Love Behind The Scenes {IDOL}

Love Behind The Scenes {IDOL}
#61 "Mantan Kekasih Kakak Tiri"


__ADS_3


~***Hubungan itu Rumit..Tapi Dunia ini Saling Terhubung~


*Shin Tian***


Youra dan ayah nya sedang membicarakan masa lalu, mereka tampak bahagia dan semakin dekat satu sama lain. Canda tawa keduanya terdengar sampai keluar ruangan.


"Bagaimana kabar mu belakangan ini" tanya Ayah Youra


""Hem kabar ku ?, Aku baik baik saja. Kita baru berpisah semalam memang nya apa yang akan terjadi dengan ku. Ayah ini.." jawab Youra sambil tersenyum.


Ayah Youra menyentuh lembut pipi gadis kecil nya dengan sentuhan kasih sayang seorang anak. Tangan satu nya mengusap air mata yang tiba tiba menetes. Youra nampak khawatir, dia menggenggam tangan ayah nya.


"Ada apa ayah, mengapa ayah terlihat sedih ,?"


"Tidak apa apa, (sambil tersenyum ) Aku hanya mengingat semua dosa ku di masa lalu. Aku tidak pantas di sebut seorang ayah.. Kau seorang gadis tapi tumbuh besar tanpa kasih sayang seorang Ayah. .."


"Ayah jangan bicara lagi.." mata yang sedari tadi menahan butiran air mata akhirnya tak kuasa. Sambil menangis Youra mencurahkan isi hatinya.


"Aku tau masing masing dari kita memiliki kesalahan, Kau memang bersalah kepada kami, aku dan ibu.


Aku pikir wajar jika aku membencimu, bukan karna paman yang mempengaruhiku untuk membenci ayah ku tapi.. (menunduk sambil mengambil nafas dalam)


Kau meninggalkan ibu dan aku yang masih kecil, bahkan tidak ada yang memberitauku bagaimana wajah ayah ku..


Lalu aku kehilangan ibuku untuk selamanya..


(menyeka air mata yang terus mengalir) Ah terkadang aku merasa aku hanya hidup seorang diri di dunia ini, Orang orang yang aku sayangi perlahan pergi meninggalkan ku. Aku pikir mereka membenciku karna mereka pergi tanpa bertanya apa aku baik baik saja..?


Huh aku tak pernah berpikir untuk mencarimu selama ini. Paman yang membesarkan ku sejak ibu tiada itu sebabnya aku menganggapnya sebagai ayah kandung ku...

__ADS_1


Aku membencimu karna kau meninggalkan kami hanya demi wanita lain. Aku pikir kau hidup bahagia dengan keluarga istri dan anak barumu sehingga kau pun tak pernah sedikit pun mencari kabar tentang kami. Saat kak Han menawariku untuk datang kemari, tidak ada pikiran jika kita akan bertemu..


Takdir membuat semua ini terjadi, aku mulai mengerti apa yang sebenar nya terjadi. Mungkin aku adalah salah satu contoh ketika seorang anak menjadi korban perpisahan orang tua. Sudah lah ayahh.. semuanya sudah berlalu, aku ingin melupakan masa laluku di belakang. Cepat lah sembuh agar kita bisa pulang ke rumah. "


"Bagaimana dengan Han ?, apa kau masih berteman baik dengan nya ? Aku dengar kau dan dia pernah bersama..?"


"Yah, mungkin dia lebih dulu mengetahui bahwa kau adalah ayah ku. Itu sebab nya dia meninggalkan ku dan memutuskan hubungan kami.." Youra beranjak dari tempat duduk.


"Atau mungkin dia hanya ingin membalas dendam..!" ucap Shin Rhui menghentikan langkah Youra.


Youra berbalik dan menatap ayah nya. Tatapan nya memperlihatkan pertanyaan atas ucapan ayah nya.


"Dia menyalahkan ku atas kematian ayah nya, Han juga membenci ibunya. Dia pikir ibunya lah yang sengaja membunuh ayah nya hanya untuk bersama dengan ku.. "


Kreeekkkk...


Youra dan ayah nya di kaget kan oleh suara pintu yang di buka dari luar. Han datang berkunjung. Suasana menjadi canggung, bagaimana tidak.. Orang yang sedang mereka bicarakan tiba tiba saja datang ke hadapan mereka. Perasaan aneh muncul di antara Han dan Youra.


"Bagaimana keadaan ayah.." tanya han sambil berjalan menuju meja dekat Youra dan Shin Rhui.


Dia berusaha menghilangkan rasa canggung nya dan menyapa Youra dengan senyuman tapi Youra berjalan menjauh. Han meletakan keranjang buah di atas meja dan berdiri dekat Shin Rhui.


Dia memanggil nya ayah..,Mengapa hatiku terasa sakit.


"Aku baik baik saja.. apa kau makan dengan benar ? Bagaimana dengan pekerjaan mu ? "


"Ayah tidak perlu khawatir aku bisa menjaga diriku dengan baik, cepatlah sehat dan kembali ke rumah. "


"Kau terlalu banyak bekerja bukankah Jun sudah mulai mempelajari pekerjaan nya ?"


"Ah dia baru saja belajar, aku masih harus mengajarinya banyak hal. Oh ya ibu mengirimiku pesan dia akan segera kembali.." Han menatap Youra yang memgacuhkan nya.

__ADS_1


Shin Rhui mengerti jika Han juga mengkhawatirkan Youra dari ibunya. Dia yang paling tau bagaimana sifat ibunya itu.


Aku tak tahan lagi mereka terus saja membicarakan obrolan ayah dan anak. Apanya yang tidak akur, Pak tua ini baru saja mengatakan jika anak tiri nya tidak menyayanginya tapi lihatlah di depan mataku mereka terlihat akrab.


Youra menyadari Han sedang melangkah ke arah nya. Dia terburu buru beranjak dari tempat nya dan mengatakan ingin mencari Tian dan Jun.


"Ayah aku rasa mereka sudah terlalu lama di luar.. Biarkan aku mencari mereka "


"Baiklah jaga dirimu, cepat kembali "


Han terus saja menatap nya sebelum pergi.


"Dia masih belum memaafkan mu, (han menoleh ke arah suara itu berasal) Yah.. putriku kecewa karna kau meninggalkan nya begitu saja. "


Han menggenggam kedua tangan nya, hatinya terasa sakit mengingat dia masih menyimpan perasaan untuk Youra. Tapi apa daya di satu sisi sepupunya juga mencintai wanita yang sama. Bahkan bisa dibilang lebih mencintai Youra di banding dirinya. Dan ibu kandung nya sendiri adalah wanita yang melenyapkan mendiang ibu Youra.


Di dalam hati Han hanya ada rasa bersalah dan menyesal.


"Katakan dengan jujur kau mencintai putriku atau kau mendekatinya untuk balas dendam padaku..? Perlu kau tau Han, aku tidak menginginkan pernikahan kami.. Kau juga sudah dewasa dan tau mana yang baik dan buruk. Situasi ku waktu itu mendorongku untuk meninggalkan istri yang sangat aku cintai dan putri kecil ku hanya untuk ambisi ibumu. Aku bahkan tidak bisa menerimanya sebagai istri meski sudah 21 tahun bersama. Di hatiku hanya ada ibunya Youra"


"Aku tau ayah, kau dan ayah ku tidak bersalah. Kakek lah yang bertanggung jawab atas kesalahan ibu. Jika kakek bisa membesarkan ibuku dengan baik dia tidak mungkin memiliki sifat sombong dan angkuh. Terlebih dialah orang yang selalu mementingkan diri sendiri. "


"Bagaimanapun dia tetap ibumu jangan pernah membencinya.. kau putranya kau pasti bisa mengubahnya menjadi lebih baik."


"Terima kasih paman.. Aku masih canggung memanggil mu ayah tapi aku sedang mencoba "


"Emm aku tidak akan memaksamu.. kau bisa menganggap ku seperti teman mu. "


..........


Setelah pembicaraan serius antara Han dan Shin Rhui, Han pamit keluar mencari Youra. Dia pikir ini waktu yang tepat untuk berbaikan dengan Youra.

__ADS_1


__ADS_2