
Sebuah tempat rahasia, ruang bawah tanah divisi penegak hukum sekte pedang sejati.
"Bagus-bagus. Jadi yang membuat tuan muda mengalami kerusakan mental, adalah Chu Feng?".
"Benar ketua, informasi ini sudah diverifikasi dengan penyelidikan mendalam" Sujud murid di hadapan Chen Gong.
"Bagus kontribusi mu akan ku beri hadiah" jawab Chen Gong sambil tersenyum puas.
"Terima kasih tetua" jawab murid itu bangkit berdiri.
"Kemari lah".
Murid itu langsung menghampiri Chen Gong dengan bersuka cita, ia membayangkan hadiah apa yang ia dapatkan atas kontribusinya kali ini.
"Terimalah hadiah dari dewa neraka!".
"Tetua kau??!!!" murid itu terkejut sebuh pisau beracun tepat mengenai jantungnya, begitu terkena racun mematikan murid itu langsung merenggang nyawanya.
"Huuuhh... pion yang sudah tidak berguna lagi, tidak dibutuhkan" gumam Chen Gong puas.
Chen Gong keluar dari ruang bawah tanah dan segera menuju ruangnya, di sana ia menatap beberapa pisau beracun koleksinya selama ini.
"Huuhh... desa Gunung Yan, kalian akan jadi yang pertama!!!".
***
"Ketua sekte apa kabar?!!".
"Salam Ketua sekte Yan Huang".
"Lihat-lihat itu Ketua sekte!!!".
"Aku baru pertama kali melihat Ketua sekte".
"Beliau terlihat sangat kuat dan mendominasi di antar para tetua" semua murid heboh melihat kehadiran Yan Huang, bagaimana tidak, selama ini seleksi murid divisi luar untuk memasuki divisi murid dalam, tidak pernah menarik perhatian Ketua sekte, tetapi kali ini Ketua sekte bahkan hadir lengkap dengan para tetua murid dalam, tidak ketinggalan sepuluh tetua senior pedang.
"Woooow lihatlah para tokoh-tokoh hebat itu, aku baru pertama kali melihat nya" bahkan para tetua divisi murid luar pun takjub, ini pertama kalinya seleksi murid menjadi seramai ini.
"Yang terbang memancarkan 10 niat pedang berbeda itu pasti...?".
"10 tetua senior pedang yang legendaris?!!".
"Benar sekali!!! tidak salah lagi itu pasti mereka".
"Aura yang luar biasa sekali".
Divisi murid luar menjadi sangat antusias dengan seleksi kali ini, semua orang bersemangat akan babak kualifikasi pertama. Aturan mainnya cukup sederhana, di area tanding terdapat 5 arena khusus, 10 murid akan maju secara bersamaan di 1 arena, yang bertahan paling akhir lah akan memenangkan babak kualifikasi pertama.
__ADS_1
"Aku Ketua sekte pedang sejati, Yan Huang. Menyatakan dengan ini seleksi divisi murid dalam resmi dimulai!!!" sorak sorai penonton dari seluruh murid pun membahana, semua orang menyambut pengumuman dari Yan Huang. Kualifikasi babak pertama di mulai.
"Tuan muda mesum!!".
"Qin Ying?!".
"Hmhm... jangan cepat kalah ya aku akan menunggu mu di final" ejek Qin Ying sambil berlalu pergi.
"....."
"Sepertinya ini akan agak membosankan" batin Chu Feng.
"Selamat untuk semua murid yang akan berpartisipasi di babak pertama, aku tetua Shi Xia atau lebih dikenal tetua senior pedang Cahaya, salah satu dari sepuluh tetua senior pedang, akan memimpin jalannya seleksi kali ini" Shi Xia maju ke tengah ke 5 area.
"Wuuuuu itu hebat ia adalah tetua senior pedang cahaya".
"Luar biasa, pasti seleksi nya akan sangat ketat".
"Master menjadi MC kali in? huuhh aku tidak boleh mngecewakannya" batin Chu Feng.
"Kelompok 1 sampai 5 silahkan memasuki arena!!!, peraturan pertandingan babak kualifikasi ini tidak perlu aku jelaskan, semuanya pasti sudah mengerti. Kalau begitu aku umumkan babak pertama dimulai!!!".
di babak kelompok pertama Qin Ying maju lebih dulu dari Chu Feng, Qin Ying mengalahkan lawannya dengan begitu mudah. Di divisi murid luar yang bisa bersaing seimbang dengan Qin Ying, hanya Chu Feng dan Chen Fa. Tetapi sekarang Chen Fa mengalami luka serius, sehingga tidak bisa mengikuti seleksi.
Selain itu murid dari keluarga perak dan perunggu juga tidak mau kalah. Mereka mengalahkan lawannya dengan mudah, Babak pertama dari 50 orang akhirnya lolos 5 orang yaitu, Qin Ying, Buo Yang dari keluarga perak, Yi Dong dari keluarga perunggu, Gong Yu Tuan Muda paviliun Gong, dan Gao Suya tuan muda dari Aliansi Dagang Water Moon.
"Selanjutnya kelompok kedua dari babak kualifikasi!!!, silakan memasuki arena!!!".
"Giliran ku" batin Chu Feng.
"Huuhh bajingan kecil itu akhirnya muncul" batin Chen Gong.
"Tuan muda mesum jangan sampai kalah" teriak Qin Ying.
"Semangat!!!".
"Wouuuu".
tepuk tangan penonton semakin meriah dikala 5 kelompok kedua maju ke arena, Chu Feng sendiri berada di kelompok ke 7. Ia akan berhadapan dengan musuh yang tidak diketahui kekuatannya, tetapi Chu Feng terlihat tenang tanpa gugup sama sekali.
"Bagus mental Chu'er benar-benar sudah kuat" batin ke sepuluh tetua senior pedang.
"Bocah sebaiknya kau menyerah, atau jangan salahkan kami menindas mu!!" ancam salah satu anggota kelompok Chu Feng.
"Apa maksud mu?!" Chu Feng tidak mengerti.
"Hahahaha... asal kau tahu saja, kami semua sudah diatur dari keluarga Chen, dengan kata lain kami semua adalah murid dari keluarga Chen. Kali ini kami akan membuatmu membayar atas apa yang telah kau perbuat pada tuan muda kami!!!" jelas murid dari keluarga Chen itu percaya diri, kepercayaan dirinya bukan tanpa alasan, mereka berjumlah 9 orang, dan semuanya rata-rata berada di ranah alam kenaikan tingkat 5. Sedangkan Chu Feng hanya seorang diri.
__ADS_1
"Cih siapa itu keluarga Chen?! dan lagi bagaimana bisa begitu, bukankah itu melanggar peraturan?!" Chu Feng tidak ingat sama sekali siapa keluarga Chen ini.
"Hahahha bocah apa kau ketakutan sampai kehilangan ingatan? lagipula siapa suruh kau tidak memiliki latar belakang keluarga yang kuat" ejek mereka semua.
"Cihh semuanya hanya sampah, majulah sekaligus" tantang Chu Feng, semakin ia berusaha mengingat siapa itu keluarga Chen kepalanya menjadi semakin sakit.
"Arogan sekali!!!, mari saudara ku kita beri dia pelajaran".
"Baikan lah, babak kedua kualifikasi dimulai" umum tetua Shi Xia.
"Hiaaaatttt!!!! bajingan tunduklah"
"Huuhh yang akan tunduk belum jelas" ujar Chu Feng sambil tersenyum.
"Dao pedang bayangan, Pedang bayangan maut".
Tebasan demi tebasan tajam meluncur dengan kecepatan tinggi ke arah Chu Feng, kesembilan murid keluarga Chen bekerja sama menyerang Chu Feng. Chu Feng tetap tenang dan menghindar menggunakan niat pedang angin membelah awan.
Dalam beberapa tarikan nafas, ratusan gerakan pedang sudah beradu di arena no 2, para penonton dan panatua menjadi heran melihat Chu Feng melawan 9 orang. Chu Feng tidak terlihat terpojok sama sekali melayani permainan itu, ia masih bisa tersenyum dan menangkis dengan gesit semua tebasan tanpa bayangan murid keluarga Chen. Penonton sangat takjub akan bakat dan prediksi kekuatan Chu Feng, dalam hal kekuatan dan kecepatan. Chu Feng tidak kalah dari gabung 9 orang ranah alam kenaikan tingkat 5.
"Huuhh bajingan ini rupanya mempunyai beberapa kemampuan" batin Chen Gong tidak puas.
"Lihatlah dia, begitu kuat dan cepat, bahkan mampu seimbang melawan 9 orang sekaligus" gosip para penonton.
"Ia adalah kandidat hebat divisi murid luar kami, namanya adalah tuan muda Chu Feng" bangga murid divisi luar lainnya.
"Kau benar yang bisa bersaing dengan tuan muda Chu hanya tuan muda Chen Fa, dan kecantikan no 1 divisi murid luar Qin Ying" tambah yang lain.
"Bakat mereka memang mengerikan tetapi menurut rumor, tuan muda Chu Feng lah yang terkuat diantar ketiga nya".
"Itu belum jelas, ku dengar tuan muda Chen Fa sedang terluka sehingga tidak mengikuti seleksi kali ini".
"Aisshh sayang sekali, kalau tidak akan ada tontonan yang menarik" sayang murid divisi luar lainnya.
"Heh apakah hanya begini? membosankan sekali" ejek Chu Feng sambil tersenyum.
"Bajingan ini...!!!! aku ingin nyawamu".
"Formasi besar, 9 pedang dewa bayangan".
"Itu".
"Sialan apa yang para bajingan itu pikiran, itu adalah formasi spesial khas keluarga Chen, kalau seperti ini bagaimana aku menjelaskan semuanya pada Yan Huang" batin Chen Gong.
"Sangat lemah!!" Chu Feng masih tersenyum dibawah tekanan formasi besar pedang dewa bayangan.
"Kau..."
__ADS_1