bentak Yan Huang murka.
"Memangnya kenapa? kali ini sekte pedang sejati mu pasti rata dengan tanah!!" ejek tetua itu.
"Huuhh hanya dengan kalian saja? teruslah bermimpi bajingan".
"Bagaimana ditambah dengan diriku?!" Tiba-tiba muncul aura yang tidak kalah menakutkan dengan Yan Huang, aura itu datang dari pihak musuh dan membuat Yan Huang terkejut bukan main.
__ADS_1
"Kau... Kau adalah?!!!!".