
“Izinkan saya berterima kasih dengan tulus, aku tidak menyangka bahwa aku yang sebelumnya cacat karena gagal dalam menjalankan misi bisa memiliki tubuh yang lebih sehat dari dahulu kala.”
“Bahkan aku tidak menyangka keinginan terbesarku bisa terbang di langit dan bisa mengelilingi dunia ini sambil terbang bisa terbayarkan, dengan ini semua, aku ingin memberikan kesetiaan tertinggi pada Anda, Hayabusa.”
Hayabusa melirik ke arah Ketua Klan, dia tidak bisa memutuskan sendiri karena bagi seorang ninja, arti dari Kesetiaan Tertinggi adalah menjadikan orang tersebut adalah budaknya.
Bahkan jika dia harus membunuh sesama rekan ninja, dia harus melakukannya apabila itu merupakan perintah dari orang yang menerima Kesetiaan Tertingginya.
“Aku mengizinkannya, aku tidak berpikir bahwa kamu akan membawa pengaruh buruk pada mereka semua, dengan berkah yang kamu berikan, aku yakin bukan hanya dia saja yang akan memberikan Kesetiaan Tertingginya padamu, mungkin aku juga akan seperti itu,” ucap Ketua Klan enteng tanpa memedulikan jabatannya.
“Kalian semua sudah melihat bagaimana ninja cacat yang sudah bertahun-tahun lamanya bisa disembuhkan atau lebih tepatnya konstitusi tubuh orang ini bisa diperbaiki menjadi lebih baik, bukankah sudah saatnya kita mencari Inti Monster sebanyak mungkin,” ajak Ketua Klan dengan semangat.
Entah sejak kapan, Ketua Klan Benjiro yang biasanya keras kepala ini, semakin menjadi penurut setiap harinya, bahkan dia dan para tetua yang lain tidak sadar akan perubahan itu.
“Ketua Klan bukannya aku ingin mengurangi semangat kalian, akan tetapi aku hanya bisa melakukannya sekali sehari, sedangkan seluruh anggota klan kita ada sekitar 200 orang.”
“Jadi meskipun kalian mencari inti monster sekarang, masih bisa aku serap semuanya namun tidak mengubah bahwa aku hanya bisa melakukan hal ini sehari satu orang.”
Hayabusa memberikan alasan seperti itu agar tidak ada orang curiga dengan kelebihan yang dimilikinya, padahal dia bisa saja membuat semua orang memiliki konstitusi tubuh baru selama dia memiliki poin.
Namun, karena ini adalah saran dari Loss, maka Hayabusa hanya bisa mengikuti agar tidak terlalu menimbulkan kecemburuan keluarga dan klan besar lainnya, yang tentunya akan sangat merepotkan.
“Tenang saja, selama setahun penuh, kita tidak akan menerima permintaan dari orang lain, kita semua hanya akan fokus berburu monster dan menyediakan inti monster untuk Hayabusa!”
“Jangan ada yang yang bermalas-malasan selama setahun ini, kita akan membuat beberapa kelompok pemburu yang akan menyebar ke empat arah sekaligus!”
“Setiap kelompok akan dipimpin oleh beberapa tetua, kita akan menggunakan sistem estafet antar daerah, agar semua inti monster bisa dikirim ke klan ini selama satu minggu!”
Hayabusa yang melihat Ketua Klan langsung mengambil keputusan krusial sangat senang, namun dia lupa memberitahukan mengenai batas waktu inti monster yang sebenarnya hanya alasannya saja.
“Ketua Klan, karena kekuatanku sedikit naik, maka sekarang aku bisa menerima inti monster yang sudah diambil selama dua minggu dan nanti akan bertambah seiring kekuatanku semakin besar,” jelas Hayabusa.
“Kalian dengar itu semua, meskipun Hayabusa mengatakan itu, aku sudah menghitung dengan cermat, batas kalian membawa seluruh inti itu adalah 10 hari tidak boleh lebih, kalian semua mengerti!”
“Kami semua mengerti, Ketua Klan!”
“Baik, sekarang mari kita mulai perburuan seluruh monster yang ada di daratan ini! Sisakan seratus ninja yang menjaga kediaman ini, kita akan bergantian selama sepuluh hari sekali!”
__ADS_1
“Baik, Ketua Klan!”
Ketua Klan Benjiro dan para tetua sangat bersemangat, bagaimanapun dengan kehadiran Hayabusa, hidup mereka menjadi lebih berwarna dan bervariatif. Terutama kekuatan mereka juga semakin lama semakin kuat, ini sangatlah baik demi semuanya.
Mereka semua sudah membagi pasukan sesuai rencana dan langsung pergi ke beberapa hutan yang memiliki jumlah monster yang berlimpah. Mereka langsung berburu dengan ganas.
Di dunia ini menemukan hutan seperti itu tidaklah sulit. Karena hampir dua pertiga populasi dunia ini dihuni oleh para monster, karena siklus melahirkan para monster lebih cepat dibandingkan manusia.
Hayabusa sendiri tertinggal berdua dengan ninja tadi.
“Aku menerima Kesetiaan Tertinggi milikmu dan perintah pertamaku adalah ikut dalam perburuan monster bersama yang lainnya, bunuh banyak monster dan kirimkan inti monsternya padaku dengan terbang, paham?” jelas Hayabusa.
“Tentu saja, Tuan. Sekarang aku sendiri yang akan membuat semua orang lebih termotivasi dengan menunjukkan kekuatanku, aku pergi dulu Tuan Hayabusa,” ucap Ninja Angin itu dan menghilang begitu saja.
Hayabusa yang sedikit terlalu lelah karena baru pertama kalinya memasangkan konstitusi tubuh baru pada orang lain terlihat duduk santai di salah satu kursi tetua.
“Hal aneh apalagi yang membuat semua orang diluar sangat ramai, kamu telah menjanjikan mereka apalagi, Sayang?” Hanabi yang baru saja datang langsung bertanya.
“Bukan apa-apa, aku hanya ingin membuat klan ini menjadi jauh lebih kuat dan setahun lagi, kamu bisa melihat perubahan besar yang akan dilakukan oleh klan ini,” ucap Hayabusa senang.
“Memangnya seberapa besar perubahannya, tidak mungkin mereka semua menjadi dewa kan? Meskipun kamu penerima berkah Dewa Phoenix tapi tidak sampai titik itu bukan?” tanya Hanabi lucu.
“Jadi, kata-kata asalku tadi benar-benar akan terjadi, bukankah kamu terlalu hebat karena bisa melakukan itu semua, Sayang? Kamu seperti Kaisar Dewa saja, bisa menjadikan orang lain dewa semaunya,” ucap Hanabi bercanda.
“Entah aku Kaisar Dewa atau bukan, tapi memang dengan adanya Loss, maka aku bisa melakukan semua hal yang aku inginkan menjadi kenyataan,” gumam Hayabusa dalam hati.
Hayabusa kemudian bercerita mengenai apa yang sudah dilakukannya tadi pada salah satu ninja yang cacat, Hanabi mendengarkannya dengan seksama.
Kedua orang itu kemudian berbincang panjang lebar mengenai rencana berikutnya setelah semua orang sudah mendapatkan konstitusi tubuh baru.
Hingga tak terasa obrolan mereka berdua yang sudah sangat tinggi memakan banyak waktu dan matahari sudah mulai tergelincir di atas sana.
[Selamat! Master telah naik level.]
[Selamat! Master telah naik level.]
[Selamat! Master telah naik level.]
__ADS_1
“Belum sampai satu hari namun, mereka semua sudah mendapatkan poin sebanyak ini. Loss sekarang tolong tampilkan status milikku, aku ingin melihat penambahan level dan poinku secara real time!” pinta Hayabusa.
[Perintah Master diterima!]
[Status]
Nama : Hayabusa
Level : 298
Tingkat : Master ✩ 9
STR : 2.980 x 10
AGI : 5.023 x 10
VIT : 7.890 x 10
INT : 9.709 x 10
Skill : Phantom Dagger (S).
Senjata : Belati Dewa Iblis (SS).
Tubuh : Penguasa Kekosongan : Phoenix Bayangan.
Akar : Akar Spiritual 9 Putaran Surgawi.
Poin Sistem : 78.679.
Uang : 100 emas, 1.000 perak.
[TOKO.]
[Versi 2.0.]
Khusus tampilan level, tingkat dan poin sistem, mereka berubah setiap detik secara real time, Hayabusa terlihat sangat fokus dengan layar transparan di depannya, hingga lupa bahwa istrinya masih di sana.
__ADS_1
“Dia mulai lagi, kalau sudah menatap ke udara kosong seperti itu, pasti dia akan tersenyum sendiri dan meskipun aku panggil dia tidak akan menoleh, dasar laki-laki!”
Hayabusa tak berpikir banyak lagi, dia masih sibuk membuat pil-pil untuk melatih keterampilan Tabib dan Alkemis miliknya, dia meninggalkan suaminya yang masih menatap udara kosong itu sendirian.