
Hayabusa menemukan sebuah ide, dimana dia akan menjadikan salah elemen yang dikuasainya untuk membuat lapuk batuan sekitar, agar golem roh itu tidak bisa memperbaiki diri.
Elemen Phoenix Ungu pada dasarnya adalah api dan tentunya Hayabusa yang memiliki Tubuh Kekosongan dan Phoenix Bayangan di saat yang bersamaan bisa menggunakan Elemen Api Ungu atau lebih tepatnya Api Hitam.
Karena karakteristik Api Ungu sudah berubah menjadi Api Hitam akibat penggabungan lebih dari 2 konstitusi tubuh sebelumnya.
Kembali lagi pada Hayabusa yang sudah mulai mengeluarkan api yang dimilikinya. Dia menyebarkan apinya ke setiap bagian ruangan tersebut yang penuh batuan, hingga suhu batu itu sangat tinggi.
Lalu dia menyerang Golem Roh itu dengan 4 Bayangan seperti biasanya dan sekarang tubuh golem itu sudah dalam proses pembentukan ulang, tiba-tiba tubuh golem itu hancur hanya dengan sentuhan ringan Hayabusa.
*BRAAAAK!
Setiap batuan yang digunakan untuk memperbaiki diri golem itu sebelumnya sudah dipanaskan oleh Hayabusa dan sekarang batuan itu sangat rapuh, akibat titik leburnya sudah tercapai.
Dan ketika Golem Roh itu mengambil batuan di sekitar, maka tidak lama kemudian tubuh sang golem hancur lagi dan terus seperti itu, karena tidak ada batuan yang cocok membentuk ulang tubuhnya.
[Selamat! Master mendapatkan 560 ribu PS.]
[Selamat! Master telah naik total, 2 level secara beruntun.]
[Level Master sekarang adalah 499.]
Hayabusa tidak terlalu memedulikan pemberitahuan Loss, karena yang ada di depannya kini adalah sebuah Artefak yang memang dia perjuangkan beberapa saat yang lalu.
Dia mendekati Artefak yang ada di sebuah altar berundak, dia memegang Artefak Teleportasi peringkat SS itu dengan sangat hati-hati, karena kondisinya rusak.
“Apakah kamu bisa memperbaiki Artefak ini, Loss?”
[Bisa, Master. Tapi biaya yang ditubuhkan agak sedikit banyak.]
“Sebutkan harganya!”
[Mungkin dengan tingkat kerusakan Artefak SS ini membutuhkan setidaknya 100 juta PS. Harga ini sudah termasuk untuk menjadikan Master sebagai pemilik tetap Artefak ini tanpa pemurnian ulang.]
“Tidak terlalu mahal, kalau begitu lakukan saja Loss!”
__ADS_1
[Perintah diterima, memperbaiki Artefak Teleportasi (SS) dimulai … pemotongan 100 juta PS dari poin yang dimiliki oleh Master.]
[Sisa PS : 57 juta.]
Setelah menunggu selama beberapa jam kemudian, Cahaya Perbaikan yang menyelimuti Artefak Teleportasi itu menghilang dan digantikan oleh Cahaya Kepemilikan Hayabusa.
“Oh jadi seperti ini rasanya setelah memurnikan artefak yang bukan berasal dari Toko Sistem, cukup mengesankan juga rasanya, namun suara apa itu diluar?” batin Hayabusa.
*BOOM!
*BOOM!
*BOOM!
Hayabusa mendengar suara ledakan yang cukup keras dari luar lubang tempatnya mendapatkan artefak tersebut, tanpa pikir panjang lagi dia mencoba menggunakan artefak itu.
*SPLASH!
Dalam sekejap mata, Hayabusa sudah berpindah dari dalam lubang itu menuju ke bagian atas lubang, terlihat disana bawahannya sedang menjaga Hanabi yang pingsan dari beberapa orang yang sepertinya tidak bersahabat.
“Cepat berikan apa yang sudah kalian temukan disini, sebelum kami semua membunuh kalian semua! Kalian tahu bukan kalau Klan Oda kami bukanlah klan yang lembek dan membiarkan keinginan kita hilang begitu saja?”
“Aku tidak tahu dari mana datangnya sifat sombong salah satu tuan muda Klan Oda yang terhormat ini, apakah karena keluarga yang selama ini memanjakanmu!”
*BRAK!
Hayabusa mematahkan pedang yang digunakan oleh Oda Haruki untuk mengancam bawahannya. 15 bawahan Oda Haruki itu langsung mengarahkan tombaknya pada Hayabusa yang sudah bertindak kurang ajar pada tuan mudanya.
“Aku kita siapa, akhirnya pimpinan kelompok ini hadir sendiri, kalau begitu aku tidak perlu repot-repot melakukan banyak ancaman seperti sebelumnya, karena kamu cukup cerdas untuk mendengarkan permintaanku, kan?”
Hayabusa cukup tenang meskipun dalam kondisi terkepung oleh semua orang yang ada disana dan diancam oleh Oda Haruki, dia masih bisa menjawab pertanyaan itu tanpa gentar sama sekali.
“Memangnya apakah menjarah dari sesama kelompok yang masuk ke dalam reruntuhan diperbolehkan? Atau bagaimana dengan kalian semua yang tidak bersama dengan rombongan utama Sang Pangeran?”
Hayabusa memberikan jawaban berupa sebuah pertanyaan retorik yang seharusnya itu cukup untuk menekan Oda Haruki, lagipula kekuatannya bisa mengalahkan 15 orang di depannya dengan cepat.
__ADS_1
Sayangnya di dunia ini, dia masih belum menjadi yang terkuat dan masih banyak harus yang dipertimbangkan agar tidak berimbas pada klan dan seluruh keluarganya di Klan Scarlet.
“Banyak bicara juga kamu ternyata Pemimpin Muda Klan Scarlet, namun apakah kamu tidak bisa memenuhi permintaanku sebelum kita benar-benar menjadi musuh?”
Oda Haruki memberikan instruksi bahwa itu adalah tawaran terakhir darinya. Hayabusa yang paham langsung mengeluarkan sebuah benda yang menurutnya cukup berharga.
“Aku hanya menemukan ini, bukan hanya, tapi ini sudah membuatku dan seluruh kelompokku bersusah payah mendapatkannya, ini adalah Inti Golem Roh!”
Hayabusa melemparkan sebuah inti golem roh yang didapatkannya dari Golem Roh sebelumnya dan diberikan pada Oda Haruki.
“Bermusuhan dengan Klan Oda masih belum termasuk dalam rencanaku, lebih baik aku bersabar sebentar sebelum benar-benar mengalahkan 3 Klan Utama!” batin Hayabusa.
Meskipun dia jengkel tapi dia bisa menutupinya dengan sebuah senyuman yang memiliki banyak arti. Tapi, untungnya Oda Haruki tidak sepintar itu dan sudah senang dengan harta yang didapatkannya itu.
“Aku senang bisa berbisnis dengan orang pintar sepertimu, dengan Inti ini, aku bisa membuat sebuah penjaga tingkat Legend ✩ 5 di klan nanti,” ucap Oda Haruki.
“Kalau begitu terima kasih atas hadiahnya, aku akan menganggap ini sebagai hadiah pertemanan, karena kau suka dengan karaktermu yang selalu berterus terang,” sambung Oda Haruki.
“Kalau begitu, mari kita bertemu lagi kapan-kapan! Semuanya mari kita menuju ke tempat selanjutnya, kita akan berburu harta lagi karena masih ada 5 titik yang belum kita jelajahi!”
Oda Haruki dan 15 pasukannya meninggalkan Hayabusa dan kelompoknya, mereka semua menaiki kuda dengan kecepatan tinggi dan tidak terlihat lagi.
“Tuan muda … kenapa Anda malah memberikan harta yang sudah susah payah Anda dapatkan, bahkan kami rela jika terbunuh demi mendapatkan harta itu kembali,” ucap salah satu bawahan Hayabusa.
Hayabusa bukan senang, dia malah marah dan menampar bawahannya itu.
*PLAK!
“Siapa yang mengajarimu berkata seperti itu! Di dunia ini tidak ada yang lebih penting dari nyawa kalian, jadi harta apapun tidak akan bisa ditukar dengan nyawa kalian, bawahan setiaku, kamu mengerti!” tegas Hayabusa.
“Ka– kami mengaku salah!”
“Jadikan itu pembelajaran untuk semuanya dan sebenarnya harta yang kita inginkan dari tadi, bukanlah inti golem itu melainkan ini, mari kubawa menuju ke suatu tempat!”
*SPLASH!
__ADS_1
Hayabusa membentuk kubah energi dan memindahkan semua orang di dalamnya ke sebuah tempat yang sangat jauh dari tempat sebelumnya.
Kali ini Hayabusa mengincar tempat yang disarankan oleh Loss, yaitu ‘Paviliun Phoenix Suci’ yang ada di dalam reruntuhan kuno tersebut.