
Sayangnya semua bangsawan dan tamu undangan tidak ada yang menanggapinya, bahkan mantan orang-orang yang ikut mendukungnya merebut tahta sebelumnya juga tidak ada yang berpihak padanya.
Semua tulisan mengenai kebaikan yang mereka bertiga lakukan dan kirimkan pada semua orang tadi pagi ternyata memiliki efek, menjadikan mereka sebagai penjahat yang tidak memiliki muka.
“Hahaha! Ternyata kalian semua sudah tahu akan memihak siapa ya? Kalau begitu sekalian saja, seluruh pasukanku keluarlah! Aku ingin semua orang yang ada disini mati mengenaskan!” teriak Penasihat Kerajaan lantang.
[Selamat! Master sekarang naik satu level.]
[Selamat! Master sekarang naik satu level.]
[Selamat! Master sekarang naik satu level.]
Tidak ada orang yang menanggapi perintah Penasihat Kerajaan itu, hal ini membuatnya bingung, padahal tadi dia sudah menyiapkan banyak sekali pasukan untuk kemungkinan terburuk dalam pertemuan kali ini, yang bersembunyi di balik bayangan ruangan.
“Kalian mencari mereka ya? Kalau begitu kalian semua sudah salah sangka, kami baru saja ingin bermain dengan mereka sebentar, tapi tidak kusangka mereka sangat lemah dan aku membunuhnya saja.”
Suara seseorang kini menggema di ruangan tersebut, seorang pemuda tampan yang tertutupi oleh sebuah kain hitam, pakaiannya memiliki lambang Ninja Klan Scarlet.
“Jadi, tebakan bawahanku kalau klan kalian ikut campur dalam urusan internal kerajaan ini benar ya? Bukankah kalian mengatakan bahwa akan netral pada setiap kerajaan dan tidak mau mengurusnya?” tanya Penasihat yang berada di tingkat kekuatan Master ✩ 10 itu.
“Memang kami tidak akan ikut campur jika kalian semua melakukannya dengan cara damai dan memang raja menginginkannya, tapi karena raja menolaknya, maka kami akan ikut bertindak,” jawab Hayabusa tenang.
“Sudahlah, jangan mengharapkan para pasukanmu yang banyak itu, mereka semua sudah mati mengenaskan dengan kepala terpisah dari tubuhnya, beberapa juga ada yang mati karena racun yang kami buat, jadi sekarang bagaimana Penasehat Kerajaan?” tanya Hayabusa mengacungkan belatinya.
“Akuilah seluruh kejahatan yang ada padamu, jangan sampai membuatku harus membunuh kalian bertiga, oh tidak kalian berempat, kalau tidak salah orang itu bukan yang sudah memberikan kutukan pada sang ratu?” Hayabusa memainkan tekanan pembicaraan pada orang itu.
__ADS_1
“Hahaha! Boleh juga kamu anak muda, memangnya kenapa jika aku yang membuat ratu kerajaan kecil ini terkutuk dan membuatnya terbunuh secara perlahan?”
“Terlebih lagi, orang ini memberikan banyak nyawa gratis yang bisa aku gunakan untuk melakukan eksperimen manusia, itu merupakan perjanjian yang sangat menguntungkan, bukan? Hahaha!”
Guru Pengutuk itu ternyata tidak sepenuhnya tunduk pada Penasehat Kerajaan, bahkan dia sendiri yang mengakui kejahatannya dan membongkar kejahatan asli si penasehat dan kedua menteri lainnya.
“Tidak disangka, selain melakukan kejahatan yang sudah sangat parah, bahkan dia memberikan manusia hidup pada orang tua itu demi tujuannya, sangat hina sekali penasihat kerajaan dan kedua menteri itu.”
“Jadi, ribuan orang yang sudah menghilang selama ini, dia dalang dibalik itu. Sangat mengecewakan sekali, kita harus menyuruh raja untuk cepat mencopot jabatannya demi kebaikan kerajaan ini sendiri.”
Massa yang sudah dipersiapkan dengan baik memberikan komentarnya dan membentuk opini publik yang cukup keras pada komplotan Penasihat Kerajaan itu.
“Guru Pengutuk apa yang kamu katakan, kenapa kamu mengatakan itu semua di depan umum, bukankah itu sama saja dengan membongkar aib kita sendiri, apakah guru sudah bodoh!” marah Penasihat Kerajaan.
Guru Pengutuk itu langsung menghempaskan aura yang sangat kuat, dia berada di tingkat Grandmaster ✩ 2, jadi tidak heran dia bisa mengatakan hal tersebut dengan gampang tanpa beban.
“Dan karena kamu mengatakan untuk diam, apakah kamu pikir kamu pantas mengatakan itu padaku, maka aku akan memberimu dan kalian berdua hukuman!”
Guru Pengutuk itu kemudian melemparkan 3 iblis jiwa ciptaannya pada penasihat dan dua menteri tersebut, tapi berbeda dengan ratu, 3 iblis jiwa ini berguna untuk mengendalikan kesadaran ketiga orang itu secara penuh.
“Hahaha! Dengan begini, aku mendapatkan mainan baru dan untukmu anak muda, entah kenapa mataku tidak bekerja padamu dan tidak bisa mendeteksi seberapa besar kekuatanmu!”
“Jadi, aku berasumsi bahwa kamulah yang sudah mengangkat kutukanku, jadi bisakah kita bertarung anak muda dan tenanglah, aku tidak akan menyentuh orang-orang yang ada disini, aku hanya tertarik padamu saja!”
Guru Pengutuk itu sudah berhasil mengendalikan ketiga petinggi kerajaan dengan level Master ✩ 10 yang tadi secara penuh, kini dia mencoba untuk menantang Hayabusa untuk bertarung.
__ADS_1
“Terima kasih karena mengerti kekhawatiranku, tapi tebakanmu tadi sedikit salah, orang yang telah mengangkat kutukanmu adalah istriku, dia adalah Tabib dan Alkemis Surgawi, yang memiliki kekuatan jiwa lebih besar daripada milikmu! Bertarunglah dengannya!”
Hayabusa memberikan kode pada Hanabi untuk muncul, kemudian dia membisikkan sesuatu mengenai kelemahan dari Guru Pengutuk tersebut, lalu dengan senang hati Hanabi melakukannya.
“Meskipun dia lebih kuat beberapa level di atasmu, dia hanyalah orang yang mendapatkan kekuatan dengan cara kotor, jadi kekuatannya tidak akan bisa maksimal dan untuk ketiga cecunguknya itu biarkan ketiga senior yang mengurusnya,” ucap Hayabusa.
“Entah apa keistimewaanmu, tapi harus diakui semua perkataanmu benar, aku sangat kagum denganmu anak muda, maukah kamu menjadi muridku dan menerima semua pengetahuan yang sudah aku kumpulkan selama ini?” Guru Pengutuk itu mencoba menawarkan.
“Tentu saja jawabannya tidak, pak tua bodoh. Dengan kekuatanmu yang tidak seberapa itu, mungkin kamu tidak akan ada apa-apanya jika melawan musuh utamaku, aku saja berani menjadikan Hanzo Sang Demon King menjadi musuh, bagaimana bisa aku tunduk padamu?” ejek Hayabusa dengan tenang.
“Baru kali ini ada orang yang dengan jelas menolak ajakanku menjadi murid, aku adalah Guru Pengutuk Awan yang bahkan sangat sulit menerima orang lain, kamu terlalu sombong anak muda, aku harap kamu tidak menyesal di kemudian hari!”
“Dan kamu tadi mengatakan Yang Mulia Hanzo? Apakah kamu sudah gila mengatakan menjadikannya musuh, bukankah sama saja dengan bunuh diri, bahkan meski ada 100 orang sepertimu itu bukanlah hal sulit untuk beliau!”
“Jadi, kamu kenal dengan Hanzo? Kalau begitu Hanabi, kita ubah sedikit rencana, buat dia sekarat saja, jangan sampai membunuhnya, aku akan menginterogasinya nanti, selamat bertarung, sayang.”
Hayabusa kemudian bergegas mengevakuasi semua orang untuk keluar dari ruangan tersebut, dia ingin cepat-cepat melakukannya, karena takut Hanabi akan kalah melawan Guru Pengutuk Awan tersebut.
Sedangkan ketiga senior ninja sudah bertarung dengan tiga orang yang dikendalikan oleh Guru Pengutuk Awan itu, tentunya mereka lebih unggul secara mata telanjang.
“Jadi, Pak Tua jadi-jadian bagaimana jika kita mulai pertarungan? Aku jijik sekali ketika mendengar kamu adalah seorang laki-laki yang mengambil rahim perempuan untuk dijadikan sebuah obat peningkat kultivasi! Aku akan membuatmu menyesal hidup pak tua!”
Hanabi dengan cakramnya yang sudah dilapisi aura tebal menyerang dengan kecepatan tinggi dan langsung mengincar leher dari Guru Pengutuk Awan itu, tidak lupa dia juga memberikan serangan jiwa di setiap serangan yang dikeluarkannya.
*BOOOM!
__ADS_1