
“Aku akan membawa kalian semua mati, tidak rela sama sekali aku membuat kalian melihat hal menyedihkan dariku, matilah kalian semua. Hahaha!”
Guru Pengutuk Awan yang sudah tidak memiliki cara berinisiatif untuk meledakkan dirinya dengan cara membuat aura yang terkumpul di perutnya menyebar dan membuat sebuah ledakan pasif yang besar.
Untungnya Hayabusa sudah memberikan aba-aba, karena ledakan diri dari seorang tingkat Grandmaster sangatlah kuat, bahkan beberapa kali lebih kuat dari kekuatan aslinya.
Karena dalam peledakan diri, orang yang melakukannya juga membakar esensi hidupnya sendiri sebagai bahan bakar ledakan agar memiliki jangkauan yang sangat luas.
Hal ini juga sudah dijelaskan beberapa kali oleh sistem, dahulu kala ada sebuah kekaisaran yang menggunakan para budak untuk menjadi bom hidup dan berkat para budak itu, kekaisaran itu bisa mencapai puncak dunia.
Tapi, karena hal itu juga, teknik peledakan diri itu diketahui oleh semua orang dan dianggap sebagai pertahanan diri, padahal dulunya itu adalah sebuah teknik iblis yang digunakan untuk memecah belas manusia.
“Apakah ada yang terluka, untungnya aku sempat sadar mengenai apa yang dia lakukan. Dia sampai kematian menjemput pun masing sombong dan sangat arogan, dasar orang gila!” hardik Hayabusa.
“Kami tidak masalah, hanya lecet kecil saja, tapi benar katamu, jika kamu tidak mengingatkan, mungkin kami sendiri telat sadar dan akan terkena sebagian besar ledakan itu,” ucap ketiga senior.
“Dengan dia melakukannya, kamu tidak akan memiliki petunjuk lagi mengenai Demon King Hanzo, apakah kamu tidak masalah dengan ini, Sayang?” ucap Hanabi seperti menyayangkan sesuatu.
“Tidak masalah, dari perkataannya tadi, sepertinya dia hanya tahu saja dan bukan bagian dari anak buah Hanzo, tapi cukup disayangkan juga sebenarnya, tapi mau bagaimana lagi,” jawab Hayabusa seperti tidak peduli.
“Apakah kalian semua baik-baik saja? Kami merasakan ledakan energi yang sangat kuat, apakah itu dari orang yang mengutuk istriku tadi, dimana dia sekarang?” tanya Raja Bulan Sabit.
Di belakang raja itu sudah banyak orang juga, mereka semua keluar dari tempat evakuasi dan berniat menolong Hayabusa dan lainnya jika memang sedang terdesak.
“Dia sudah mati, tapi untungnya penasihat dan kedua menteri masih hidup, meskipun dia sudah sekarat, bawalah dia dan hukumlah sesuai dengan hukum yang berlaku di kerajaan,” ucap Hayabusa.
“Kami izin untuk pamit, karena urusan kami disini sudah selesai dan bisa dikatakan misi kami berhasil, tuliskan surat resminya nanti pada Ketua Klan untuk menjelaskan yang terjadi nanti,” pinta Hayabusa.
__ADS_1
“Kenapa kalian begitu terburu-buru, bahkan kalian belum menerima hadiah yang sudah aku siapkan, apakah kepergian kalian tidak bisa ditunda sebentar?” tanya Raja Bulan Sabit.
“Maafkan kami Yang Mulia, kami masih memiliki banyak urusan dan rencana yang akan kami lakukan di klan, apalagi perjalanan kami kembali cukup lama, jadi lain kali saja,” jawab Hayabusa.
“Mengenai hadiah yang ingin kalian berikan, bawakan saja bersama dengan surat resmi pada Ketua Klan, kami akan pergi dulu, sampai jumpa semuanya,” ucap Hayabusa.
Hayabusa dan lainnya langsung menghilang dari sana dan bergegas kembali ke klan, karena mereka memiliki rencana besar untuk memperkuat klan.
Dengan cara membelikan konstitusi tubuh baru bagi semua orang sesuai dengan karakteristiknya, serta memperoleh poin sistem merupakan tujuan utama Hayabusa sekarang.
Jadi, setelah ini dia bersama dengan semua orang akan membunuh semua monster yang ada di dunia ini, untuk dijadikan exp dan poin sistem.
Hayabusa juga berniat meminta Ketua Klan untuk ikut dalam pekerjaan besar ini. Karena dengan bergabungnya dia, maka monster kuat yang akan dibunuh akan menjadi lebih banyak.
Beberapa hari kemudian.
Keluarga dari Penasihat Kerajaan, Menteri Perdagangan dan Menteri Dalam Negeri dihukum karena melakukan rencana kudeta jangka panjang pada keluarga kerajaan utama.
Mereka semua akan dihukum dengan penjara seumur hidup, sedangkan bagi ketiga tersangka utama, mereka bertiga diarak oleh masyarakat menuju tiang gantungan dan dieksekusi di depan umum.
Aula Tetua, Klan Scarlet.
“Apakah kamu benar-benar bisa melakukan itu? Bukankah itu cukup tidak masuk akal jika kamu mengatakan pada semua orang yang ada disini, Hayabusa?” tanya Ketua Klan Benjiro terkejut.
“Bagaimana jika kalian menyaksikannya sendiri, aku akan membuat beberapa perubahan pada konstitusi tubuh salah satu ninja, tapi aku hanya bisa melakukannya sekali saja sekarang, karena kekurangan inti monster yang aku serap,” ucap Hayabusa meyakinkan.
“Baiklah lakukan di depan kami semua, jika memang benar-benar bisa, maka klan kita akan sangat menentang langit, tapi apalah arti langit ketika kita bisa menghancurkannya,” ucap Ketua Klan Benjiro sedikit sombong.
__ADS_1
Hayabusa hanya tersenyum ringan, selama perjalanan kembali, dia menyempatkan diri untuk berburu sedikit monster untuk mengisi kembali poin sistem miliknya, alhasil dia sekarang memiliki 125 ribu PS dan levelnya juga naik ke 286.
“Loss lakukan sekarang, coba kamu identifikasi anggota klan ini memiliki kecocokan dengan tubuh yang mana, rekomendasikan tubuh dengan semua poin sistem yang kumiliki,” pinta Hayabusa.
[Loss menyarankan untuk membeli Tubuh Dewa Angin seharga 120.000 PS. Dengan tubuh ini, dia akan memiliki potensi menjadi Dewa Angin di masa depan.]
“Jika dia menjadi Dewa Angin, bukankah kekuatannya akan lebih besar dari pada aku sendiri, apakah tidak ada kemungkinan memberontak atau berkhianat, Loss?” tanya Hayabusa.
[Tenang saja, bukankah Master sudah memberikan darah pada mereka semua, pada akhirnya mereka akan tetap tunduk pada Anda. Meskipun tingkat kesetiaan mereka akan bervariasi, tapi tidak sampai berkhianat atau memberontak.]
“Kalau begitu tidak perlu ragu lagi, beli saja tubuh itu dan langsung pasangkan padanya, gunakan tanganku sebagai media pemasangannya!” pinta Hayabusa.
Dengan penjelasan sistem tadi, sudah bisa dipastikan mereka semua tetap akan menjadi bawahan yang setia, hal ini berguna nantinya, entah itu melawan Hanzo atau melawan musuh yang lebih kuat lagi.
[Memberi Tubuh Dewa Angin seharga 120.000 PS.]
[Memulai proses pemasangan dengan media tangan Master … ]
[Pemasangan akan memakan waktu selama satu jam penuh, harap jangan melepaskan tangan Anda. Dan beberapa energi Master akan ikut terserap untuk mempercepat prosesnya … ]
Hayabusa menyentuh seorang ninja dan dia berkonsentrasi penuh padanya, kemudian tangan kanannya bercahaya dan cahaya itu masuk ke ninja yang disentuh olehnya.
“Bertahanlah dan tetaplah sadar, sekali kami pingsan maka proses ini akan gagal, ingatlah itu!” tegas Hayabusa pada ninja tersebut dan proses pemasangan sudah dimulai.
Tubuh ninja itu melayang satu meter di depan Hayabusa, tangannya tidak pernah lepas selama proses tersebut, semua orang yang ada di aula tetua juga tidak ada yang bersuara.
Satu jam berlalu dengan penuh ketegangan di wajah masing-masing setiap orang, hingga sebuah suara keras terdengar, Hayabusa juga sudah melepaskan tangannya.
__ADS_1
Ninja yang diberikan berkah tubuh Dewa Angin, setelah mengalami siksaan tubuh yang membuatnya berteriak keras dan meracau tidak keruan, sekarang dia bisa terbang dan langsung menghancurkan atap dari aula itu.
“Hahaha! Sekarang aku bisa terbang dan entah kenapa aku merasa sangat dekat dengan angin, tubuhku terasa sangat luar biasa kuat!” Ninja itu berteriak keras di langit, kemudian dia turun dan langsung bersujud pada Hayabusa.