
Sesuai perkataan Hayabusa, tepat tengah malam beberapa hawa kehadiran tak dikenal sudah mengintai kamar utama yang disewa oleh Klan Scarlet.
“Kalian semua sudah siap, kita akan melakukannya seperti biasanya, senyap dan bersih! Paham?” tanya Hayabusa meningkatkan moral bawahannya.
“Baik, Tuan muda!” jawab seluruh bawahan yang sudah mengenakan pakaian Khan Ninja Klan Scarlet, di seluruh tubuh mereka juga sudah siap dengan berbagai senjata kecil.
“Tunggu dulu, lalu kenapa kamu tidak memperbolehkanku untuk ikut membasmi mereka semua? Apakah karena aku kurang kuat dan hanya menjadi beban?” potong Hanabi.
“Karena kamu sepertinya masih kelelahan, jadi aku tidak mau kamu memaksakan diri, terlebih lagi aku merasakan bahwa kamu akan segera naik tingkat,” jawab Hayabusa.
“Aku pun juga merasa demikian, entah kenapa setelah aku terkena serangan jiwa waktu itu, aku serasa bisa menerobos tingkat selanjutnya bahkan mungkin bisa langsung ke Epic ✩ 6,” paham Hanabi.
“Oleh karena itu, lebih baik kamu menerobos tingkat saja, karena besok kita akan langsung pulang menuju Klan Scarlet,” bujuk Hayabusa.
“Baiklah, aku akan mencoba menerobos malam ini, semoga misi kalian membunuh semua pengganggu itu berhasil tanpa kendala,” harap Hanabi sungguh-sungguh.
*CUP!
“Terima kasih, kalau begitu kami bergerak terlebih dulu. Aku juga sudah memasang beberapa pelindung di kamar ini, sampai jumpa nanti lagi!”
Setelah mencium istrinya itu, Hayabusa dan bawahan lainnya langsung bergerak menuju ke bagian atas, bawah, samping kamar, mereka semua sudah memblokir semua pintu masuk.
Beberapa saat kemudian…
“Argh…” Hayabusa berhasil membunuh satu orang yang sudah menyusup ke kamar, dia membunuhnya langsung dengan menusuk jantung serta membungkam mulutnya.
[Selamat! Master mendapatkan 100 ribu PS.]
Bertepatan dengan itu lalu dia merasakan ada beberapa orang yang memiliki tingkat kekuatan antara Epic dan Legend mulai masuk secara masif.
Tak butuh waktu lama, Hayabusa yang sudah melacak semua posisi musuh langsung menggunakan skill istimewanya, “Ninjutsu : Quad Shadow!”
Empat bayangan keluar dari tubuhnya dan langsung menyerang musuh dari titik buta, dalam satu kali gerakan semua musuh tingkat Epic mati seketika.
[Selamat! Master mendapatkan total 500 ribu PS.]
Para penyusup itu berjumlah lebih dari 50 orang, kekuatan ini dikerahkan demi bisa merebut Pedang Ganda Api & Air peringkat S yang dimiliki oleh Hayabusa.
__ADS_1
Cara bermain Klan Oda ini sangat rapi dalam operasinya, di sore hari sebelumnya, mereka sudah mulai mengosongkan penginapan tempat Hayabusa menginap.
Klan Oda tidak ingin perbuatan buruk mereka diketahui banyak orang dan cara ini juga biasanya digunakan oleh klan-klan besar yang ada di benua ini.
“Tapi apa-apaan ini, kenapa tim yang sudah masuk tidak memberikan laporan lagi, apakah mereka sudah dilumpuhkan?” gumam Tetua Oda Akemi yang berada di salah satu kamar.
“Sepertinya begitu Tetua, kami juga mendapatkan laporan bahwa seluruh bawahan kita yang memiliki tingkat kekuatan Epic ✩ 5 ke bawah sudah kalah total,” jawab salah satu bawahan.
“Bagaimana ini Paman? Bukankah mereka hanya 10 orang saja? Kenapa mereka bisa membunuh orang-orang yang kita kirim dengan begitu cepat?” tukas Oda Haruki.
“Tenanglah terlebih dulu, masih ada orang-orang yang kurang lebih di bawahku sedikit dalam hal kekuatan, aku yakin mereka akan mampu mengalahkan Hayabusa itu!” terang Tetua Oda Akemi.
Semua orang mengangguk paham, kali ini mereka akan mempercayakan pada bawahan-bawahan yang berada di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam penyerangan yang terjadi, akhirnya Hayabusa bertemu dengan musuh yang bisa membuatnya sedikit kesulitan, dia melawan 10 orang tingkat Legend sendirian.
*TING!
*TING!
*TING!
“Bukannya aku tidak mau memberikannya pada kalian, tapi apakah kalian mampu mengambilnya dariku, bahkan 10 dari kalian saja, masih belum bisa menumbangkan aku!” ejek Hayabusa.
‘Loss tolong belikan Skill yang bisa digunakan untuk menganalisis kelemahan musuh, sesuaikan dengan banyak poin sistem yang aku miliki sekarang,’ perintah Hayabusa.
[Perintah diterima! Pilihan yang terbaik sekarang adalah mengaktifkan Mata Phoenix, apakah Anda ingin mengaktifkannya hanya dengan 10 juta PS saja?]
‘Tentu saja, itu adalah hal yang murah dibanding dengan kegunaannya, kalau begitu lakukan secara instan!’ sambung Hayabusa sambil bersiap menerima rasa sakit.
[Divine Phoenix Eyes peringkat SSS sudah diaktifkan dengan 10 juta PS. Master sekarang bisa melihat semua kelemahan musuh dan bisa memprediksi gerakan beberapa langkah gerakan lawan.]
[Sisa : 60 Juta PS.]
“Kenapa tidak sakit sama sekali? Tidak seperti biasanya, tapi lebih baik aku tanyakan itu nanti saja, sekarang lebih baik aku mengalahkan 10 musuh di depanku ini!”
“Divine Phoenix Eyes : Buka Kelemahan Musuhku!”
__ADS_1
Dalam pandangan Hayabusa sekarang, dia bisa melihat semua kelemahan musuh dan seperti ada sebuah benang penghubungan yang menuntunnya melakukan serangan.
“Dasar anak muda tidak tahu terima kasih, kalau kamu memang tidak mau dikasihani, maka kami semua tidak akan segan-segan lagi!”
10 Penyerang tingkat Legend itu sudah bergerak menyerang Hayabusa dari berbagai arah, tempat pertarungan di atas genting itu membuat pergerakan mereka semua begitu luas.
“Belati kesayanganku, mari kita mulai pembantaian orang-orang ini, mari kita buat atap ini berlapis darah para pejuang tingkat Legend ini!” gumam Hayabusa sebelum tiba-tiba menghilang dari tempatnya.
10 Orang itu menahan serangannya dan langsung berbalik, mereka semua kini tahu arti dari senyuman Hayabusa sebelumnya, mereka bukanlah pemangsa tapi adalah mangsa itu sendiri.
*SLASH!
*SLASH!
*SLASH!
Hayabusa menghindari semua serangan musuh dari mulai serangan langsung vertikal, tebasan horizontal sampai lemparan bola energi, dia bisa melewatinya dengan baik.
Dan sampai akhirnya dia berhasil mencapai tubuh musuh musuhnya itu dan langsung menusuk dan menebaskan Belati Dewa Iblis miliknya dan membunuh mereka semua dalam 10 serangan saja.
[Selamat! Master mendapatkan total 5 juta PS.]
“Mata ini benar-benar sangat indah, apalagi dengan mata ini aku bisa melihat secara tembus pandang dan ternyata dalam dari semua ini ada di kamar itu ya?” batin Hayabusa melihat kamar tempat Tetua Oda Akemi dan Oda Haruki berada.
“Mari kita kunjungi mereka semua, aku akan minta mereka untuk bertanggungjawab atas apa yang sudah mereka lakukan,” senyum Hayabusa dan menyelinap masuk ke kamar musuhnya itu.
***
Di Dalam Kamar Tetua Oda Akemi.
“Bahkan 10 orang tingkat Legend tidak bisa mengalahkannya, sekarang lebih baik kita pergi dari sini, kita akan merebut pedang itu di kesempatan lain,” perintah Tetua Oda Akemi yang sudah bersiap melarikan diri.
“Cih, aku tidak menyangka ada orang yang satu generasi denganku dan para anak dari klan besar, memiliki kekuatan seperti itu, aku akan melampauinya suatu saat nanti!” kesal Oda Haruki.
Ketika mereka berdua dan beberapa bawahan lainnya ingin melarikan diri, terdengar sebuah suara dari balik pintu yang akan mereka buka.
“Oh … kenapa kalian terburu-buru keluar? Bukankah kita baru saja bertemu?” tanya Hayabusa sambil tersenyum di hadapan semua orang.
__ADS_1
“Awas Tetua dan Tuan muda, biarkan kami menghadapi orang ini, kalian berdua keluarlah dari jendela!” teriak beberapa bawahan yang mengawal mereka.