
Seperti nya malam ini akan panjang bagi Youra dan kawan kawan. Pasal nya banyak hal dari mereka yang ingin dibicarakan. Setelah selesai mengisi perut, Youra menumpuk beberapa piring kotor dan menaruh nya di tempat cuci piring.
Jun dan Tian juga membantu membersihkan meja makan. Sedangkan Han terlihat bingung, langkah nya terus mengikuti kemanapun Youra pergi. Youra menatap balik dirinya seakan merasa risih. Han salah tingkah dan mengatakan "Semuanya.." dengan nada sedikit tinggi. Semua orang menghentikan kegiatan nya dan menatap Han bersama sama.
"Ah kalian mau nonton Tv ?" tanya nya sambil menunjuk ruang tamu yang berarti ingin mengobrol bersama.
......,
Jun memiliki remot kontrol di tangan nya. Tentu saja acara musik yang mereka saksikan. Ini adalah musim penghargaan, kali ini Shrek tidak ikut terlibat dalam acara apapun mengingat masing masing member memiliki kesibukan masing masing. Youra datang bergabung, dia membawa cemilan di tangan nya dan meletakan nya di meja.
"Kalian tidak mau bicara " tanya Han yang tak sabar memulai obrolan. Tian memberi isyarat pada Jun tapi di balas dengan sikap cuek tiba tiba.
"Baiklah aku ingin mengatakan hal yang jujur bisakah kalian serius sekarang " ucap Han lagi.
__ADS_1
"Ayo ayo makan dulu kenapa kau jadi tak sabaran " sapa Youra menawarkan cemilan.
"Youraaa akuuu.."
"Ssstttt aku tau apa yang ingin kau katakan Han. Bukan kah kau ingin membicarakan dosa ibumu dan meminta maaf atas kesalahan nya ? Hmm.. Aku akan berlapang dada dan memaafkan ibumu, Yah meskipun akan sulit. "
"Tapi ibuku bukan hanya menikahi ayah mu, Dia sengaja menabrak ibumu dan Tian saat di bandara "
Tian menghentikan acara makan nya dan mendadak bersikap serius. Youra mencoba kuat dengan kebenaran itu.
(Flashback saat Tian dinyatakan meninggal dan semua anggota Shrek menghadiri upacara pemakaman nya. Namun keluarga Tian tidak memperbolehkan teman teman nya untuk membuka peti nya)
Youraa maaf.." ucap Han dengan wajah lesu.
__ADS_1
"Heh... jika aku tidak memaafkan mu pun ibuku tidak akan kembali.. Tapi setidak nya aku tidak akan kehilangan teman sekaligus kakak jika aku memaafkan mu " ucap Youra dengan mata berkaca kaca.
"Terima kasih, aku semakin menyayangimu" ucap Han sembari merentangkan tangan untuk memeluk Youra.
"Eeeh eh mau apaa, udah ya maaf maafan nya ga ada acara peluk peluk gitu" ucap si gunung es yang menampilkan muka cemberut.
Elah cemburu nya beruang kutub norak banget dah" gumam Tian sambil geleng kepala.
"Youraa aku juga ingin meminta maaf padamu " tiba tiba Tian bicara penuh serius.
Youra menggenggam tangan Tian seperti memberinya semangat. "Apa yang kakak lakukan sehingga meminta maaf dariku, bukan nya kita bahkan tidak saling kenal sebelum nya " ucap nya manja.
"Hh.. Youraa aku serius. Waktu itu keadaan ku kritis, hanya warga sekitar yang kebetulan mengenal kami yang menolong aku dan ibumu dan membawa kami ke Rumah Sakit. Tapi keadaan ku lebih parah dari ibumu, itu karna aku mendorong ibumu ke samping dan menggantikan posisi nya di depan mobil. Jantung ku tak siap menerima banyak obat obatan, hanya ada satu jalan dengan oprasi jantung. Di keadaan ini ibumu tak sanggup melihat ku meninggal, dia memberikan jantung nya dan kehidupan nya untuk ku. Maaf aku sangat menyesal ketika aku sadar. Aku bukan hanya tidak bisa menjaga bibi tapi... Aku lah orang yang melenyapkan Biibii.." ucap Tian tersedu sedu.
__ADS_1
Ternyata Jun diam diam menghapus air mata di pipinya. Dia terharu dengan kisah sahabat nya yang selama ini tidak di ketahui nya.
To be continued