
Tiba waktunya menyatakan perasaan nya pada seseorang yang dia kagumi selama ini. Perasaan campur aduk memikirkan di tolak atau diterima...? Bagaimana menyatakan perasaan ini..? Apa yang harus di lakukan jika dia menerima nya..? Begitu kira kira yang di rasakan han saat ini.
Dug dug dug dug... Bunyi detak jantung yang menggebu-gebu seakan berusaha keluar dari tubuh. Keringat dingin yang membahasi sekujur tubuh nya karena gugup. Bahkan rasa gugup nya terlihat begitu jelas. Ini adalah pengalaman pertama nya.
Tiba tiba...
Berlutut menengadahkan kepala sambil memegang buket bunga. "Youra aku tau, mungkin bagimu ini terlalu cepat. Perlu kau tau...aku..aku mengagumi mu sejak pertama kita bertemu.. Di tempat makan pinggir kota, di keramaian orang yang berlalu lalang sekedar mencari makan siang. Terlihat seorang gadis menari dengan lunglai dan senyum manis nya. Membawamu kemari hanya sebagian alasan,. tujuan ku sebenar nya adalah... agar aku semakin dekat dengan mu dan bisa menjalin hubungan yang lebih dekat. Youra... aku...aku menyukai mu.., maukah kau menjadi kekasih ku..?
"kal han ...dia... huft,. Aku tidak bisa menyakiti nya, jika aku menerima pernyataan cinta nya bukankah akan menyakiti nya. Aku tidak memiliki perasaan seperti itu untuk nya. Jika itu Dia aku mungkin sudah menerima nya sedari tadi .. ya tuhan apa yang aku lakukan.. disaat seperti ini malah memikirkan seseorang yang bahkan tidak perduli kau sudah makan atau belum. uh. ... #gumam youra yang bingung mau jawab apa.
Memainkan botol minum agar tidak canggung, berusaha pergi dari tekanan Han. "kak..aku sudah selesai disini.. ayo kita bicarakan di tempat lain..ini ruang pelatihan kan,akan ada hal buruk jika seseorang melihat kita.
Memegang tangan youra untuk menahan nya pergi. Masih dalam posisi berlutut tanpa menatap mata youra.."jadi apa jawaban mu..? apakah aku di tolak..?
Youra tersentak,mata nya terbuka lebar. Han terlihat lemah dari pandangan youra sekilas. Tubuh nya berhenti bergerak karna cengkraman tangan Han yang tidak membiarkan nya pergi. Dia juga merasa tertekan,di sisi lain dia memikirkan bahwa Han lah yang menjadi jembatan karir nya bisa sampai di titik ini. "apa yang harus aku lakukan..aku tidak bisa menyakiti nya atau menolak nya.. jika aku menerima nya ..apa Dia(jun) akan baik baik saja..? mungkin benar Dia tidak perduli dengan perasaan ku.." Tak sadar air mata youra jatuh di pipi Han.
Han segera bangun dan memeluk pipi youra. "hei..kenapa kau menangis..? ku mohon jangan seperti ini, kau bisa menjawab nya nanti jika kau mau. Aku akan menunggu meskipun itu besok, lusa, bulan depan, tahun depan atau waktu yang belum bisa di tentukan. .."
Youra menangkis tangan han " kak...aku... Belum selesai menyelesaikan perkataan nya, Han memeluk youra dengan erat. Dia hanya takut menghadapi kenyataan bahwa youra menolak nya. Dia tidak mengijinkan youra mengatakan apapun.
Han: biarkan seperti ini sebentar saja... ku mohon jangan lepaskan..
(han memeluk nya seakan akan tidak bisa hidup tanpa nya lagi, dia menangis meski youra tidak mengetahui nya. Jika seorang pria meneteskan air mata nya untuk seorang perempuan... yakinlah bahwa wanita itu yang paling dia cintai,. namun jika cinta itu tidak terbalas lebih baik di akhiri di awal. Sesuatu yang bukan milik kita tidak akan bisa kita miliki. Seperti jodoh hidup dan mati. )
Youra menuruti permintaan Han tapi tangan nya tetap di tempat dan tidak membalas pelukan han. ".. aku akan memikirkan ini.. sabar lah dan berikan aku waktu. ..
Han: benarkah..? kau yakin..?
Youra: hemm..
Han tersenyum bahagia mendengar masih ada kesempatan untuk mendapatkan cinta nya.
__ADS_1
Youra: tunggu... bisa jangan memeluk ku lagi .? aku sudah memperingatkan mu kalau ada orang yang melihat kita.
Han menaruh tangan nya di pundak youra dan membawa youra pergi. " aku tau calon kekasih ku... ayo kita jalan..! #ajak han.
Jun memperhatikan mereka sejak han berlutut menyatakan perasaan nya pada youra. Setelah mereka pergi.. jun terlihat sangat kesal. Apalagi youra memberikan kesempatan untuk han mengejar nya. Jun berpikir youra hanya ingin mempermainkan perasaan nya dan han. Pertama dia menggodanya dan sekarang han. Itu yang ada di pikiran Jun. Tangan nya memar berdarah memukul tembok dengan kesal. Amarah nya memuncak, siapapun yang ia temui akan mendapatkan kata kata pedas yang tiba tiba muncul.
Tae: mau jus..?
Membuang jus yang di berikan Tae. "aaah jus ku...kalau tidak mau kenapa harus di buang.., ahhh ck aku mengantri untuk mendapatkan jus kesukaan mu dan kau.. apa yang kau lakukan sekarang. .#kata Tae marah.
Jun: jus hanya untuk anak kecil., siapa yang menyuruh mu memperhatikan apa yang aku makan dan yang aku minum. apa kau ibuku..? hah...
Menelan ludah, merinding dengan sikap jun yang sekarang. .."baru sebentar aku tinggal kenapa dia jadi seperti ini.. apa dia makan telur busuk..,? mungkin terlalu banyak cabai yang masuk ke tubuh nya ...isis. mengerikan" gumam tae.
Tae: ah sudahlah... kalau nggak mau ngga papa ko. udahan ya marah marah nya ntar nggak imut lagi loh., Yuk aku ajakin cari yang seger seger... mau apa es doger, es lilin apa es dungdung yang mahalan dikit. Ayo ayo ... aku tlaktir deh tapi jangan mahal mahal... bayar ndri kalo gitu mah. (merangkul han)
Jun: huft.. aku bos mu, berapa aku membayar mu setiap bulan..? apa sepadan dengan es dungdung..?
Di lantai bawah ... Restaurant...
Youra dan Han juga sedang makan di sana. Tae melihat mereka dan menyapa nya. Dia mengajak Jun untuk bergabung saja dengan mereka. Amarah yang baru saja reda kembali membara melihat kedekatan kedua nya.
Jun: lepas... aku tidak lapar lagi,kau saja yang pergi. !
Tae: loh tadi bilang mau makan yang seger... heiiiii. apa sih... bentar bentar ngambek bentar bentar lucu...imut... huh dasar jual mahal pantesan jomblo. ! seru tae kesal di tinggal jun.
Jun makin kesal, berjalan menjauh sambil membanting kursi.
Youra dan Han terkejut dengan kegaduhan mereka.
Han: apa yang salah dengan nya..?
__ADS_1
Tae: urus dia gih..pusing aku. Udah kaya ngurusin anak bayi yang mau tumbuh gigi rewel banget.
Youra: psfffft Angry Bird...
Tae: hahahaha... kau masih memberikan julukan itu padanya .. hahaha awet yak... Pertahankan..!
Han: kalian ngomongin apaan si..? (bingung)
Tae: ah udah cukup satu yang ribet. Gih pesenin makan...aku laper.
Han: terus gue yang bayarin juga..? ogah..!
Tae: ya ampun sama adek sendiri... pelit banget. Youra sinih kita pindah meja aja ntar kamu juga di suruh bayar sendiri lagi. ..!
Han: sssst dia milik ku. (melotot lucu)
Tae: (membungkam mulut han dengan cabai) diem aku yang kenal duluan main srobot aja. ..
Han: aaah pedes g**a bercanda jangan kebangetan dong. huhuhu pedes...
Tae: uluhhh cup cup sini sini abang tiupin ...
Han: ih minggir. ilfeel banget ...emang aku cewek apah... Youra minum..!(bersikap imut)
Youra: eh..?
Tae: aku aja... youra sibuk lagi mandangin muka cakep akuh.. (memisahkan Han dari Youra)
Youra tersenyum kecil, lagi lagi tingkah tae membuat suasana hati nya tenang. Tapi dia memikirkan Jun di sisi lain.
---------To be continued-----------
__ADS_1