
Bertepatan dengan itu suara seorang perempuan paruh baya terdengar dan membuat suasana menjadi haru, dia adalah sang ratu yang sudah terbebas dari penyakit menahun dan kutukan iblis jiwa itu.
"Suamiku, anakku, apakah itu kalian dan siapa semua orang yang ada disini? Kenapa ramai sekali? Apakah sedang ada acara tertentu dan kalian semua ingin menjemputku?" tanya Ratu yang tidak ingat apa yang terjadi padanya.
"Akhirnya kamu bangun setelah sekian lama istriku, aku tidak menyangka hari ini akan tiba juga sekarang, aku benar-benar bahagia sekarang, terima kasih sudah bertahan selama ini," ucap Raja yang langsung memeluk sang ratu.
"Ibu! Akhirnya ibu sembuh, aku sudah lama sekali rindu dengan suara ibunda yang selalu memarahiku, aku sekarang sudah tidak nakal lagi dan akan selalu mendengarkan ibu, jangan sakit lagi ya ibu," ucap Pangeran Souta yang ikut memeluk sang ratu.
Hanabi tersenyum sebentar, sebelum akhirnya dia jatuh pingsan dan ditangkap oleh Hayabusa, untuk pertama kalinya dia menggunakan kekuatan jiwa berlebihan dan kelelahan.
Namun, semua itu dibayar kontan karena kesembuhan sang ratu yang membuat raja dan pangeran sangat bahagia, mereka berdua tidak ada berhenti berterima kasih pada Hanabi.
"Sudahlah, ratu masih membutuhkan beberapa hari untuk pulih, berikan kami satu kamar yang tenang, agar Hanabi bisa beristirahat tanpa gangguan, dia sudah memaksakan diri hari ini," pinta Hayabusa.
Pangeran Souta langsung memerintahkan beberapa pelayan untuk mengantarkan Hayabusa dan Hanabi menuju ke kamar tamu istana.
*
*
*
Setelah membaringkan tubuh Hanabi di kasur, Hayabusa langsung memberikan kode pada ketiga seniornya yang masih bersembunyi.
"Keluarlah, Tiga Senior. Apa yang hendak kalian tanyakan padaku? Aku akan menjelaskannya sedetail mungkin," ucap Hayabusa ke udara bebas.
Ketiga senior itu kemudian muncul dan langsung bertanya mengenai sejak kapan Hanabi memiliki keterampilan medis yang luar biasa tinggi itu.
Hayabusa menjawab semua pertanyaan itu dengan lugas, dia hanya mengubah beberapa detail agar tidak ada orang yang curiga mengenai sistem yang dimilikinya.
"Jadi, kamu sekarang juga sudah bisa memberikan berkah bagi yang lainnya, sekarang aku benar-benar kehabisan kata, apa yang sekarang tidak kamu bisa Hayabusa?"
__ADS_1
"Itu hanya karena aku beruntung saja, Senior. Nanti sekembalinya ke klan, aku akan membagikan berkahku lagi pada semua orang, dengan begitu kita akan menjadi lebih kuat lagi dan lagi," jawab Hayabusa merendah.
“Kamu memang benar-benar hebat Hayabusa, bagaimana jika kamu yang memimpin misi ini, aku yang akan menanggung kemarahan Ketua Klan jika nanti terjadi,” ucap salah seorang senior.
Dengan kecerdasan Hayabusa dan dibantu oleh Hanabi yang selalu patuh padanya, keberhasilan misi ini sudah bisa ditentukan, awalnya Hayabusa menolak, namun karena beberapa paksaan, akhirnya dia mau.
“Baiklah, sekarang bagaimana perkembangan acara yang akan dilakukan besok malam? Apakah orang-orang itu sudah mulai bergerak dengan sembrono?” tanya Hayabusa.
“Mereka masih menyimpan semuanya dengan rapi, terlebih lagi penasihat kerajaan, dia berhasil mengantisipasi kepanikan semua orang yang ada di bawah kendalinya,” jawab Senior itu.
“Baiklah, karena mereka bermain cukup cantik, kita juga akan melakukan hal yang sama, malam ini tolong kirimkan semua catatan bukti ini pada semua orang, kita akan mempermalukan mereka besok,” ucap Hayabusa.
Ketiga senior tahu apa yang harus mereka lakukan, akhirnya mereka malam itu menyusup ke setiap paviliun atau penginapan, tempat semua tamu menginap dan memberikan catatan bukti kejahatan penasihat kerajaan, menteri perdagangan dan menteri dalam negeri.
*
*
*
“Bajingan mana yang mengirimkan semua catatan kriminal kita ini ke semua orang dan kenapa kalian semua tidak bisa menemukannya, untuk apa aku membayar kalian mahal-mahal?” marah Penasihat Kerajaan.
“Maafkan kami tuan, mereka bukankah orang biasa, bahkan teknik kami tidak bisa menemukan jejak mereka semalam, keterampilan mereka tidaklah setara dengan kami, kami takutnya adalah–”
“Siapa? Cepat sebutkan orang yang kamu curigai itu!”
“Mereka berasal dari Klan Ninja Scarlet, di dataran ini hanya ada beberapa klan saja yang bisa melebihi kami dalam masalah seperti ini, salah satunya adalah mereka,” jawab orang yang dimarahi tadi.
“Klan Ninja Scarlet, ada hubungan apa mereka semua dengan masalah di kerajaan ini, bukankah klan besar itu tidak mungkin tertarik dengan urusan internal sebuah kerajaan? Apa yang tidak aku tahu?”
“Terlebih lagi, kabar mengenai kesembuhan ratu akan menjadi bumerang yang hebat untuk kita semua yang ada disini, bagaimana ini, bantu aku memikirkan cara mengalahkan mereka,” pinta Penasihat.
__ADS_1
Menteri dalam negeri dan menteri perdagangan yang ada dalam ruangan itu ikut berpikir keras. Acara nanti malam adalah sebuah ajang pembuktian dan itu sudah terlintas di pikiran mereka.
“Bagaimana jika kita mengundang guru yang sudah menanam kutukan waktu itu kesini, dia akan kita samarkan menjadi salah satu pengawal kita, bukankah itu yang terbaik sekarang?” usul Menteri Dalam Negeri.
“Tapi bagaimana dengan rumor yang sudah terlanjur beredar pada semua bangsawan kerajaan ini dan seluruh tamu undangan, apa yang harus kita lakukan untuk mempertahankan citra kita?” tanya Menteri Perdagangan.
“Begini saja, kalian buat juga tandingan dari catatan tersebut dan sebelum acara nanti malam dimulai, kalian semua kirimlah semua catatan kebaikan kita untuk melawan opini dalam catatan tersebut,” ucap Penasihat.
“Bukankah itu sama saja dengan mengakui bahwa kita salah, ini adalah tindakan ceroboh yang bisa menjadikan kita bertiga ke lubang kehinaan–”
“Lalu, apakah kamu memiliki pemikiran yang lebih bagus, jika tidak maka diamlah dan jangan menambah permasalahan yang akan kita selesaikan ini, cepat lakukan perintahku!” tegas Penasihat Kerajaan.
Bawahannya yang berpakaian hitam hitam itu mengangguk dan melakukan sesuatu yang diperintahkannya tadi, sedangkan salah satu menteri masih mencoba menghubungi Guru Pengutuk menggunakan Batu Komunikasi.
“Baik, aku akan sampai dalam waktu beberapa jam sebelum acara nanti malam itu, kalian tenang saja, aku akan membuat perhitungan dengan orang yang sudah melepaskan kutukanku itu, aku juga jengkel dengannya!” Jawaban dari Guru Pengutuk tersebut membuat ketiga orang yang menghubunginya sedikit tenang.
*
*
*
Malam hari, Acara Pesta Kebersamaan Kerajaan.
“Selamat datang, Penasihat Kerajaan, Menteri Dalam Negeri & Menteri Perdagangan, kalau boleh tahu siapa orang yang Anda bawa ini, orang ini tidak ada dalam daftar tamu, mohon maaf–”
Seorang penjaga itu langsung pingsan seketika setelah menerima serangan jiwa dari Guru Pengutuk tersebut, keempat orang itu kemudian melenggang masuk tanpa merasa bersalah sama sekali.
Ketika mereka berempat sudah memasuki ruang pesta, sebuah drama yang diperankan oleh beberapa pelayan baru saja diputar, drama tersebut merupakan cuplikan kisah dari seorang adik yang ingin merebut tahta raja kakaknya sendiri.
Tentu saja ini sangat menyinggung Penasihat Kerajaan, terlebih lagi dalam pertunjukkan drama tersebut, Si Adik diceritakan meracuni istri kakaknya itu demi meraih tahta yang diimpikannya dari kecil.
__ADS_1
“Sial! Hentikan pertunjukkan tidak mendidik ini, apakah pantas mementaskan penampilan buruk itu di depan semua tamu yang ada disini!” Penasehat Kerajaan kehilangan kesabaran meminta dukungan para bangsawan lainnya.