
Salah satu lembah di dalam alam besar dunia Buddha Kuno.
"Seperti yang diharapkan dari Alam besar dunia Buddha Kuno, energi dunia sangat murni di sini dan juga sangat hangat" semua murid yang masuk ke Alam besar dunia Buddha Kuno merasa takjub.
"Ayo segera mencari warisan dan juga harta dari Alam rahasia ini" semua murid begitu bersemangat.
"Senior Bai apakah kita akan langsung bergerak sekarang?" para murid dalam yang baru masuk memang diminta mengikuti arahan Bai Li, bahkan Bou Ya pun harus tunduk di bawah Bai Li atas perintah tetua Su.
"Tidak perlu terburu-buru, kita adalah sekte top no 1 yang sangat dihormati, dan kekuatan kita adalah elit kelas atas, biarkan para sampah murid sekte rendahan itu mengumpulkan hartanya. Nanti kita tinggal merebutnya saja hahaha, aku sangat cerdas, warisan Buddha Kuno? putra Buddha? cih semua itu hanyalah kebohongan semata, alam ini sudah lama runtuh bagaimana mungkin ada warisan Buddha Kuno yang tertinggal di dalam nya?" Bai Li berbicara dengan santai lalu bersender di sebuah tempat yang nyaman, ia berencana untuk tidur sejenak.
"Ini!!, bukan kah ini tidak terlalu berlebihan senior?" para murid dalam yang baru bergabung ragu-ragu.
"Hei murid baru apa yang kau tahu haah, aku yang memimpin di sini kalau kau tidak suka segera pergi sana, alam ini sudah runtuh sejak lama pasti tersembunyi banyak bahaya yang luar biasa di dalamnya" jawab Bai Li santai sambil mengibas tangannya seperti mengusir.
"Ini, kami" para murid kebingungan menentukan sikap.
"Senior Bai aku rasa tindakan senior terlalu berlebihan, semuanya mengobarkan nyawa demi kesempatan dan harta Buddha Kuno, apakah tidak keterlaluan kalau anda merebutnya begitu saja, aku Bou Ya tidak akan pernah mengikuti jejak kotor mu itu!!" tegas Bou Ya angat suara.
"Ohh apakah ini anak si penghianat dari keluarga perak? tuan muda Bou Ya? orang yang selalu mengandalkan latar belakang untuk menindas orang lemah apakah pantas berkata seperti itu padaku? dan ingat kau bukan tuan muda keluar perak lagi" jawab Bai Li agak marah.
"Kauu... aku tidak peduli, kau pertanggungjawaban kan perbuatan kotor mu itu aku akan berpisah di sini" Bou Ya menatap murid lainnya.
"Kalian apakah tetap mengikuti senior Bai dan berbuat keji atau ikut bersama ku berburu harta dengan adil?, tentukan pilihan kalian sekarang aku tidak akan memaksa yang mau ikut dengan ku ataupun tidak, tetapi apabila kau mengikuti ku maka aku akan berusaha menjamin keselamatan kalian semuanya" teriak Bou Ya lantang.
"Cih dengan kultivasi Ranah alam kenaikan tingkat 5 sampah mu itu? kau terlalu membanggakan dirimu sendiri tuan muda Bou Ya" Ejek Bai Li dengan nada merendahkan, Bai Li memang memiliki kultivasi tertinggi di situ yakni ranah alam kenaikan tingkat puncak awal.
"Ayo tentukan pilihan kalian sekarang!!!" Bou Ya tegas tanpa memperdulikan ejekan Bai Li kepadanya.
__ADS_1
"Kami..." para murid ragu-ragu.
Akhirnya setelah sekian lama berdiskusi, murid sekte pedang sejati terbagi menjadi 2 kubu, kubu pertama mengikuti Bai Li, dan kubu kedua mengikuti Bou Ya yang akan mencari harta dengan adil. Mereka melakukan perjalanan terpisah setiap kubu masing-masing memiliki 5 orang anggota dan 1 pemimpin, perjalanan pemburuan harta rahasia di alam besar dunia Buddha Kuno pun dimulai.
***
Sementara itu di suatu tempat yang tersembunyi tidak jauh dari tempat Bai Li dan Bou Ya cekcok, Chu Feng dan Qin Ying diam-diam. memperhatikan semuanya dari kejauhan, Qin Ying menjadi semakin geram dengan tindakan Bai Li yang sangat tidak manusiawi, ingin rasanya ia menampar wajah menyebalkan itu hingga babak belur.
"Bajingan marga Li itu sangat menyebalkan" gerutu Qin Ying.
"Sudahlah, marilah kita mencari harta karun dan warisan Buddha Kuno, aku harap. aku bisa melakukan trobosan di alam ini" ujar Chu Feng sambil bangkit berdiri.
"Apa kau bodoh bukan kah sudah aku beri tahu bahwa alam ini hanya mentoleransi ranah alam kenaikan ke bawah, lebih dari itu akan ada konsekuensi yang sangat fatal kalau di langgar" ingat Qin Ying dengan nada kesal.
"Haha aku lupa, baiklah lain kali saja melakukan penerobos nya, ayo kita bergerak juga dan mengikuti Bou Ya dan murid lainnya, akan lebih aman kalau kita mengikuti mereka".
"Sudahlah ayo kita menyusul mereka".
"Huuuhh bikin kesal saja".
"............"
***
"Gerakan pedang Elemen petir, Tebas Kilat".
Pedang Bou Ya dilapisi petir dengan tegangan tinggi menebas monster serigala Api bermata tiga menjadi dua bagian, setelah pertempuran yang sengit dan memakan banyak waktu dan tenaga, akhirnya monster iblis serigala api bermata tiga berhasil dikalahkan, beruntung serigala itu hanya sendiri dan masih fase remaja, kalau tidak mungkin mereka akan kesusahan untuk menangani nya dengan kekuatan mereka sekarang.
__ADS_1
"Tuan Muda Bou Ya sangat hebat, Pedang elemen petir begitu luar biasa" puji murid lain.
"Sudahlah itu hanyalah serigala api bermata tiga fase remaja, ia monster iblis yang bahkan belum memiliki akal dan Kristal Inti" jawab Bou sambil duduk bersilah ia meminum pil penyembuhan tingkat 2, dan berusaha memulihkan kondisi nya ke puncak lagi.
"Kristal Inti? Tuan muda Bou apa itu kristal inti?".
"Ah kalian tidak mengetahuinya? baiklah akan ku jelaskan sedikit, singkatnya itu adalah barang langka yang hanya bisa kita temukan di dalam mayat monster iblis, Kristal inti sangat berguna untuk sumber daya kultivasi kita, di dalamnya terkandung energi dari monster iblis yang sangat murni untuk melakukan trobosan kultivasi, semakin tinggi monster iblis yang kita kalahkan, semakin bagus Kristal Inti yang bisa kita murni kan. Tetapi peluang untuk mendapatkan kristal inti sangatlah kecil, bahkan monster iblis peringkat tinggi pun kadang tidak memiliki nya, tetapi apabila kau memilikinya kau akan sangat kaya raya, 1 kristal inti peringkat rendah setara dengan 10 koin Emas, menengah 100 emas dan tingkat tinggi setara dengan 1000 koin emas" jelas Bou Ya.
"Bukan kah itu luar biasa kita hanyar perlu mengumpulkan 10 kristal inti level tinggi dan kita akan menjadi kaya raya".
"Ahh jangan berpikir berlebihan apakah kau tau bahwa di segala kesempatan bagus pasti di barengi dengan hal. buruk, berburu monster iblis akan sangat menyulitkan apalagi peringkat tinggi, salah-salah nyawa sendiri yang melayang" tambah murid lain.
"Ah kau benar, tidak ada yang gratis du dunia ini" keluh murid lainnya.
"Kalian tidak perlu kuatir akan hal itu, fokus utama kita adalah mencari harta untuk memperkuat ranah kita, sehingga para monster iblis akan dengan mudah kita buru kristal inti nya" hibur Bou Ya.
"Senior Bou benar untuk apa memikirkan hal seperti itu, mari kita berburu harta Buddha kuno dan menjadi semakin kuat" sambut semua murid bersemangat.
"Yeahhh".
"Haaah dengan kultivasi ranah alam kenaikan tingkat 2-3 kalian, entah apa yang akan terjadi ke depannya" batin Bou Ya kuatir, semua murid sadar misi dari sekte memang memiliki resiko tinggi, kematian adalah hal yang biasa terjadi.
"Tuan muda Bou Ya boleh juga, ia sangat pandai menaikan semangat juang para murid, aku kagum padanya" Qin Ying angkat bicara.
"Haaah itu hanya sementara entah sampai mana mereka akan bertahan, melawan kejamnya hati busuk manusia dan monster iblis yang haus akan darah, aku akan pergi sebentar sebaiknya kau jaga mereka" Chu Feng langsung ilang tanpa bekas di udara.
"Sialan kau tuan muda mesum, kau membiarkan aku menjadi penjaga murid-murid ini, aku mengutuk mu sakit perut dan bolak balik kamar mandi tanpa henti selama seminggu penuh" Qin Ying mengerutu dalam hati kesal setengah mati.
__ADS_1
"Sial aku ingin berburu harta di sini, bukan menjadi bodyguard mereka".