
“Uhuk … aku tidak menyangka kamu sudah berkembang sampai di titik ini, padahal dulu kamu masih jauh di belakangku. Ini pasti karena rahasia yang dimiliki Klan Scarlet itu!” tuduh Klan Samurai Darah.
“Aku tidak akan membantah, lagi pula kamu setelah ini juga akan mati, aku tidak akan merahasiakan lagi, karena rahasia yang dimiliki klanku itu adalah Hayabusa, menantuku sendiri!”
Ketua Klan Benjiro sudah memegang panah api di tangan kanannya dan tinggal mengayunkan tangannya saja untuk membunuh Ketua Klan Samurai Darah yang terkapar lemas.
“Hah! Menantu? Bajingan kecil itu adalah rahasiamu?” Ketua Klan Samurai Darah tidak terima dengan fakta itu. Dia selama ini mengira bahwa rahasia musuhnya itu adalah sebuah harta.
Ternyata perkiraannya salah dan ternyata rahasia musuh adalah seorang manusia yang memiliki fleksibilitas lebih tinggi serta lebih menakutkan. “Jadi, kamu belajar dari harta peninggalan Klan Shadow masa lalu itu?”
Ketua Klan Benjiro tidak menjawab, biarkan kesalahpahaman musuhnya itu menjadi-jadi. Dia sendiri memang tidak berniat menceritakan banyak keajaiban yang diberikan Hayabusa.
Dia menggunakan alibi untuk mengelabui beberapa orang yang sudah datang. Namun belum menunjukkan kehadiran mereka, sepertinya sedang menunggu tanggapannya.
__ADS_1
“Kurang lebih seperti itu, sekarang kamu sudah tahu rahasia kekuatan klan milikku. Sudah waktunya kamu mati Ketua Klan Samurai Darah! Matilah!” Ketua Klan Benjiro menusukkan panah petir miliknya tepat ke tengah alis musuhnya itu.
*CRACK!
Suara retakan tengkorak kepala Ketua Klan Samurai Darah terdengar begitu renyah. Dan setelah mengerang kesakitan, musuhnya mati dengan sebuah lubang di tengah kepalanya.
Daichi yang melihat itu tidak bisa tinggal diam, dia meluncur sambil menggunakan salah satu skill terkuatnya. Tapi, dia dihadang oleh seseorang yang amat dikenalnya.
“Pangeran Satoru dari Kerajaan Bulan Sabit! Apa maksud Anda melakukan ini? Bukankah kerajaan sudah mengatakan tidak akan ikut campur dengan–”
Pangeran Satoru bersama dengan para petinggi istana kerajaan menunjukkan dirinya. Dia juga memukul tengkuk Daichi untuk membuatnya pingsan di tempat.
“Klan Samurai Darah dan Klan Samurai lainnya dihukum dengan menyerahkan seluruh wilayahnya pada Klan Scarlet yang merupakan pemenang perang antar klan!”
__ADS_1
“Dan setelah kejadian peperangan ini, Klan Samurai akan bergabung menjadi satu dan hanya diperbolehkan menjadi satu klan saja, ini adalah keputusan kerajaan!”
Pangeran Satoru berteriak kencang kepada semua orang, dia juga mengumumkan bahwa seluruh klan samurai akan menjadi tawanan perang bagi pihak Klan Scarlet.
“Ini semua tidak adil, bagaimana bisa Anda memutuskan secara sepihak, Klan Samurai Kami masih belum kalah! Ada ada dengan Kerajaan Bulan Sabit ini?” protes seseorang.
*SLASH!
“Bagi siapa saja yang membantah akan bernasib sama dengan orang ini. Kami akan memenggal siapapun yang tidak taat dengan perintah Sang Raja Bulan Sabit!” tegas Pangeran Satoru.
“Sepertinya Klan Scarlet sudah menang, jadi aku terserah kalian semua, mau melanjutkan perang yang sudah terlihat siapa pemenangnya, atau melakukan perintah Pangeran Satoru.”
Hayabusa mengeluarkan pendapatnya, tapi dalam hatinya semua kejadian ini begitu kebetulan, hingga akhirnya dia berpikir bahwa Pangeran Satoru ini ingin meminta sesuatu darinya nanti.
__ADS_1
“Jangan omong kosong! Kami semua masih akan berjuang sampai darah titik penghabisan! Bagi seluruh anggota klan samurai, jangan mau kalah dengan konspirasi busuk ini!”
“Bila kita memang akan mati! Maka matilah dengan terhormat bersama peperangan! Jangan ada yang menyerah dan berwajah menyedihkan! Majuuuuuuuuuuuu!”