Lelaki Tua Biadab

Lelaki Tua Biadab
PERNYATAAN CINTA


__ADS_3

hari sudah mulai larut dan zifa juga sudah pulang dari tempat kerjanya yang penuh dengan drama. ia membaringkan tubuhnya di ranjang dan memainkan ponselnya.


tling pesan masuk dari Dimas.


"hai zifa udah tidur belum?"


"belum dim ada apa?" tanya zifa


"ehmmm ada yg mau aku sampein ke kamu."


"apa itu? bilang aja!." zifa merubah posisinya menjadi tengkurap karna penasaran dengan chat dari Dimas. ia sangat serius menatap ponselnya. layar itu masih bertuliskan mengetik.... dan hilang lalu mengetik.... dan seterusnya hingga beberapa kali.


zifa mengerutkan dahinya. ni orang mau ngomong apaan si kayanya susah banget ngetiknya. zifa masih sabar menunggu menatap layarnya dengan penuh rasa penasaran.


"zifa...." kata Dimas


"hemm" balas zifa singkat dengan tap wajah sebal cemberut.


"emmm udah malem zif, kamu tidur ya. istirahat biar besok bisa kerja dan ketemu aku lagi." kata Dimas.


zifa menganga, sedari tadi ia menunggu penasaran apa yg mau di sampaikan Dimas. cuma itu. terlihat raut kesal di wajah zifa. ia tidak membalas pesan terakhir dari Dimas ia langsung menyimpan ponselnya di laci dan segera tidur.


tling pesan masuk beberapa kali namun tak didengar oleh zifa. dan akhirnya zifa pun tertidur lelap.


Keesokan harinya.


zifa terbangun dari tidurnya dan segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri, lalu membereskan tempat tidur dan duduk di meja rias untuk berdandan sedikit.


zifa paling tidak suka dengan dandanan yg terlalu mencolok. ia selalu memoleskan sedikit makeup nya hanya untuk memberi kesan bahwa ia sudah mandi.

__ADS_1


zifa mengambil ponselnya dan melihat betapa banyak panggilan tak terjawab dari Dimas. sekitar 50 lebih semua nama Dimas. dan 19 pesan masuk di WhatsApp namun beberapa ada yg sudah di hapus oleh Dimas hingga zifa tidak tau apa yg dikirim Dimas. ia hanya membaca sisanya yg tidak di hapus.


"zifa."


"zifa kamu udah tidur ya"


"zifa kok gak di bales."


(pesan dihapus)


(pesan dihapus)


"yaudah kalo kamu udah tidur good night have a nice dream. sampai ketemu besok ya"


"zifa aku.."


dan sisanya pesan di hapus.


zifa berjalan ke meja makan lalu sarapan bersama keluarganya dan segera berangkat ke tempat kerjanya.


dan sesampainya ia di tempat kerja ia membuka toko sendiri. karna kemarin Bu Sofi telah menitipkan kunci toko pada zifa. Sofi sedang ingin beristirahat dirumah karna ternyata keadaannya semakin memburuk dan malah demam tinggi jadi ia meminta zifa untuk membuka tokonya sendiri.


setelah selesai merapikan dan membersihkan setiap sudut ruangan toko. zifa duduk di kursi depan sambil memainkan ponselnya.


dan tiba-tiba ada seorang anak kecil laki-laki membawa sebuket bunga cantik kepadanya. anak itu tidak berkata apa-apa dan langsung pergi setelah memberikan buket itu pada zifa.


bocah itu sempat berhenti sejenak dan tersenyum pada zifa lalu mengangkat kedua jari telunjuk dan jempol yg ia satukan menjadi tanda hati. (sarang Heo yg suka dilakukan para pecinta Korea jaman now).


zifa bingung dan penasaran. ia melihat ke sekeliling jalan di sekitaran toko. tidak ada siapapun, bahkan toko Aif masih tutup dan toko di sebrang jalan tempat Dimas bekerja juga masih tutup.

__ADS_1


zifa kembali duduk dan menyimpan sebuket bunga itu di sampingnya. dan baru beberapa detik ia duduk ada sepasang wanita dan pria berdiri di depan toko.


si pria yg memakai kaca mata hitam membawa gitar di tangannya sambil tersenyum pada zifa dan si wanita yg mengenakan kaos lengan pendek juga celana jeans panjang berdiri melihat zifa dengan penuh senyuman.


lalu si pria mulai memetik senar demi senar gitar hingga terdengar suara alunan yg senada di padu dengan seorang wanita yg mulai mengeluarkan suara merdunya bernyanyi. sebuah lagu cinta nan romantis. dan di tengah-tengah lagu zifa melihat seorang lagi berdiri dibelakang mereka yg sedang bernyanyi. kedua orang itu pun melangkah ke kanan dan ke kiri memberi jalan untuk seseorang dibelakang.


dan betapa terkejutnya zifa melihat Dimas yg datang dengan setelan kemeja hitam lengan pendek nya dan memakai celana panjang berwarna putih. Dimas berdandan sangat rapi hari ini. ia terlihat cukup keren dan tampan di hadapan zifa saat ini.


Dimas mulai mengikuti kedua orang yg bernyanyi di belakangnya. dan mulai mengiringi lagu bersama mereka. tak di sangka oleh zifa kalau ternyata Dimas memiliki bakat bernyanyi yg lumayan bagus.


Dimas bernyanyi dengan lihainya dan berjalan menghampiri zifa membawa kotak merah di tangannya. dan Dimas berhenti bernyanyi juga kedua orang itu. tapi si pria berkaca mata tetap memainkan gitarnya dengan iringan nada romantis. ditambah satu orang lagi yg datang membawa sebuah biola dan mulai memainkannya dengan lihai dan sangat merdu.


zifa sangat tersanjung dan terkejut dengan apa yg ia lihat saat ini. ia hanya bisa diam dan tersenyum sambil sesekali menutup mulutnya tersanjung.


"zifa mungkin ini terlalu cepat. tapi aku udah gak bisa lagi menahan perasaan ini ke kamu. aku ingin kamu tahu bahwa aku..." Dimas berlutut dan membuka kotak merah yg ia bawa. "aku mencintaimu zifa. aku sayang sama kamu dan.. maukah kamu jadi kekasihku?" ucap Dimas yg masih berlutut dan mendongakkan kepalanya pada zifa.


zifa terkejut dan entah apa yg ingin ia katakan pada Dimas jantungnya serasa mau copot dan lari keluar dari dadanya. zifa tidak pernah mendapatkan kejutan seperti ini sebelumnya.


walaupun sedari dulu banyak sekali laki-laki yg mengaguminya namun tidak ada yg pernah seberani ini untuk menyatakannya pada zifa. biasanya mereka hanya mengirim surat atau pesan I Love You setelah itu zifa tidak merespon dan sudah mereka tidak melakukan apa-apa lagi.


zifa meminta Dimas untuk berdiri. sedangkan pemain gitar juga biola masih tetap mengiringi lagu romantis dengan alat musik mereka.


si wanita yg tadi bernyanyi hanya berdiri dengan senyuman dan tanpa zifa sadari ada satu lagi seseorang yg ternyata sedang mengabadikan momen mereka. dia adalah Bagas dia diminta Dimas untuk mengabadikan momen ketika ia menyatakan perasaannya pada zifa.


dia tidak perduli apapun yg akan zifa katakan setelahnya. yg penting ia ingin momen ini di abadikan.


Karana ternyata Dimas juga baru pertama kali melakukan kejutan seperti ini pada seorang wanita. walaupun ia sudah beberapa kali pacaran dan punya banyak mantan tapi ia tidak pernah menyatakan nya sesepesial ini. seperti apa yg ia lakukan pada zifa. bahkan pada Shila sekalipun tidak. ia hanya mengatakannya langsung to the points tanpa ada iringan-iringan musik romantis atau sebuket bunga atau bahkan hadiah seperti apa yg sekarang Dimas berikan pada zifa.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


huh.. 2 hari gak update rasanya ada yg hilang. bantu ya teman-teman. baca novelku. berikan komentar kalian dan like juga vote katana aku sedang mengikuti Contes You Are A Writer 3. 😊🙏🙏🙏


__ADS_2