

Tian menangis sambil meletakan tangan nya di dada. Di dalam tubuh ini ada jantung bibi nya yang membuat nya kembali hidup dan menikmati dunia. Rasa bersalah dan menyesal tidak akan membuat bibinya kembali, Dengan menjaga putri satu satu nya lah wujud bakti yang Tian berikan untuk mengungkapkan rasa terima kasih nya pada mendiang bibinya.
Diam diam Youra meletakan tangan nya di jantung Tian. "Ibu kau disini" ucap nya dalam hati. Mata nya berkaca kaca setelah melepaskan sentuhan nya seperti hujan badai yang siap menghujani bumi. Perasaan nya tak tertahankan membuat gadis cantik ini menangis tersedu sedu. Jun tak tinggal diam melihat gadis nya menangis, tangan nya pun dengan sigap memeluk Youra dan memberikan dukungan nya.
"Aku harap kita bisa memulai semuanya dari awal, Yang terjadi di masa lalu biarlah berlalu. Mari kita mulai semuanya dari awal" ucap Han dengan merangkul Tian. Semua orang nampak setuju dan saling memaafkan.
"Emm sepertinya aku meninggalkan ponsel ku, Aku pergi ambil dulu " Jun beranjak dari tempat duduk.
"Loh tunggu,. Kakaak kau belum mengatakan pada kami dimana kau tinggal. Lalu dimana kau mengambil ponsel mu ?" Han nampak bingung
"Benar, Kau datang pertama sebelum kami. Inii apa ada sesuatu ?" Tian juga menaruh curiga saat Youra dan Jun terlihat gugup satu sama lain.
Jun kembali duduk dan menjelaskan semuanya, Bahwa dia tinggal di rumah sebelah.
"Oooh jadi ini alasan paman menyuruh mu untuk segera... mmmmmmmmhhhh" Jun membungkam Tian dengan tangan nya saat ingin memberitau apa yang Paman nya katakan.
"Apa yang ayah katakan padamu, Mengapa kau melarang kakak mengatakan nya " Youra menarik tangan Jun yang masih membungkam Tian.
"Me..Menikah" ucap nya sedikit ragu. Tangan nya terus menggaruk sisi kepala nya, Jun pasti sangat gugup untuk mengatakan kalimat itu.
Youra sontak mengingat kejadian saat Jun menginap di rumah nya dan tiba tiba listrik padam.
Jangan jangan ayah mengetahui hal itu makanya baru menyuruh Jun menikahi ku. Jadi waktu itu dia memberi isyarat ....Ya ampun aku bahkan ngga kepikiran menikah semuda ini, Belum lagi kontrak ku masih panjang aku tidak bisa meninggalkan karir ku begitu saja.
"Hei Raraa.. jangan melamun begitu. Aku juga memiliki hak yang sama dengan Tian loh" ucap Han
"Eh apanya yang sama, Jelas jelas aku ini kakak nya kamu kan mantan pacar yang batal" ucap Tian sedikit mengejek
"Apa kamu bilang, Jika bukan karna ayah nya menikahi ibuku aku juga tak mungkin mau mengalah sama orang kaya dia" ucap Han melirik Jun.
"Ooooh jadi lagi nyindir aku..,Maksud nya apa orang kaya aku.. aku kenapa hmm?" ucap Jun pura pura menggertak.
Ketiga sekawan ini terus melanjutkan pertengkaran hangat dan bercanda. Youra meninggalkan mereka karna ada panggilan masuk dari ponsel nya.
"Ha... Yah sudah di tutup. Tapi nomor siapa ini dan bagaimana orang bisa mendapatkan nomor ku. Kak Lee tidak pernah memberikan nomor ku pada sembarangan orang apalagi fans ..lalu siapa ini "
"Heii" Jun datang mengejutkan Youra dan hampir saja dia membuang ponsel di tangan nya.
"Kauuu bisakah sehari saja tidak berulah" Youra memasang wajah cemberut 180°. Jun memegang kedua telinga nya dan menunjukan ketulusan nya dengan meminta maaf.
"Kenapa kau datang kemari bagaimana kalau mereka curiga ?"
"Curiga apa mereka kan keluarga kita, Hanya kita berempat yang mengetahui hubungan ini. Oh ya Youraa.. aku ingin bertanya satu hal padamu"
"Apaa cepat katakan"
"Kapan kau akan memberitau manager mu tentang kita. Tidak baik jika menyembunyikan sesuatu dari kak Lee. Lebih baik memberitahunya daripada dia mendengar nya dari orang lain. "
"Tapii kau tau kan Kak Lee melarang ku untuk memiliki hubungan dengan siapa pun apalagi kau. Kau dan aku sama sama memiliki popularitas yang tinggi, Tidak ada alasan untuk hubungan ini. "
"Hmm yah benar juga. Jika kita mengungkap hubungan kita sewaktu kau menjadi trainee, Kau akan di untungkan karna di gosipkan dengan artis yang sudah tenar. Tapi sekarang kau dan aku sama jika hubungan kita di exspos, Dampak nya bisa menghancurkan karir kita. "
"Tapi membohongi fans juga bukan jalan yang baik kan Oppa"
__ADS_1
Jun meyakinkan Youra semuanya akan baik baik saja.
"Duuuh kalian ini keterlaluan ya, kita ini masih disini loh tapi malah di tinggal bermesraan ck ck" ucap Han tiba tiba datang. Dia terus berdiri di tengah pintu sambil menekuk tangan nya di lengan.
Ganggu orang bermesraan aja. Dasar jomblo ga punya hati, Habis ini Youra bakalan cuek lagi duuuh.
"Emm maaf aku.. eh ka kami hanya sedang bahas masalah pribadi kok. Ayo kita temui kak Tian"
"Tunggu Youraa aku tau apa yang meresahkan hatimu"
Melihat Han memegang tangan Youra mata Jun langsung melotot. Emosi nya terbakar cemburu sampai seisi ruangan suhu nya meningkat. Wajah nya benar benar di tekuk seperti kertas yang baru saja di remas remas.
"Lepassiiin" dia mendekat dan memisahkan keduanya.
"Ya ampun Angry Bird mu ini masih saja darah tinggi ya Raa ckck..." Han sengaja menaruh siku nya di pundak Youra dan menggoda Jun. Seakan akan memberitaunya bahwa mereka tetap dekat meski bukan pasangan lagi.
Jun kesal dan menabrak Han sambil berjalan. Youra merasa bersalah atas Jun dan meminta maaf pada Han.
"Untuk apa kau meminta maaf dia yang salah bukan kau. Oh ya dulu aku benar benar bodoh nya"
"Maksud nya"
"Aku tau kalau kalian memiliki perasaan yang spesial tapi aku tetap memaksakan kehendak ku dan menjadi dinding diantara kalian. Heh aku merasa kesepian sejak ayah meninggal, Dan saat melihat mu pertama kali aku menemukan kenyamanan seperti dengan ayah ku..."
"Sssttt tidak perlu di katakan, Aku tau bagaimana rasanya menceritakan kenangan dengan orang yang sangat kita cintai. Aku juga seperti itu saat mengingat ibu.."
"Yah ayo semangat, Dan seharus nya tidak jadi masalah jika kau memberitau Lee tentang hubungan mu. Untuk sekarang kau harus menutupinya dari publik, pelan pelan saja kita beritau fans tentang kabar baik ini. Jangan di ambil pusing masih banyak pekerjaan yang menunggu hem"
"Mmm kau benar. Aku merasa lega setelah mendengar pendapat mu. Terima kasih Kak Han" dengan senyum semringah.
.........
Jun keluar dari rumah Youra dengan tergesa gesa. Tian menoleh dan nampak bingung melihat raut wajah Jun yang cemberut. Dia pergi dan membanting pintu. Tian menaikan pundak nya seakan tak perduli apa yang membuat Jun marah, dia melanjutkan makan cemilan sambil nonton Tv. Han dan Youra bergabung kembali dan menanyakan dimana Jun.
"Jun ?? Ckkk sebenar nya apa yang barusan kalian lakukan. Aku lihat emosinya sedang buruk, Hei bung apa kau menyinggung nya lagi hati hati dia memecat mu dari wakil directur " ucap Tian menyenggol Han.
Apa apaan dia marah hanya karna Han menyentuh ku. Dasar aneh tukang cemburu gunung es angry bird. Menyebalkan.
"Aku hanya menggodanya sedikit dia saja yang berlebihan. Ngomong ngomong ini sudah malam ayo kita balik" menarik Tian yang terus makan tanpa henti.
"Ooh aku menyiapkan makanan untuk kalian bawa pulang. Tunggu aku ambilkan" Youra mengambil bungkus makanan yang tlah dia siapkan.
"Terima kasih gadis kecil ku" mengacak acak rambut Youra karna gemas.
"Heii sudah lepaskan jangan membuly adik kesayangan ku dasar Tian jelek" memeluk Youra dari Tian.
"Heeiiii tangan mu kemana..lepaaaasss" teriak Tian tak terima melihat Han memeluk Youra.
"Iiiih kalian berisik deh. Cepetan balik aku cape... Keluaaar" Youra merasa kewalahan mengurus 3 pria yang bertindak seperti anak paud sedang memperebutkan kasih sayang gurunya. Dia mendorong Han dan Tian dan mengusir mereka denga paksa. Keduanya pamit pulang setelah menyuruh Youra hati hati di rumah.
"Uhhh akhir nya rumah ku tenang juga. (melihat seisi rumah yang berantakan seperti kapal pecah) Ah sudah lah besok aja di bereskan lagi, badan ku sakit semuaaa" Youra menuju kamar nya dan merebahkan badan nya di atas tempat tidur.
Matanya terpejam dan memikirkan Jun.
Apa benar kami akan benar benar menikah, Aku tidak pernah membayangkan ini akan benar benar terjadi
__ADS_1
......
Di kamar Jun
Pria berotot yang sedang cemburu ini membanting pintu rumah nya dengan kesal. Dia membaringkan tubuh nya di tempat tidur dan berpikir apakah sikap nya berlebihan mengapa harus cemburu. Dan dia menyadari Youra adalah segalanya untuk nya.
Ketika amarah nya mulai mereda dia ingat untuk mencari ponsel nya. Ponsel itu masih di atas meja dengan kabel charger yang masih menyala.
"Euh..? Ada panggilan, Banyak sekali coba ku lihat siapa yang tidak punya kerjaan menelfon pria paling tampan di dunia mmm"
Ya tuhaannn narsis banget deh 🙄
"Euh..? Si bungsu ? Apa lagi yang sudah dia lakukan ck ck. " Jun menelfon balik orang yang menelfon nya.
Panggilan tersambung dan terdengar suara seorang pria yang habis menangis. Jun panik dan bertanya ada apa dengan nya.
"Hei jawab aku, Kau dimana ? Dengan siapa ? Apa yang kau lakukan ? Brengsek kalau kau berani berbuat kejahatan lihat saja akan aku kuliti kalau ketemu. "
Suara Jun seperti serius memarahi orang di telfon,
"Aku tidak bisa memberitau di telefon datang lah ke tempat biasa " suara Tae terdengar serak akibat menangis.
"Tunggu disitu jangan berani bergerak 1 inci pun. Akan aku patahkan kaki dan tangan mu kalau berani menghindar"
"Kalau tidak menghindar bukan nya aku benar benar mati di tangan mu huhuuuu"
"Diaam membantah aku pecat kau"
Jun memakai jaket dan mengambil kunci mobil nya.
"Dasar kejam Gunung Es huhuuuu, "Tae menangis setelah mengakhiri panggilan.
***Yah Season l berakhir disini karna tidak mungkin melanjutkan cerita selanjut nya jika tidak di buat Season ll. Season ll menceritakan perjalanan karir mereka setelah menikah dan apa yah prahara yang akan mereka alami.
Apa yang Tae alami sehingga Jun panik mencarinya..?
Apa Youra dan Jun akan menikah atau berpisah..? Tolong jangan lupakan Tokoh Rikko 🤗
Plot selanjut nya Han akan menemukan belahan jiwa nya nih menggangikan Youra.. Cieeee..
Nasib jomblo bagi Tian dan Anisha..
Oh ya Ibunya Han belum ketemu anak tirinya looh masa kalian ga penasaran.
Sampai jumpa di next Season ll.
Silahkan berikan komentar kritikan maupun saran, Penulis akan sangat menghargai saran dari pembaca🤗
Terima kasih bagi Author lain maupun pembaca yang selalu setia menemani Youra dan Jun di setiap Episode nya. Tiada kata paling tulus selain "TERIMA KASIH".
💜💜💜💜💜💜💜PURPLE YOU Readers
Love Behind The Scenes Season Spesial Married...
__ADS_1
Coming Soon...😉***