LORD OF SHADOW SYSTEM

LORD OF SHADOW SYSTEM
Bab 037 - Membantai Kalajengking Besar.


__ADS_3

Hayabusa langsung mengirimkan proyeksi peta itu kepada setiap orang melalui telepati, kini 10 orang itu bisa melihat satu peta yang sama dan dalam berbagai sudut pandang.


“Sepertinya disana ada sebuah hal yang menarik, karena banyak Kalajengking Besar yang menjaga tempat itu, apalagi letaknya tepat di tengah reruntuhan ini,” ucap salah satu anggota kelompok.


“Bagus, itu artinya pandangan kita sekarang sudah sama. Kalau begitu mari kita menuju ke arah sana dengan kecepatan tertinggi, mari meringankan badan dan terbang!”


Sesuai dengan perintah Hayabusa, 10 orang itu langsung meringankan badan mereka dan terbang dengan bantuan energi serta aura milik mereka.


*WUSH!


*WUSH!


*WUSH!


Selama perjalanan menuju ke arah yang diincar, Hayabusa dan lainya melihat banyak pertarungan di berbagai sisi, tapi mereka acuh dengan semua pertarungan yang ada.


Sampailah mereka di titik yang dimaksud dan benar saja di tengah kerumunan Kalajengking Raksasa yang memiliki elemen api itu terdapat sebuah lubang mencurigakan.


[Terdeteksi Artefak Teleportasi (SS), kondisi rusak. Jika diperbaiki ke kondisi puncaknya, maka teleportasi antar benua bisa dilakukan dengan mudah.]


“Kita akan bertarung dengan semua kalajengking itu, kalian semua bersiap untuk mengeluarkan kekuatan terbaik kalian semua, paham?” tegas Hayabusa.


“Baik, Tuan muda!”


Hayabusa menunggu momen yang tepat dan mengeluarkan salah satu skill miliknya dan membuat 4 Bayangan sekuat dirinya untuk turun terlebih dulu.


“Hanabi gunakan Skill Ninjutsu : Soul Scroll milikmu dan buat semua kalajengking itu melambat, yang lainnya gunakan serangan jarak jauh untuk mengurangi musuh, lakukan!”


Perintah Hayabusa dijalankan satu per satu dengan baik, kini mereka semua sudah turun ke bawah dan melawan Kalajengking yang bukan besar lagi, namun raksasa.


Namun kerjasama 10 orang itu bukan isapan jempol belaka, mereka berhasil menghindari serangan api dan racun musuh dan malah menyerang balik dengan senjata masing-masing.


Hayabusa sendiri bisa membuat sudah mengontrol puluhan Kalajengking Raksasa agar menyerang dirinya, dia memisahkan diri dengan yang lainnya dan sudah mengeluarkan Belati Dewa Iblis miliknya.


***


Hayabusa menghindari serangan puluhan kalajengking secara langsung, terkadang dia juga berjalan di salah satu kaki kalajengking untuk mendekati kepalanya.

__ADS_1


*SLASH!


*SLASH!


*SLASH!


Bagian ekor kalajengking itulah yang paling diwaspadai oleh Hayabusa, selain bisa mengeluarkan bola api dan racun, mereka bisa menyerang dengan bilah tajam.


“Kalajengking ini memiliki kekuatan setidaknya setara dengan Epic ✩ 8 dan jumlahnya ada banyak, tidak heran ada harta tingkat SS di tengah sana.”


“Aku tidak boleh membuang waktu lagi, aku harus menyelesaikan ini dengan cepat agar tidak ada yang menyadari bahwa harta itu kita yang mengambilnya.”


Hayabusa meningkatkan kecepatannya, dia kali ini fokus terhadap salah satu Kalajengking Raksasa yang menurutnya paling kuat.


Dia memancing kalajengking itu untuk mengikuti langkah kakinya dan tepat setelah itu, Hayabusa mengeluarkan Skill Quad Shadow miliknya dan membelah satu kalajengking itu tepat empat bagian sama rata.


[Selamat! Master mendapatkan 460 ribu PS.]


“Bagus, aku akan melakukan hal yang sama lagi!” Hayabusa mengincar terus melakukan cara itu sampai tidak terasa dia sudah membunuh lebih dari 20 kalajengking besar.


Begitu juga dengan semua bawahannya, meskipun cara mereka berbeda-beda, tapi hasil yang sama bisa didapatkan, meskipun pada akhirnya tidak sebanyak Hayabusa.


“Kalian semua sangat hebat, sekarang mari kita masuk ke dalam lubang yang memiliki panjang 10 meter ini!” ajak Hayabusa setelah memastikan tidak ada monster di dalam.


Hanabi dan lainnya mengangguk dan mengikuti Hayabusa terjun begitu saja masuk ke dalam lubang gelap itu, hingga akhirnya mereka sampai di dasar lubang tersebut.


“Ini cukup lembab, seharusnya terasa dingin, namun kenapa malah terasa begitu hangat di bawah sini, apakah itu karena Artefak yang diberitahukan Loss?” batin Hayabusa.


“Ikuti aku …” Hayabusa berjalan memimpin di depan, semakin mereka berjalan, makin hangat terasa hawa di sekitar dan ini menimbulkan kecurigaan.


“Awaaaaaas!” Hayabusa sudah memberi peringatan sedini mungkin, tapi tetap saja hal itu terlambat dan serangan jiwa yang berasal entah dari mana itu mengenai bawahannya.


*WUSH!


*WUSH!


*WUSH!

__ADS_1


“Siapa yang berani datang kemari dengan tidak sopan, maka sudah seharusnya dia mati dan harus menerima amarah Penjaga Utama Klan Fujiwara Ilahi!”


Sebuah suara keras muncul dari bawah pijakan mereka, kemudian semua dinding dan tanah bergetar hebat, lelu menampilkan batu hidup yang berisi sebuah roh pejuang.


“Apakah kamu terluka, Sayang?” tanya Hayabusa pada Hanabi yang sudah berada dalam gendongannya, dia sangat khawatir, karena serangan jiwa tadi paling telak mengenai kekasihnya itu.


Hanabi langsung pingsan seketika dan digendong Hayabusa di punggungnya, untungnya bawahannya yang lain berhasil bangun tepat waktu, sebelum Golem tadi menghantam tempat mereka itu.


*BOOOM!


Hayabusa dan lainnya berhasil menghindar dan sekarang mereka semua bergegas menuju ke atas. Hayabusa berniat masuk ke dalam sendirian.


“Kalian jaga istriku dan lihatlah sekitar dengan seksama, jangan biarkan siapapun mendekat. Sepertinya istriku akan pingsan selama beberapa saat kedepan, mengerti?” tanya Hayabusa tegas.


“Baik, Tuan muda. Kami semua akan menjaga Nona dengan nyawa kami sendiri. Tapi, apakah Anda benar-benar akan masuk ke dalam sana sendirian?” tanya salah satu bawahan.


Hayabusa mengangguk mantab, lalu dengan sigap Hayabusa kembali ke dalam lubang dan menuju tempat yang tadi, hanya dengan dirinya sendiri, dia sekarang mampu bergerak bebas.


“Hei Golem Penjaga, aku akan membuat perhitungan denganmu karena telah melukai istriku, terima ini!” Hayabusa menebaskan Belati Dewa Iblisnya, namun dampak serangan yang diberikan terlalu kecil, akhirnya dia mengganti senjata.


“War Axe (S) keluarlah! Mari kita hancurkan tubuhmu yang penuh dengan batuan itu dengan Kapak Perang ini! Hancurlah!” Hayabusa sudah mulai menyerang.


*BOOM!


*BOOM!


*BOOM!


“Para penyusup tidak tahu diri harus dihukum dengan kematian, Golem Roh sudah mendeteksi penyusup yang tidak mau tunduk, oleh karena itu Golem Roh memasuki pertahanan terkuat!”


Golem itu semakin mengecil, namun kekuatan serta kecepatannya semakin tidak masuk akal, dia kini sudah setara dengan seorang Legend ✩ 5.


Kekuatan yang sebenarnya masih dalam batas wajar musuh yang bisa dikalahkan oleh Hayabusa. Tapi yang membuat golem itu istimewa adalah kekuatan setiap bagian tubuh dan jika ada tubuh yang hancur, dia bisa cepat memperbaiki diri.


“Hah … hah … hah … aku sudah menggunakan skill Quad Shadow dan menyerangnya dari 4 sisi secara langsung, tapi tubuhnya yang terputus dan hancur bisa kembali lagi dengan cepat kurang dari satu detik!”


Hayabusa mengambil jarak dari golem tersebut, sambil memikirkan bagaimana strategi yang akan digunakan olehnya untuk mengalahkan golem tersebut.

__ADS_1


“Aku menemukan sebuah ide!”


__ADS_2