LORD OF SHADOW SYSTEM

LORD OF SHADOW SYSTEM
Bab 061 - Merebut Sebuah Tambang Emas.


__ADS_3

Hayabusa dan seluruh rombongannya sudah sampai di Istana Kerajaan Bulan Sabit. Mereka semua disambut dengan hangat oleh Pangeran Satoru dan Raja Bulan Sabit sendiri.


Mereka semua dipersilakan untuk masuk ke dalam istana, karena jamuan sudah disediakan dan mereka juga berbasa-basi ringan, sebelum akhirnya Pangeran Satoru menjelaskan lebih detail.


“Kami ingin mengambil alih Tambang Emas yang ada di perbatasan itu. Karena wilayah itu seharusnya menjadi milik kerajaan ini, sayangnya sekarang dikuasai pihak musuh,” jelas Pangeran Satoru.


“Karena nilai dari tambang itu sangat besar, bahkan bisa digunakan untuk biaya operasional kerajaan ini selama 100 tahun berikutnya, oleh karena itu tambang tersebut sangat berarti bagi kami,” lanjut Pangeran Satoru.


“Aku bisa menilai tambang itu dari wajah kalian semua, namun apakah memang sepadan hanya demi uang segelintir itu kalian semua berperang dengan Kerajaan Gerhana Matahari itu?” tanya Hayabusa memastikan.


“Kami semua sangat yakin akan melakukannya, sudah sejak lama kami merencanakan penyerangan ini. Bahkan rencana ini sudah sampai bocor ke musuh. Dan sekarang tambang itu sedang dijaga ketat oleh musuh,” jelas Pangeran Satoru.


“Andaikan aku bisa memberikan kalian semua uang sebanyak itu, apakah kalian menghentikan serangan ini? Dan membiarkan Tambang Emas itu dikuasai oleh musuh?” Hayabusa bertanya untuk mengetahui karakter asli lawan bicaranya itu.

__ADS_1


Pangeran Satoru tidak bisa menjawab, dia tidak siap menerima pertanyaan yang diluar perkiraannya itu. Untung ada Raja Bulan Sabit yang mengambil alih percakapan.


“Bukankah seharusnya kamu sudah mengetahui jawabannya Tuan Muda Hayabusa? Kalian adalah sebuah Klan Ninja terbesar di benua ini, kami meniru cara pikir kalian semua,” jawab Raja Bulan Sabit tenang.


Hayabusa tersenyum, lalu dia berdiri dari tempat duduknya sambil mengajak semua orang berangkat sekarang juga. “Lalu kenapa masih disini, bukankah kita harus membunuh musuh itu?”


“Tentu saja kami akan berangkat, tapi rencananya akan dilakukan nanti malam. Karena jika kita menyerang pada siang hari seperti ini, maka musuh akan lebih siap dan kita akan kalah,” jelas Pangeran Satoru.


“Percayakan 2000 orang diantara mereka dibersihkan oleh orang-orang yang aku bawa, kalian semua bisa menyerang yang lainnya. Kita akan mempercepat peperangan ini, bagaimana?” lanjut Hayabusa.


“Baiklah jika itu memang keinginanmu, tapi tolong beri kami waktu untuk menyiapkan semua orang. Kami akan siap dalam satu jam berikutnya,” pinta Pangeran Sataru.


“Silakan saja, gunakan waktu kalian dengan baik. Kalau begitu kami akan berangkat terlebih dulu, karena tugas kami sebagai pasukan utama dan mencari kelemahan musuh, kami berangkat dulu…”

__ADS_1


Hayabusa diikuti oleh Hanabi dan Kagura di belakangnya, lalu mereka bertiga berangkat menuju lokasi tambang yang dimaksud bersama dengan 100 orang anggota Klan Scarlet berbagai Lencana.


***


Sampai di sekitar Area Tambang Emas.


“Bagi seluruh Lencana Coklat yang ikut dalam misi kali ini, kalian semua aku perintahkan untuk melumpuhkan titik-titik vital musuh yang sudah aku kirimkan melalui telepati, paham?!”


“Kami paham Tuan Muda!”


“Buat musuh menganggap bahwa itu semua kecelakaan tambang dan buyarkan fokus mereka sampai sibuk dengan kecelakaan buatan itu, waktu kalian hanya satu jam, lakukan!”


“Baik Tuan Muda! Kami pergi dulu!”

__ADS_1


__ADS_2