LORD OF SHADOW SYSTEM

LORD OF SHADOW SYSTEM
Bab 031 - Menuju Reruntuhan Klan Kuno.


__ADS_3

Karena waktu yang tersisa sebelum Reruntuhan Kuno itu dibuka masih berkisar tiga bulan lamanya, Hayabusa memutuskan untuk terus melatih 50 orang bawahannya dengan ketat.


Dan dia memilih 8 diantara mereka yang memiliki kekuatan yang paling baik, 8 orang itu sudah mencapai tingkat kekuatan setara dengan Epic ✩ 1, mereka semua adalah yang terbaik di kalangan menengah.


“Baiklah latihan kita selesai sampai disini, delapan orang yang sudah aku pilih akan menemaniku dan Hanabi menuju ke sebuah tempat, sedangkan yang lainnya, kalian sudah bisa mulai menjalankan misi klan!”


“Baik, Leluhur Klan!”


“Kalau begitu yang lainnya bubar, kecuali bagi delapan orang, kalian tetap disini, aku akan menjelaskan mengenai apa yang akan kalian lakukan kedepannya!”


“Baik, Leluhur Klan Scarlet!”


Semua orang sudah kembali ke tempatnya masing-masing, hanya menyisakan Hayabusa serta delapan orang pilihan itu di lapangan latihan, dia langsung menjelaskan secara singkat mengenai perjalanannya itu.


“Baik, Leluhur Klan! Kami semua akan melakukan apa pun yang Anda perintahkan, kami juga akan menjaga keselamatan Anda dan Istri Anda!”


“Nah, mari kita ubah panggilan Leluhur Klan yang mengganggu itu sebentar, kalian boleh memanggilku demikian ketika kita berada di Klan dan melakukan pekerjaan resmi.”


“Namun, untuk perjalanan kali ini, kalian bisa memanggilku dan Hanabi sesuai dengan nama kami, karena aku tidak mau membuat formalitas seperti itu terus terjadi di antara kita.”


Hayabusa mencoba memaksa semua orang memanggil dengan nama biasa, tapi tidak ada satu orang pun yang berani melakukannya, setelah diskusi panjang akhirnya mereka sudah memutuskan.


“Kalau begitu kami semua akan memanggil Anda dengan sebutan Tuan Muda Hayabusa dan Nona Hanabi, itu sudah merupakan toleransi tertinggi kami, setidaknya biarkan kami tetap menghormati Anda … ”


Delapan orang itu meminta Hayabusa dengan wajah memelas, mereka sendiri memang sangat menghormati Hayabusa dan tidak ingin menjadi murid atau ninja yang kurang ajar pada atasannya.


“Huh … baiklah, terserah kalian saja, yang terpenting kita akan berangkat dalam waktu tiga hari lagi, kalian semua boleh istirahat selama itu, makan dan minum yang banyak, jaga kesehatan kalian, aku pergi dulu … ”


Hayabusa berlalu begitu saja, dia sebenarnya sedikit menyesal menerima jabatannya sebagai Leluhur Klan Scarlet dulu, karena pada akhirnya semua orang tetap saja memanggil gelar itu.

__ADS_1


Alasan ini juga yang membuatnya akrab dengan Ketua Klan dan Para Tetua Klan, karena hanya mereka yang memanggil dirinya masih sama seperti dulu dan masih menganggapnya sebagai anak mereka sendiri.


Di Kamar Pribadi Hayabusa.


“Kenapa wajahmu murung begitu, Sayang? Apakah ada hal yang mengganggumu belakangan ini?” Hanabi yang melihat wajah suaminya itu langsung bergelantungan manja di bahu suaminya.


“Bukan apa-apa, aku hanya menyesal menerima jabatan Leluhur Klan waktu itu, akhirnya aku kurang bisa akrab dengan semua orang yang ada di klan ini, kebanyakan dari mereka terlalu menghormatiku,” keluh Hayabusa.


“Jangan seperti itu, Sayang. Mereka sebenarnya juga ingin sekali akrab denganmu, tapi jika mereka terlalu akrab, bukankah akan memberikan contoh yang buruk bagi orang lain di luar klan?”


“Apalagi hal ini sudah menjadi tradisi turun temurun yang ada di klan, aku harap kamu tidak masalah dengan hal remeh seperti, mungkin dengan beberapa pendekatan lagi, kamu bisa akrab dengan mereka.”


“Masuk akal sebenarnya, hanya aku kesal saja kenapa waktu itu aku menerima gelar itu, andaikan waktu itu aku menolak, aku akan bisa lebih cepat membaur dan tidak ada jarak dengan yang lainnya.”


“Sudahlah itu bukanlah masalah besar, lalu bagaimana dengan perjalanan kita tiga hari lagi, apakah kamu sudah menyiapkan semua bekal perjalanan dan orang yang akan menemani kita, Sayang?”


“Baguslah, kalau begitu, bagaimana jika selama tiga hari ini, kita melakukannya setiap hari, setelah itu kita akan kesulitan melakukannya di luar sana?”


Hanabi sudah mulai membuka pakaian Hayabusa, dia semakin hari menjadi semakin ahli dalam hal ini, bahkan Hayabusa cukup terkejut dengan perkembangan istrinya itu.


Tapi, Hayabusa tidak benci sama sekali, malah dia sangat senang, akhirnya dia bisa beristirahat sejenak dan membiarkan istrinya yang bertindak agresif atas tubuhnya, itu sangat menyenangkan.


Hayabusa juga sudah mulai memainkan buah surgawi Hanabi dan dengan cepat berhasil membuat seluruh pakaiannya, kedua orang yang sedang memadu kasih itu sudah tenggelam dalam lautan cinta.


Malam panas dilalui keduanya hingga pagi mulai menjelang, mereka berdua melakukan itu setiap malam dan hanya tidur di siang hari, karena setelah mereka melakukan perjalanan akan sulit melakukan hubungan ini.


*


*

__ADS_1


*


Di Depan Gerbang Klan.


“Kalian semua jagalah Hayabusa dan Hanabi dengan nyawa kalian, aku tidak akan memaafkan kalian jika sampai kedua anakku terluka sedikitpun, kalian semua mengerti?” tegas Ketua Klan Benjiro.


“Kami paham Ketua Klan Benjiro! Kami akan menjaga Tuan Muda Hayabusa dan Nona Hanabi dengan nyawa kami dan dengan segala kemampuan kami!”


“Bagus! Sekarang bagaimana bekal yang kalian bawa? Apakah kalian semua membawa semua barang-barang yang sudah kami siapkan sebelumnya?” tanya Ketua Klan pada Hayabusa dan Hanabi.


“Tenang saja, Ayah. Kami berdua sudah membawa semuanya, bahkan kami juga membawa banyak uang, kami kemarin mengambil 200 ribu keping emas dan 100 ribu keping perak.”


“Tentunya masih banyak pil dan barang lainnya yang kami bawa, kami sudah bersiap dengan penuh, karena kami tidak tahu sampai kapan kami berada di reruntuhan kuno tersebut.”


Hayabusa melanjutkan penjelasannya mengenai semua persiapan mereka, entah sejak kapan kepergian mereka seperti seorang tuan muda dari keluarga kaya raya ini, tapi itu semua adalah permintaan Ketua Klan Benjiro yang mustahil mereka tolak.


“Baiklah, kalau begitu kami semua berangkat, Ketua Klan dan semuanya, kami akan membawa kabar baik, tunggu dan dengarkan saja dari sini, kami pergi dulu … ”


Hayabusa, Hanabi dan 8 orang lainnya sudah mulai melayang di udara, mereka bersepuluh memang bisa terbang karena keistimewaan masing-masing.


Karena perjalanan dengan terbang seperti ini, lebih cepat dan lebih efisien daripada berlari di daratan, mereka semua sudah terbang dengan kecepatan tinggi dan tidak terlihat lagi.


Dengan terbang seperti ini, jarak tempuh ke kota yang terdekat dengan reruntuhan itu bisa disingkat menjadi tiga hari saja, tidak perlu melakukan perjalanan selama sebulan penuh.


Bahkan di sela-sela istirahat mereka, Hayabusa sempat melewati beberapa hutan dan menyuruh semua orang untuk berburu monster demi mendapatkan tambahan poin sistem yang sudah sangat banyak.


Dan akhirnya mereka semua sudah sampai di Kota Reruntuhan Kuno, sebuah kota yang memiliki nama sama persis dengan reruntuhan yang ada di sana.


Dan memang kota ini dikhususkan untuk kedatangan para pejuang, petarung dan masih banyak orang kuat lainnya yang akan bertarung untuk sesuatu.

__ADS_1


__ADS_2