
Sebuah ruangan bawah tanah rahasia, di pusat ibu kota provinsi Wuan dinasti suci Jiang.
"Harus ku akui, sekte pedang sejati tidak bisa diremehkan".
"Kau benar saudara Chen, menyembunyikan sosok misterius itu selama hampir 5 tahun, hmm tua bangka Yan Huang itu hebat juga".
"Saudara Bou apakah ada kabar dari pasukan mu?".
"Untuk sekarang masih belum, Sekte pedang sejati benar hati-hati sekali" jawab orang dengan marga Bou itu menggelengkan kepalanya.
"Aku sudah tidak tahan lagi, kenapa tidak kita serang saja sekarang sekte sok kuat itu, aliansi kita seharusnya tidak kalah kuat, terlebih lagi dengan kekuatan di belakang kita. dengan adanya dukungan mereka, sekali serang sekte itu pasti rata dengan tanah" pria paruh baya mengepalkan tangannya dengan semangat.
"Jangan meremehkan sekte pedang sejati, aku rasa mereka belum mengeluarkan perintah penyerangan, karena mereka masih menyelidiki kekuatan di balik sekte itu".
"Apa maksudnya rumor terkait leluhur tua pendiri sekte itu lagi? huuuhh apakah itu masih bisa dipercaya?, bagaimana mungkin ada seseorang yang masih bisa hidup ratusan tahun, bahkan ribuan tahun?, mereka hanya terlalu mengada-ngada" sela seorang pria tua mengeprak meja.
"Kalau kau berani, silahkan katakan langsung pada mereka!" tantangan yang lainnya.
"Patriark sekte pembakar surga kau..."
"Kenapa kau mau bertarung dengan ku, seorang patriark keluarga perunggu berani bersikap arogan di hadapan raja ini?".
"Lancang apa kau ingin mati??".
"Kau kira aku takut?".
"Saudara Su, patriark Yi mohon tenanglah".
"Cihh... "
"Anggap kau beruntung saja kali ini!".
"Sudah akhirnya pembicaraan itu, ayo kembali ke topik utama kita, keluarga yang lain laporan hasil investigasi pasukan kalian?" tengah seorang pria berjubah hitam serta menggunakan topeng.
"Baik tuan utusan!".
__ADS_1
"Keluarga......"
***
"Ketua sekte bagaimana menurut anda?" tetua Shi Xia memandang serius Ketua sekte pedang sejati, ia berharap memiliki solusi untuk menghindari bencana kepada Chu Feng.
"Apakah kau yakin itu dilakukan oleh Chu Feng seorang diri?" tanya Ketua sekte masih belum percaya.
"Saya yakin Ketua, saya sudah memeriksa ratusan meter daerah itu, tidak ada sosok ahli yang melindungi Chu Feng" jawab tetua Shi Xia 100% yakin.
"Ini... walaupun kau sudah mengatakannya berulang kali, rasanya aku masih belum percaya, baiklah aku mengerti. Kau kembali lah dulu, aku akan memikirkan solusi terbaiknya, pantau terus Chu Feng dan berita info selengkapnya padaku tentang keadaan Chu Feng" jawab Ketua sekte pedang sejati menghela nafas berat.
"Baik Ketua, saya mohon undur diri" tetua Shi Xia memberikan hormat lalu langsung meninggal Ketua sekte pedang sejati.
"Saudara Yan, apa kau yakin akan mempertaruhkan sekte mu demi anak ini?" terdengar suara lembut seorang perempuan membuyarkan lamunan Ketua sekte pedang sejati.
"Ternyata saudari Qin, sejujurnya aku pun tidak yakin, tetapi setelah melihat perkembangan 5 tahun terakhir, aku menjadi memiliki harapan, setelah seleksi murid dalam nanti, aku akan melihat potensinya, semoga ia memang anak yang ditunggu leluhur pendiri".
"Aiiihhsssa, Baiklah aku tidak akan mempermasalahkan itu lagi, tetapi ayah mu itu sungguh merepotkan mu bukan" jawab perempuan yang bermarga Qin itu menggelengkan kepalanya.
"Hihihi saudara Yan Huang memang berbakti, maka ratu ini akan menemanimu sampai akhir" setuju perempuan paruh baya itu.
"Hahaha saudari Qin Shu terlalu memuji, pria tua ini sangat berterima kasih atas kebaikan hatimu".
"Tua bangka rupanya kau tahu juga cara berterima kasih padaku hihi".
"Hahahaha saudari Qin Shu pasti bercanda".
Kedua orang itu terus berbincang berbagai topik, keduanya terlihat sangat akrab dan begitu dekat, terlepas dari beban yang sedang dipikirkan Ketua sekte Yan Huang, kehadiran perempuan paruh baya bernama Qin Shu membuatnya melupakan sejenak masalahnya, sudah lama sejak terakhir kali Yan Huang dapat tertawa lepas seperti ini.
***
Aula utama divisi penegak hukum sekte pedang sejati.
"Kurang ajar!!, katakan padaku bajingan mana yang berani membuat tuan muda sampai seperti ini" seorang pria tua dengan jengot panjang putihnya murka, ia mendapati Chen Bai terluka hingga sekarat, kondisinya begitu mengenaskan wajahnya sudah tidak dikenali, beruntung ada master Dao Ramuan atau lebih dikenal dengan master Dao Alkimia yang mengobatinya, kalau tidak mungkin ia sudah berpulang ke neraka.
__ADS_1
Seorang Master Dao Alkimia adalah seorang yang sangat dihormati, seperti yang diketahui Dao adalah suatu hal yang sangat sulit untuk dipelajari, termasuk Dao Alkimia sendiri hanya segelintir orang yang bisa mempelajarinya. tetapi ketika seseorang mampu menguasainya, maka derajat hidup seorang master Dao akan melambung tinggi, untuk mengundang seorang master alkimia tingkat rendah saja, harus mengeluarkan banyak upaya dan juga biaya. Master Dao alkimia dibagi menjadi 10 peringkat, peringkat 1 dan seterusnya, sementara untuk di atas peringkat sepuluh di benua Cangxuan, hal itu hanyalah legenda.
"Ketua Sa... saya tidak tahu, saya hanya mendapati tuan muda Chen sudah sekarat di alun-alun divisi penegak hukum" bela seorang murid yang membawa Chen Bai ke aula divisi penegak hukum.
"Bajingan dasar tidak berguna!!!".
Bu aaakkk KK....
"Am... ampun tetua jangan bunuh saya" mohon murid itu setelah ditendang Ketua divisi penegak hukum, Ketua itu bernama Chen Gong, ia adalah orang dari keluarga Chen.
"Cepat pergi dari hadapanku, sebelum aku berubah pikiran" bentak Chen Gong.
"Baik Ketua, terima kasih sudah membiarkan murid ini hidup" murid itu segera pergi dengan tergesa-gesa, ia memegangi dadanya yang terkena tendang Chen Gong.
"Perintah seluruh murid keluarga Chen mencari bajingan itu, aku ingin dia hidup atau mati sekarang secepatnya!!" perintah Chen Gong.
"Baik Ketua, akan segera saya sampai kepada semua murid keluarga Chen" pesuruh keluarga Chen langsung pergi, ia tidak ingin menjadi korban pelampiasan emosi Chen Gong.
"Aku harus melaporkan masalah ini kepada Kepala keluarga, tunggu saja bajingan apabila aku menemukanmu, bahwa apabila dewa turun sekalipun aku akan membunuhmu" geram Chen Gong.
"Salam tetua Tuan Muda Chen Bai sudah mulai sadar" laporan seorang pelayan sambil tubuhnya gemetar.
"Minggir kau, aku harus menemui tuan muda langsung, seharusnya tuan muda tahu siapa yang membuatnya terluka sampai seperti ini" Chen Gong langsung mendatangi kamar Chen Bai.
"Iblis!!!... anak itu iblis... tolong selamatkan aku!!! aku mohon selamatkan aku dari iblis itu". suara gaduh berasal dari kamar Chen Bai.
"Master apa yang terjadi pada tuan muda? kenapa ia berteriak histeris seperti itu?!" Chen Gong bertanya dengan bingung kepada master alkimia yang dia undang, terlihat Chen Bai sangat ketakutan, ia menutup dirinya dengan kedua tangannya, seolah-olah ia baru saja bertemu dewa kematian.
"Ketua dengan berat hati harus ku katakan, sepertinya mental tuan muda Chen Bai terluka, ia menjadi seperti ini karena telah melalui suatu kejadian yang mengerikan" jawab master alkimia membeberkan alasan kenapa Chen Bai mendadak seperti orang gila.
"Ini?... master apakah tidak ada yang bisa master lakukan?".
"Haissshh... jangan berharap lebih padaku, aku hanyalah master Dao alkimia peringkat 2, aku tidak memiliki solusi untuk tuan muda keluargamu, sebaiknya segera cari master alkimia peringkat lebih tinggi, aku yakin mereka memiliki solusinya" saran master alkimia itu lalu berlalu meninggal kamar Chen Bai.
"Sialan bagaimana aku akan menghadapi kepala keluarga nantinya, Tuan muda Chen Bai dan Tuan Muda Chen Fa semuanya terluka ketika di sekte, kemampuan ku sebagai seorang panatua pasti akan dipertanyakan" batin Chen Gong panik.
__ADS_1
"Tidak!!! aku mohon jangan bunuh aku!!!! aaaaaaahh...!!!".