Legenda Pendekar Perintah Surga

Legenda Pendekar Perintah Surga
Desa Gunung Yan Terancam


__ADS_3

Dalam posisi ditekan Chu Feng masih bisa melakukan beberapa gerakan gesit, formasi besar 9 pedang dewa bayangan belum sepenuhnya terbentuk. Ini adalah kesempatan terbaik untuk Chu Feng mengambil tindakan, ia melompat ke udara lalu memutar tubuhnya 360° ke utara.


"Tebas pedang angin utara" muncul ratusan bilah pedang angin mengarah ke murid keluarga Chen, mereka tidak bisa mengelak karena mereka harus mempertahankan formasi, hal yang tidak mereka duga adalah, Chu Feng bisa lolos dari tekanan formasi besar dewa bayangan.


"Mari akhiri permainan membosankan ini" gumam Chu Feng.


"Niat Pedang Angin, Tebasan Angin Utara gerakan ke 5" Chu Feng melompat dan melakukan gerakan memutar kedua tangannya, kedua telapak tangannya bercahaya memancarkan aura niat pedang angin yang intens. Dengan secepat kilat Chu Feng menebas bilah pedang angin tanpa batas, ribuan pedang angin menghantam murid keluarga Chen dengan telak.


Swuuusss.... Slaaassss...


boouummm... boouummm....


"Akkahhh.... "


"Niat Pedang Angin, Pedang Dewa Angin".


Tiba-tiba di langit muncul sebuah pedang raksasa yang terbentuk dari niat pedang angin, mata pedang raksasa mengarah tepat ke arah murid keluarga Chen yang sudah babak belur. Chu Feng mengangkat tangannya lalu melambaikan ke arah murid keluarga Chen, Secepat Kilat pedang dewa angin meluncur.


"Tidak... tidak kami mengaku kalah...!!".


"Terlambat" gumam Chu Feng sambil tersenyum dingin.


Bouuummmm.....


Getaran hebat muncul dari arena no 2, semua mata memandang arena 2 dengan takjub. Teknik pedang yang luar biasa ditunjukkan Chu Feng, menarik banyak perhatian tetua. Terlebih para tetua divisi murid dalam, mereka akan melakukan yang terbaik untuk merekrut bakat Chu Feng.


"Tuan muda Chu hebat... wouuuu hidup divisi murid luar".


"Apakah dia masih bisa disebut manusia?".

__ADS_1


"Anak ini, dari segi kekuatan, kecepatan, dan bahkan mentalnya tidaklah lemah dari kultivator ranah alam surga, tetapi formasi 9 pedang dewa bayangan itu, bukannya formasi khas yang hanya murid keluarga Chen yang bisa mempelajari nya! " batin Yan Huang.


"Mengejutkan sekali serang itu seharusnya sekuat serangan seseorang ranah alam kenaikan tingkat puncak" para tetua divisi murid dalam berkomentar.


"Bakat yang sungguh mengerikan, tidak sia-sia aku datang hari ini hahahaha" tetua Agung ikut berkomentar. Seperti marganya ia adalah orang dari keluarga Chen, dan Chen Ning ini masih belum mengetahui masalah yang disebabkan oleh Chu Feng. "Apa yang dipikirkan Chen Gong sampai mengatur pertempuran seperti itu?, aaisss otak batu itu akan merusak citra keluarga Chen" batin tetua Chen Ning.


"Tetua Agung Chen Ning benar, bakat seperti ini harusnya berada di keluarga Chen" jawab para tetua lainnya.


"Huuhhh tapi bakat generasi muda keluarga ku juga tidak kalah" jawab Chen Ning dengan nada sombong.


"Rubah tua ini...!!! ingin merebut Chu Feng dari ku? cih jangan mimpi, selain itu kau berutang 1 penjelasan padaku terkait formasi keluarga Chen mu itu." batin Yan Huang tidak senang.


"Ketua Sekte hari ini sekte pedang sejati benar-benar diberkahi surga, bakat ini akan membawa sekte naik ke tahap selanjutnya" Chen Ning melirik Yan Huang.


"Tetua Agung benar, aku harap bakatnya ini akan tetap ada di sekte ku" jawab Yan Huang sedikit menyindir.


"Huuuhhh... tentu saja Ketua" jawab Chen Ning langsung membalikkan wajahnya.


"Tetua Agung" tiba-tiba muncul seorang tetua yang menghampiri tetua agung Chen Ning, ia membisikkan sesuatu, hitungan detik wajah Chen Ning menjadi berubah.


"Bajingan itu tidak bisa di maafkan, segera suruh Chen Gong menemui ku" Chen Ning begitu murka, wajahnya begitu menunjukkan amarah yang begitu luar biasa, ia menatap arena no 2 sebentar, sebelum meninggalkan podium tetua divisi murid dalam.


"Bajingan iblis kecil!!!... Cihh..." Chen Ning langsung meninggal kan arena seleksi.


"Apa yang dibisikan oleh tetua itu sampai membuat tetua Agung begitu marah" batin Yan Huang.


"Shi Xia aku ingin berbicara sebentar dengan mu" Yan Huang mengirim pesan spiritual kepada tetua Shi Xia, pesan spiritual adalah cara komunikasi rahasia yang menggunakan energi murni, cara ini hanya orang yang berkomunikasi yang bisa mendengarkan, bahkan walau pun di keadaan yang sangat berisik sekali pun, suara spiritual tetap terdengar dengan jelas.


"Baik Ketua sekte" balas Shi Xia. Ia langsung menyerah tugas memimpin jalanya seleksi ke tetua senior pedang kegelapan, tetua Senior pedang kegelapan langsung mengerti dan ia yang melanjutkan jalannya pertandingan.

__ADS_1


"Baiklah karena tetua senior pedang cahaya, tiba-tiba memiliki masalah serius yang harus ditangani. tugas memimpin jalannya seleksi aku ambil alih, perkenalkan salah satu dari 10 tetua senior pedang, tetua senior pedang kegelapan!!!" tetua senior pedang kegelapan langsung melepaskan aura kegelapan yang begitu kelam, itu bertujuan untuk menunjukkan intensitasnya, yang tidak kalah dari tetua senior pedang cahaya.


"Auranya tidak kalah dari tetua senior pedang yang pertama" batin semua orang.


"Baiklah pertandingan dilanjutkan".


Chu Feng menang dengan telak di arena no 2, lawannya bahkan tidak berkutik melawan serangan membabi buta. Kemenangan itu membuat sebuah ketakutan tertanam di hati para murid divisi luar, mereka tidak menyangka akan melihat fenomenal ini, pertama kali dalam sejarah sekte pedang sejati, sebuah formasi besar dikalahkan dalam waktu tidak sampai 1 menit.


"Baiklah babak kualifikasi ke 3, kelompok babak 3 silahkan memasuki arena!!!".


"Wuuuu semangat!!!".


"Semangat.....!!! "


***


"Ketua sekte seperti itulah hasil penyelidikan kami" jelas tetua Shi Xia, laporan ini ia dapatkan dari murid yang ia selundupkan ke divisi penegak hukum, dan kebetulan murid itu menjadi orang kepercayaan Chen Gong selama ini.


"Bajingan Chen Gong itu benar-benar berencana menghancurkan desa gunung Yan?, ini tidak boleh terjadi" Yan Huang geram setelah mendengarkan laporan Shi Xia terkait gerakan keluarga Chen akhir-akhir ini.


"Benar tetua selain itu bukankan gerakan yang dilakukan Chen Gong itu terlalu mencolok. Bagaimana mungkin bisa kebetulan terjadi, kesembilan murid-murid keluarga Chen dalam 1 kelompok, terlebih lagi mereka bekerja sama untuk menjatuhkan Chu Feng, setahu ku formasi itu bisa membunuh kultivator ranah alam surga tingkat 3 sekalipun" ungkap tetua Shi Xia.


"Hmhm para bajingan keluarga Chen ini benar-benar meremehkan ku rupanya" gumam Yan Huang murka.


"Masalah ini memang berawal dari sekte kita ketua, apakah kita hanya akan berdiam diri melihat desa Gunung Yan dibantai?" Shi Xia berharap Ketua sekte membantu desa gunung Yan.


"Huuuhh ini agak rumit Shi Xia" Ketua sekte menghela nafas panjang.


"Ketua saya mohon izinkan saya membawa beberapa saudara senior pedang lainnya, saya berjanji akan menutupi identitas kami sehingga sekte tidak ikut terseret dalam masalah ini. Masalah ini tidak boleh dibiarkan, karena akan menggangu mental Chu'er nantinya" mohon tetua Shi Xia sambil bersujud.

__ADS_1


"Ini".


__ADS_2