LORD OF SHADOW SYSTEM

LORD OF SHADOW SYSTEM
Bab 008 - Melakukan Leveling Dengan Gila.


__ADS_3

Aula Tetua, Klan Scarlet.


“Sungguh mengenaskan sekali mengenai apa yang terjadi dengan Klan Shadow, perintahkan beberapa orang kita untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi dengan rival klan kita itu!”


“Dan sekarang, aku umumkan pada kalian semua, bahwa Hayabusa akan menjadi bagian dari Ninja Klan Scarlet, tidak peduli apapun, kita akan menjadi keluarga barunya! Kalian semua mengerti?”


Ketua Klan Scarlet atau ayah Hanabi sudah mendengar mengenai kejadian Klan Shadow dan berkah Phoenix yang diterima oleh Hayabusa, tentunya dia tidak ingin melepaskan Hayabusa begitu saja.


Karena, dengan kekuatan yang sebesar itu, Hayabusa bisa menjadi salah ninja terbaik dan kekuatan besar yang bisa menopang Klan Scarlet menuju ke puncak dunia. Apalagi rival mereka sesama ninja sudah tidak ada lagi.


“Baik, Ketua Klan. Kami semua akan segera menyelidiki mengenai apa yang sebenarnya terjadi, saya mohon undur diri untuk segera melakukan tugas tersebut.” Salah satu tetua meninggalkan aula dan langsung melakukan perintah Ketua Klan.


“Hanabi, kemarilah! Bagaimana pendapatmu jika aku menikahkanmu dengan Hayabusa? Kalian berdua merupakan dua ninja muda terbaik yang ada saat ini.”


“Apalagi Hayabusa juga membutuhkan seseorang sebagai teman cerita setelah kejadian kejam yang menimpa klannya, jawablah sekarang, Anakku!”


Ketua Klan langsung menanyakan poin paling penting dari segi pengikatan hubungan antara Hayabusa dan Hanabi, hal ini ditempuh agar Hayabusa tidak diambil oleh kekuatan atau klan lainnya.


Karena setelah berita berkah dari Phoenix yang diterima Hayabusa, suatu saat akan sulit sekali menyimpan rahasia itu, jadi lebih baik mulai sekarang sudah ditentukan ikatan yang kuat yaitu pernikahan.


“Aku akan memikirkannya, Ayah. Tapi, seperti yang ayah tahu juga, pasti Hayabusa akan menolak dengan alasan ingin balas dendam pada orang yang membantai klannya itu,” jawab Hanabi.


“Jadi, lebih baik kita bicarakan mengenai hal ini nanti saja, aku tidak ingin membuat Hayabusa terbebani dengan ikatan pernikahan atau yang lainnya, bisakah ayah melakukan itu?” pinta Hanabi.


Ketua Klan Scarlet terdiam dengan permintaan Hanabi, seharusnya dia senang bisa menikah dengan Hayabusa, karena memang selama ini dia mencintainya.


“Ternyata kamu sudah dewasa ya, Putriku. Baiklah, sekarang kamu akan menggantikan kakakmu yang meninggal di Klan Shadow akibat tragedi itu, sebagai penerusku,” tegas Ketua Klan.


“Kamu harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menjadi Ketua Klan di masa depan, jangan sampai mengecewakan ayah dan anggota klan lainnya, berusahalah menjadi lebih kuat lagi.”


“Jika memang Hayabusa memiliki berkah dari salah satu Dewa Mata Angin, buktikan bahwa kamu bisa melewati keterampilan Hayabusa, apakah kamu menerima tantangan, Ayah?”

__ADS_1


“Tentu saja, Ayah. Aku akan melakukan yang terbaik dan akan menjadi pemimpin yang ideal untuk Klan Scarlet di masa depan.”


Ketua Klan dan Hanabi saling memandang dengan penuh percaya diri, keduanya memang memiliki karakter yang hampir mirip, yaitu membutuhkan tujuan untuk menjadi lebih kuat lagi dari sebelumnya.


*


*


*


Di salah satu kamar murid, Klan Scarlet.


“Haaaaaaa … Ayah … Kakak … ” Hayabusa terbangun dari pingsannya, dia sudah tak sadarkan diri selama tiga hari lamanya dan dalam mimpinya dia melihat lagi kejadian yang memilukan itu.


“Huh … sepertinya aku memang harus membunuh Hanzo lebih cepat lagi, sisa-sisa jiwa Hayabusa yang asli masih mengikatku untuk melakukan keinginan terakhirnya untuk balas dendam.”


“Sistem, apakah penggabungan kemarin berhasil? Apakah ada kelainan dalam proses penggabungan? Aku ingin melihat semua informasi dengan detail!”


[Selamat pagi, Master. Silakan melihat layar transparan yang ada di depan Anda, di sana sudah terlihat bagaimana perubahan yang terjadi dan terletak di bagian mana saja.]


“Jadi aku bisa mengeluarkan energi bayangan dan energi kekosongan, aku juga memiliki sebuah elemen api khusus yang berwarna ungu kehitaman.”


“Aku juga bisa membentuk elemen api ungu itu menjadi sayap layaknya seorang phoenix yang bisa terbang bebas di langit, menarik sekali, kalau begitu sekarang aku akan langsung meningkatkan level.”


[Tentu saja, apakah Master ingin memunculkan sebuah Misi? Dengan Misi yang diberikan oleh sistem, maka Master bisa mendapatkan Poin Sistem, sedangkan setiap membunuh makhluk hidup Master akan mendapatkan EXP, yang berguna untuk menaikkan level.]


“Boleh juga, Loss. Sebelum itu mari kita buat rencana besar selama lima tahun kedepan, aku tidak ingin melawan Hanzo dengan gegabah dan malah bisa membuatku mati, mari kita berdiskusi.”


[Tentu saja, Master. Dengan senang hati Loss akan memberikan banyak saran yang paling optimal, agar membantu tujuan Master.]


Selamat pagi itu Hayabusa dan sistemnya membahas mengenai rencana apa saja yang akan dilaluinya selama lima tahun berikutnya, mulai dari dari garis besar sampai detail-detail kecilnya. Dan karena itu, sebuah misi berantai terpicu.

__ADS_1


[Selamat! Master mendapatkan sebuah Misi Wajib!]


[Mengalahkan Demon King Hanzo.]


[Syarat penyelesaian : bisa membunuh Hanzo dan seluruh anak buahnya dan memusnahkannya atau setidaknya mengembalikannya ke dunia bawah.]


[Batas waktu : 5 tahun.]


[Hadiah : 1 miliar PS & Pedang Pendek Darah.]


“Kamu memang benar-benar sangat baik, Loss. Kalau begitu aku tidak akan membuang waktu lagi, mari kita meminta izin pada Ketua Klan untuk segera meningkatkan level dan kekuatan kita.”


Hayabusa sudah keluar dari kamarnya dan menuju ke aula tetua, disana dia melihat Hanabi dan Ketua Klan yang sedang berbicara dengan serius, kemudian dia menyampaikan maksud dan tujuannya.


“Apa kamu sudah gila? Kamu baru saja terlibat dalam pertempuran dan tragedi yang besar, apalagi kamu baru selesai menerima berkah Dewa Mata Angin, apakah–”


Hayabusa memotong perkataan Hanabi yang terus menceramahi dirinya, dia kemudian mengungkapkan alasan dan pendapatnya yang sangat masuk akal.


“Andaikan kamu di posisiku, bukankah apa yang aku lakukan ini sudah sangat benar? Aku akan melatih insting bertarung dan membuat pertumbuhan kekuatan yang signifikan.”


“Karena semakin lama aku bersantai, maka orang yang telah membantai keluargaku juga akan semakin kuat, jadi aku tidak bisa bermalas-malasan disini, jadi apakah boleh Ketua Klan?”


Hayabusa memaksa minta izin, hingga akhirnya Ketua Klan tidak lagi memiliki alasan untuk menolaknya, tapi dia memerintahkan Hanabi untuk ikut bersama dengan Hayabusa.


“Terima kasih, Ketua Klan. Kalau begitu ayo kita berangkat Hanabi!” Hayabusa menarik tangan Hanabi dan kemudian keluar dari aula tetua, mereka berdua menuju ke sebuah Hutan Ribuan Monster untuk berlatih.


*


*


*

__ADS_1


“Akhirnya aku bisa melakukan leveling dengan gila-gilaan, aku bisa merasakan ada banyak monster dan binatang buas yang siap menjadi EXP-ku,” gumam Hayabusa dalam hati, setelah sampai di hutan itu.


“Kamu sedikit berbeda Hayabusa, menurut perkiraanku, kamu akan bersedih dan tenggelam dalam kemarahan yang tak terkendali, tapi melihatmu semangat seperti ini, aku ikut senang,” ucap Hanabi yang membuat Hayabusa sedikit salah tingkah.


__ADS_2