
“Dengan cincin ini aku menyatakan keseriusan untuk meminangmu, izinkan aku bersaksi di depan ayahmu, bahwa aku akan menjagamu di setiap siang dan malam, di setiap nafas yang terhembus dari tubuh kita dan di setiap saat selama kamu menjadi istriku,” ucap manis Hayabusa.
“Jadi, apakah kamu mau menerimaku menjadi suamimu seutuhnya, jika aku salah, aku akan senantiasa mendengarkanmu, jika aku berbuat hal yang kurang menyenangkan, kamu berhak untuk melarang dan memarahiku, bagaimana Hanabi?” imbuh Hayabusa masih berlutut.
Pipi Hanabi kemerahan menahan rasa aneh yang entah darimana datangnya, dia masih tidak menyangka Hayabusa bahkan sudah menyiapkan cincin pernikahan, padahal dia selama ini bersamanya, dia tidak tahu kapan Hayabusa membelinya.
Namun, disisi lain, dia sangat senang, ternyata cintanya tidak bertepuk sebelah tangan, dari hanya rival dan teman latih tanding, sekarang Hayabusa berlutut padanya untuk memasangkan cincin tanda keseriusannya.
“A–aku menerimanya, aku bersedia menjadikanmu sebagai suamiku dan aku akan berusaha menjadi istri yang baik untukmu, Hayabusa. Aku juga bukan orang yang lembut seperti kebanyakan orang, aku adalah murni seorang ninja perempuan yang sejak kecil sudah dilatih dengan keras.”
“Aku akan berusaha menjadi istri yang baik dan tidak akan mengecewakan, tapi jika memang masih ada hal-hal yang menurutmu kurang berkenan, aku berharap kamu bisa menuntunku ke jalan yang sesuai, aku menerimamu Hayabusa!”
Hanabi tersenyum malu dan memberikan jari manis di tangan kanannya dan Hayabusa dengan cepat sudah memasangkan Cincin Pembagi EXP yang dibelinya di Toko Sistem seharga 10.000 PS.
Hal ini dilakukan karena memang ingin membuat Hanabi selalu berada disampingnya dan menjadi lebih kuat dengan cepat bersama dirinya, apalagi hanya Hanabi yang selama ini mendukungnya tidak peduli apapun.
“Hahaha! Anak muda zaman sekarang terlalu berani, bahkan dulu waktu aku menyampaikan tunanganku sudah berkeringat dingin, aku tidak menyangka sekarang kalian berdua memperlihatkan hal yang nostalgia sekali, baguslah, aku merestui hubungan kalian berdua.”
“Seluruh tetua dan para kapten ninja, cepat berkumpul di Aula Tetua, aku memiliki kabar baik yang harus segera disampaikan, aku tidak menerima keterlambatan, dalam hitungan 10 kalian semua harus berada disini.”
Ketua Klan langsung mengumpulkan semua orang dan menyuruh Hayabusa dan Hanabi duduk di kursi yang ada di sampingnya, dia ingin menunjukkan bahwa keduanya adalah orang penting di klan mulai sekarang dan seterusnya.
*
*
__ADS_1
*
Seluruh petinggi klan sudah datang dan kemudian Ketua Klan mengabarkan mengenai pernikahan Hayabusa dan Hanabi yang akan digelar dalam waktu dekat. Tentunya hampir semua orang terkejut mendengar hal itu.
Akan tetapi, beberapa tetua yang sudah tahu hal ini cepat atau lambat akan terjadi hanya tersenyum saja. Mereka bahkan sudah merasa Hayabusa memang sangat pantas dengan nona klan ini, tidak diragukan lagi.
"Kalau begitu kita akan melakukan pernikahan bulan depan di minggu pertama, karena aku tidak ingin hal baik ini ditunda-tunda lagi, apakah diantara kalian ada yang memiliki pendapat lain?" tanya Ketua Klan tegas.
"Kami semua menerimanya, kami akan membuat sebuah pesta pernikahan yang megah dan memberikan keamanan ekstra di hari pernikahan, Ketua Klan tidak perlu kuatir lagi."
Semua tetua dan puluhan kapten mengangguk setuju, meskipun beberapa orang iri dengan keberuntungan Hayabusa, mereka cepat-cepat menjauhkan pikirannya.
Karena kabar mengenai Hayabusa yang menerima berkah dari salah satu Dewa Mata Angin sudah bukan rahasia lagi diantara para ninja klan ini. Jadi, meskipun sekarang Hayabusa masih dikategorikan lemah tapi masa depannya pasti cemerlang, itu sudah pasti.
"Bagus, kalau begitu, apakah kalian berdua memiliki permintaan khusus sebelum semuanya aku serahkan pada para tetua yang ada disini? Seperti acaranya atau hal lainnya?" tanya Ketua Klan pada Hayabusa atau Hanabi.
"Apa yang kamu katakan anak muda, kamu sekarang adalah menantuku, tentu saja kamu boleh memanggilku dengan sebutan apapun, tapi jika kita berada di acara formal kamu harus tetap memanggilku Ketua Klan, bagaimana?"
Ketua Klan Benjiro memotong perkataan Hayabusa sambil menepuk pundaknya, dia bisa merasakan kebahagiaan yang mendalam terlihat dari mata Hayabusa setelah dia mengizinkannya.
"Baiklah, Ayah Benjiro. Mulai sekarang seluruh kekuatan dan apapun yang aku miliki, akan aku berikan sepenuhnya untuk klan, aku juga bersumpah menjadikan klan ini menjadi lebih baik lagi!"
Hayabusa mengedarkan tangannya ke atas, dia sangat senang hingga mengucapkan sebuah sumpah, yang mana merupakan sebuah legitimasi tidak tertulis di kalangan ninja dan para petarung lainnya.
"Hahaha! Dengan adanya kamu di klan ini saja, aku sudah bisa merasakan keberkahan dari Dewa Phoenix, jadi sekarang kamu hanya perlu mempersiapkan diri sampai hari pernikahanmu datang!" ucap Ketua Klan.
__ADS_1
Semua orang yang ada di aula itu bahagia semuanya, kemudian mereka langsung mempersiapkan segala sesuatu mengenai pernikahan ini. Sedangkan Hayabusa sekarang berada di kamar bersama Hanabi.
"Apa yang akan kita lakukan sekarang? Kamu jangan melakukan hal macam-macam dulu, kita masih baru akan menikah satu bulan lagi, kamu harus menahannya," ucap Hanabi melepaskan diri dari pelukan Hayabusa.
"Kamu sangat lucu Hanabi, baru pertama kali, aku melihatmu tersipu seperti ini. Dari wajahmu yang kemerahan, aku juga bisa tahu bahwa kamu sekarang sedang sangat senang bukan?"
Hayabusa terus menggoda Hanabi, karena memang sangat menggemaskan menggoda Hanabi yang salah tingkah, hingga beberapa saat kemudian Hayabusa ingat ingin melakukan apa.
"Hanabi, Calon Istriku, aku mendapatkan sebuah berkah lagi, baru saja datang padaku, mungkin aku akan mengalami kesakitan seperti waktu itu, kamu jangan panik ya," ucap Hayabusa memberitahu.
"Apakah kamu mendapat pencerahan lagi, sekarang apalagi yang akan terjadi padamu, jangan buat hal-hal yang aneh sebelum pernikahan kita, aku tidak akan memaafkanmu," keluh Hanabi pada Hayabusa.
"Hooo … akhirnya kamu menunjukkan rasa manja padaku, aku sangat senang dengan hal itu, tapi aku akan melakukan penyatuan Akar Spiritual 9 Putaran Surgawi."
"Bisakah kamu melindungiku selama aku menyatu dengan akar spiritual tersebut, aku membutuhkan orang yang sangat aku percayai, bagaimana?"
Hayabusa memberitahukan apa yang hendak dilakukan tanpa menutupinya lagi, meskipun masih ada sedikit kebohongan dengan mengatakan mendapat pencerahan baru.
"Kenapa kamu masih bertanya, tentu saja aku akan melindungimu dan apakah kamu pikir ada musuh yang bisa masuk ke klan ini dengan selamat, tentu saja tidak bukan?" tegas Hanabi.
"Baiklah aku percaya padamu, kalau begitu aku akan memulainya sekarang, tolong jaga aku sampai selesai nantinya," ucap Hayabusa yang sudah berbaring di kasur dengan tenang.
Hanabi tidak membantunya lagi, dia dengan senang hati menjaga calon suaminya itu, bahkan meskipun dia akan menunggu selama setahun penuh, dia akan tetap melakukannya.
"Sistem, langsung pasangkan akar spiritual yang aku dapatkan dari hadiah, aku ingin memakainya sekarang!" perintah Hayabusa dalam kepalanya.
__ADS_1
[Pemasangan Akar Spiritual 9 Putaran Surgawi akan memakan waktu 3 minggu, serta dimulai dari sekarang … ]
[Pemasangan Akar Spiritual sudah dimulai, Master akan mengalami rasa sakit yang menusuk jiwa dan masih sama seperti biasanya, harus dalam keadaan sadar … ]