LORD OF SHADOW SYSTEM

LORD OF SHADOW SYSTEM
Bab 015 - Tantangan Klan Samurai Darah.


__ADS_3

Seperti yang sudah diketahui seluruh orang, Klan Shadow sudah tidak ada di dunia ini, karena mereka semua sudah terbunuh oleh seseorang yang sekarang sudah sangat terkenal di seluruh dunia ini.


Dia adalah Hanzo, Si Demon King. Seorang iblis yang bisa menyerap setiap orang dan mengambil kekuatan miliknya. Dan ini tentunya sudah diketahui oleh tuan muda itu.


Hanya saja, dia ingin membuat sebuah keributan di hari pernikahan & pesta meriah ini diakibatkan oleh kecemburuannya pada Hayabusa yang bisa bersanding dengan Hanabi.


Hal ini dimulai dari beberapa waktu lalu.


*


*


*


FLASHBACK ON.


Klan Samurai Darah dan Klan Ninja Scarlet sebelumnya adalah dua klan yang saling bersahabat, hingga suatu ketika Ketua Klan Samurai Darah menginginkan hubungan pernikahan dengan Klan Ninja Scarlet.


Namun, Ketua Klan Benjiro tidak menanggapi hal tersebut, karena waktu itu dia menginginkan Hanabi yang mewarisi klannya dan melatihnya dengan sangat keras, jadi tidak mungkin waktu itu dia menyetujuinya.


Tapi, berselangnya waktu, sepertinya Ketua Klan Samurai Darah salah paham karena dia tahu temannya itu jarang bicara dan hanya akan diam saja ketika membicarakan mengenai hal ini.


Jadi, dia berinisiatif menahan lamarannya sampai Hanabi berusia 15 tahun, dimana itu adalah waktu yang ideal untuk membicarakan hal ini lagi, akan tetapi dia sangat kecewa ketika Klan Scarlet mengirimkan undangan pernikahan.


Ketua Klan Samurai Darah awalnya mengira bahwa yang akan menikah adalah Ketua Klan Benjiro itu sendiri, karena dahulu kala istrinya meninggal dan dia juga sering mengatakan untuk menikah lagi.


Tapi, setelah tahu bahwa yang menikah adalah Hanabi, yang sudah dia siapkan untuk menikah dengan putranya, dia sangat geram dan marah, bagaimanapun dia seperti merasa dikhianati oleh Ketua Klan Benjiro.


Sehingga, dia sedikit merencanakan untuk memberi perhitungan dalam acara pernikahan tersebut dan seperti sekaranglah rencananya itu dijalankan, dia menyuruh anaknya melakukannya.


FLASHBACK OFF.


*

__ADS_1


*


*


“Bisakah tuan muda mengulang pertanyaan lagi, sepertinya saya tadi kurang mendengarnya karena banyak angin lewat dan keriuhan para tamu yang ada disini?”


Hayabusa meminta tuan muda itu mengulang lagi pertanyaannya, padahal dia sudah mendengar dengan jelas mengenai apa pertanyaannya tadi.


Hal ini dia lakukan hanya untuk memberitahukan seberapa besar niat permusuhan yang diinginkan oleh tuan muda itu padanya, jika dia sampai berani mengulang pertanyaannya, maka sudah bisa dipastikan dia akan bertarung dengannya.


“Aku hanya bertanya saja, jika memang tuan Hayabusa tidak berkenan menjawab, maka tidak jadi masalah, hanya saja itu berarti Anda takut untuk mengakui bahwa … ”


Tuan muda samurai itu dihentikan oleh salah satu tetua, karena sebuah aura kuat muncul dari semua ninja yang ada di sana dan aura yang terkuat berasal dari Ketua Klan Benjiro.


Dan Hayabusa sendiri sangat tenang menghadapi provokasi dari lawannya tersebut, akan tetapi tangan kanannya sudah mempersiapkan diri untuk melempar Belati Dewa Iblis di saat yang tepat.


“Jika langit sudah mendung itu tandanya akan hujan, akan tetapi belum tentu menurunkan air. Tapi, sekali saja langit menurunkan hujan, maka seluruh tanah akan basah karenanya.”


“Aku akan memaafkan ketidaksopanan tamuku yang satu ini, akan tetapi sekali saja dia mencoba hal yang sama lagi, maka jangan salahkan aku untuk membunuhnya!”


“Sampaikan salamku pada Ketua Klan Samurai Darah kalian, sekali lagi kamu menghina menantuku, maka kita tidak akan memiliki persahabatan lagi, bahkan bisa sampai pada titik permusuhan, ingat itu!”


Ketua Klan Benjiro yang auranya sudah merembes kemana-mana kembali tenang setelah memberikan ancaman nyata di depan semua orang pada Klan Samurai Darah.


Pesta kembali dimeriahkan oleh beberapa penampilan lagi, kini Klan Samurai Darah sudah dikucilkan di kalangan para tamu undangan, mereka semua menjauhi klan itu karena menghargai Klan Scarlet.


*


*


*


Di Meja Klan Samurai Darah.

__ADS_1


“Dasar orang-orang udik, kenapa mereka semua sangat takut pada Ketua Klan lemah itu, andaikan ayahku bisa datang sekarang, aku yakin mereka semua akan berebut untuk bisa mengobrol dengannya!”


Tuan muda klan itu menggerutu, dia juga memarahi tetua yang menghentikan ucapannya tadi, meskipun dia tahu bahwa tadi sudah terlewat batas, tapi tetap saja dia sangat kesal dan melampiaskannya pada tetua tersebut.


“Aku akan membuat perhitungan dengan menantu itu, berani sekali dia merebut wanita incaranku, jika aku tidak bisa mendapatkannya, maka tidak ada satupun orang yang bisa memilikinya!” kesal tuan muda itu.


*


*


*


“Para hadirin sekalian, maafkan aku karena sebelumnya perkataan dan perilaku yang sudah menyinggung mempelai pria dan khususnya ketua klan, dari lubuk hatiku yang paling dalam aku minta maaf sebesar-besarnya.”


“Dan sekarang aku ingin memberikan sebuah ide untuk memeriahkan pesta pernikahan ini, bagaimana jika kita mengadakan latih tanding untuk saling belajar bagi generasi muda?”


“Bukankah seharusnya di acara yang bahagia ini, ada sebuah acara yang membuat semua mata fokus dan sebagai bentuk pembelajaran di dunia yang keras ini, menarik bukan?”


Tuan muda itu mencoba mencari simpati pada semua orang yang ada disana, beberapa orang ada yang setuju dan sebagian lagi tidak berpendapat karena takut pada Ketua Klan Benjiro.


Hayabusa yang baru saja duduk di kursi pengantin tersenyum senang, dia tidak mengira bahwa tuan muda itu lebih menarik dari yang dia kira, bahkan dia memberikan sebuah ide hanya karena ingin melawannya saja.


Ketua Klan melihat Hayabusa yang tersenyum hanya bisa menghela nafas, dia sebenarnya ingin menolak dan membiarkan acara sesuai dengan yang sudah disiapkan.


Namun, karena hal ini juga memang sering dilakukan di setiap acara dunia ini, apalagi mereka dari kalangan petarung ninja yang terhormat, tantangan seperti itu sudah pasti harus dijawab.


“Aku mengizinkannya, kami akan menyiapkan arenanya terlebih dahulu, bagi keluarga atau paviliun yang ingin mengikuti pertandingan ini dipersilakan, namun tidak ada paksaan sama sekali.”


Ketua Klan berbicara lantang dan membuat seluruh anggota klan langsung bergegas menyiapkan sebuah arena pertarungan, kemudian acara latih tanding dari generasi muda pun siap untuk dilakukan.


“Aku ingin menambahkannya sedikit, rasanya tidak seru jika hanya bertarung biasa, bagaimana jika aku menambahkan beberapa hadiah agar semua generasi muda yang ikut bertarung mendapat manfaat lain?”


Hayabusa berbicara dengan tenang, tanpa menunggu jawaban semua orang, dia kemudian mengeluarkan beberapa senjata dan artefak bela diri yang memiliki tingkatan B, A dan S.

__ADS_1


“Disini ada sebuah Cambuk Halilintar peringkat B, sebuah Artefak Pelindung Dewa Kura Kura peringkat A dan yang terakhir adalah Tombak Naga Biru peringkat A, ini akan menjadi hadiah bagi juara satu, dua dan tiga. Ini adalah hadiah dari Klan Scarlet, bagaimana?” ucap Hayabusa.


__ADS_2