LORD OF SHADOW SYSTEM

LORD OF SHADOW SYSTEM
Bab 060 - Mendapat Perhatian Kekaisaran.


__ADS_3

Di Istana Kekaisaran Cahaya Benua.


“Aku mendengar bahwa ada sebuah klan kecil di Kerajaan Bulan Sabit sedang melakukan rekonstruksi besar-besaran setelah memenangkan pertarungan antar klan, apakah itu benar?”


Seorang pria muda dengan pakaian dominan hitam bertanya pada beberapa orang yang bersujud di bawahnya. Dia sedikit terganggu dengan berita mengenai klan itu.


“Kami sudah mengonfirmasi bahwa berita tersebut benar Demon King Hanzo, apakah Anda ingin kami melenyapkan mereka semua seperti para klan pembangkang sebelumnya?”


Salah satu bawahan dengan pakaian mewah khas kekaisaran bertanya pada tuannya itu. Dia adalah bawahan paling loyal dan akan melakukan apa saja keinginan tuannya.


“Aku tahu kamu ingin selalu berbakti padaku, tapi biarlah kamu fokus pada pembangunan Kapal Raksasa yang bisa mengelilingi samudra luas, karena tujuan kita bukan benua ini tapi benua lain.”


“Tetap awasi saja mereka, jika kalian semua menganggap klan baru itu sebagai halangan, silakan saja menghancurkannya karena aku tidak peduli, hanya saja aku teringat peristiwa itu.”


Demon King Hanzo memandang langit-langit ruangannya itu, dia teringat kembali masa-masa dimana dia kembali ke dunia ini dan muncul di Klan Shadow dan membunuh mereka semua.

__ADS_1


‘Aku tidak menyangka bahwa kamu masih menyimpan dendam itu dengan baik anak muda, tapi aku menyukai karaktermu,’ batin Demon King Hanzo.


‘Dengan begitu suatu saat nanti aku bisa dengan mudah menyerap tubuhmu itu, seperti yang terjadi pada kakakmu!’ batin Demon King Hanzo lagi.


“Baik Demon King! Saya sudah mengerahkan hampir seluruh orang terbaik di kekaisaran ini untuk segera membuatkan kapal raksasa yang Anda mau,” jawab bawahan setia itu.


“Lanjutkan pekerjaanmu itu, sedangkan yang lainnya, apakah kalian sudah menyiapkan beberapa korban orang kuat yang bisa aku makan (serap) kekuatannya?” tanya Demon King Hanzo.


“Kami sudah menyiapkan hidangan (pejuang) di tempatnya, kami juga melebihkan dari porsi makan Anda yang biasanya Demon King Hanzo,” jawab bawahan setia nan kuat lainnya.


Semua orang keluar sambil bergerak mundur, tidak ada yang berani membelakangi Demon King Hanzo saking hormatnya mereka pada tuannya itu.


“Setelah aku sampai di benua itu, maka aku akan melakukan apa yang menjadi keinginanku di masa lalu, tunggu saja waktunya.” Demon King Hanzo menghilang dari singgasananya.


***

__ADS_1


Setelah 3 bulan kemudian.


“Semua kerja keras kita akhirnya terbayar sudah, 5 wilayah sudah terintegrasi dengan benar dan sekarang Klan Scarlet kita bisa dikatakan setara kerajaan kecil,” senang Ketua Klan Benjiro.


“Aku juga ikut senang Ayah, lalu bagaimana dengan keluhan para penduduk itu? Apakah mereka masih saja melakukan penolakan atas aturan baru yang kita buat?” tanya Hayabusa memastikan.


“Syukurlah, mereka semua sudah mulai bisa menerimanya terlebih lagi setelah pasar-pasar di 5 kota berkembang pesat akibat barang-barang aneh yang berasal darimu.”


“Dan satu lagi yang mendorong ekonomi di 5 kota ini begitu pesat karena Paviliun Dewi Matahari bentukan Hanabi yang sudah menguasai setengah pasar kerajaan ini dalam waktu singkat.”


“Aku yakin tidak akan ada lagi orang yang mau bersaing dengan klan kita di kerajaan lain. Begitulah pikiranku di awal, namun semua itu berubah semenjak surat ini datang.”


Ketua Klan Benjiro menyerahkan sebuah surat pada Hayabusa. Dalam surat itu bertuliskan permintaan dari Pangeran Souta yang mewakili Kerajaan Bulan Sabit.


“Ternyata gara-gara ini, mereka membiarkan kita menjadi seperti ini, cukup sepadan. Kalau begitu mari kita bantu mereka mengalahkan kerajaan tetangga yang penuh korup itu!”

__ADS_1


__ADS_2