Love Behind The Scenes {IDOL}

Love Behind The Scenes {IDOL}
#47 "Gadis BarBar"


__ADS_3

"eh ada apa? tanya youra melihat anisha meletakan tangan nya di dahi nya.


"hehe aku pikir kau terkena penyakit apa gitu, soal nya yang aku lihat tidak seperti youra yang biasanya.." ucap anisha terheran heran.


Youra menggelengkan kepala nya. Dia tersenyum dan menggandeng anisha pergi. Jun memperhatikan mereka dan ikut tersenyum.


"dia semakin dewasa, aku suka keberanian nya" gumam jun.


...........


"Woodstock Itaewon Bar"



Manager anisha sedang berdebat dengan seorang pengusaha di dalam Bar.


"pak saya sudah coba jelaskan agar dia menggugurkan bayi nya tapi dia bersikeras mempertahankan bayi nya." ucap manager.


"aku tidak mau tau jika perusahaan kalian menuntut aku akan jebloskan kau ke penjara, Keluarga ku bisa hancur..istriku akan membunuh ku jika tau perempuan itu hamil" teriak pengusaha itu dengan marah.


"pria munafik kenapa tidak memikirkan reaksi istrinya saat melakukan hal itu, dasar pria hidung belang sudah berbuat tidak mau bertanggung jawab cih" Gumam manager memandang pria itu.


..........


Youra mengendarai mobil nya bersama anisha. Jun mengikuti mereka diam diam. Dia khawatir youra akan mendapat masalah. Anisha menunjukan jalan menuju bar, mereka akan menemui pria itu untuk meminta pertanggung jawaban.


"kau yakin kita harus melakukan ini..aku tidak masalah jika harus mempertahankan bayi ini sendirian.."


"ck wanita sepertimu ini adalah wanita bodoh yang mau di injak injak para pria, memang nya kenapa jika kita melawan. Wanita bukan lah makhluk yang lemah.. " youra berusaha kuat agar anisha juga kuat, dia memegang tangan anisha untuk memberinya semangat.

__ADS_1


........


Mereka sampai di bar Itaewon, Jun heran mengapa anisha dan youra pergi ke tempat seperti itu.


"mau apa mereka kemari, anishaa...aku tidak akan membiarkan mu merusak kehidupan yourraa" jun marah dan salah paham dengan anisha. Dia segera turun dari mobil dan menyusul mereka masuk.


..........


"Pak Arya begini... saya janji akan menyelesaikan masalah Anisha tapi... biaya nya tidak lah kecil bagaimana kalau...." manager memberi isyarat tentang uang.


"heh aku mengerti maksud mu..aku akan mentransfer sejumlah uang, itu uang terakhir yang bisa aku berikan padamu. Jika kau bisa menyelesaikan masalah ini dan mengirim Anisha ke kamar ku lagi...aku akan memberi mu imbalan ....hahaha.."


Manager tersenyum licik. Dia setuju dengan pria brengsek itu. Pria itu adalah seorang pengusaha yang memiliki perusahaan maju di korea. Meski dia seorang Presedir tapi properti dan perusahaan nya adalah milik istrinya. Dia berani bermain main dengan wanita lain khusus nya menggoda para artis baru yang tidak terkenal. Bisa di bilang dia adalah pria brengsek yang hanya menginginkan kesenangan sesaat. Dia takut istrinya akan menceraikan nya dan meninggalkan nya dalam kemiskinan maka dari itu dia meminta manager keji anisha untuk melenyapkan janin nya. Dan manager anisha memanfaatkan artis nya untuk menghasilkan uang. Dengan alasan balas budi dia nekad menjual harga diri dan tubuh anisha kepada pria hidung belang.


Prok prok prok prookkk....


Manager terbelalak melihat youra dan anisha di ambang pintu. Pria itu juga menatap tajam ke arah youra dan anisha. Youra menantang pria itu dan berkata kasar padanya. Pria itu menyeringai "mangsa baru " pikir nya melihat visual youra.


"hehe cantik aku bisa mempertimbangkan kata kata mu ini dan tidak melaporkan nya ke pihak berwajib...asalkan..."


Pria itu bersikap tak sopan ia bahkan menatap youra dari ujung rambut hingga kaki.


"bagaimana kalau kita memesan hotel nanti malam hem..?


"ciih menjijikan..." youra mengambil segelas air penuh dan menyiramkan ke wajah pria itu.


Anisha terkejut melihat keberanian youra. Sang manager memarahi youra karna berani bertingkah tak sopan dengan rekan nya. Dia bahkan mengangkat tangan dan ingin memukul youra, jun hampir bergerak dari persembunyian nya tapi dia melihat sesuatu yang menarik.


Tatapan mata yang mengintimidasi, aura yang kuat dan tangan yang kuat menahan tamparan manager yang ditunjukan padanya. Youra berubah seperti pahlawan para wanita yang selama ini kita cari. Anisha merasa lega melihat youra baik baik saja. Dia maju dan menampar balik manager.

__ADS_1


"kau menamparku.. dasar ****** kurang ajar" youra menarik manajer yang akan menampar anisha.


"berani sekali kau berbuat sejauh ini bahkan di perusahaan IDK ENTERTAIMENT....? hanya demi uang yang tak seberapa dari pria pengecut ini kau menjual harga diri artis mu..? aku rasa kau harus pergi ke Rumah Sakit Jiwa.."


Manager: lancang berani sekali kau menggertak ku... hahaha kau tidak tau apa saja yang tlah aku korbankan agar dia (anisha) menjadi artis top dan di kenal banyak orang. Dia harus membalas budi atas semua yang aku lakukan untuk nya..lagipula dia sendiri tak keberatan kenapa kau membuat keributan disini..?


Plaaakkkllk....


Youra sangat emosi dan menampar nya dengan keras. Kedua tangan nya dengan kuat mencengkram kerah manager.


"aku merasa muak melihat pria sepertimu.. ******** sepertimu bahkan tidak pantas lahir dari rahim seorang ibu, aku yakin ibumu malu memiliki putra seperti mu.. tsk" sindir youra.


"hei heiii... tahan dulu... hmm kulit mu benar benar putih mulus., wajah mu sehalus sutra dan seputih susu. hmm sudahlah tinggalkan mereka, aku kan sudah bilang akan membiayai segala kebutuhan anisha..


sebagai gantinya kau harus melayani ku bagaimana..? pria brengsek itu masih saja menghujani rayuan pada youra.


Youra bahkan merasa makin jijik dan tidak bisa bernafas di dekat nya. Dia masih diam ketika pria itu merayu dan menyentuh tangan nya. Youra tiba tiba tersenyum manis dan bergelut di tangan pria itu. Dia bersikap manja dan manis, jun kesal melihat youra. Dia pikir youra sama saja dengan anisha, hanya ingin menjual diri pada pria hidung belang.


Youra meminta ponsel laki laki itu dengan sikap manja dan merengek. Anisha bingung dengan sikap youra. Pria itu tanpa pikir panjang memberikan ponsel nya dari saku celana nya. Matanya berbinar binar menunggu Youra membelai nya. Setelah mendapat ponsel itu youra menjauh mundur dan menyeringai.


Tuuuut...tuuuut....tuuuuttt...


Youra menekan tombol di ponsel, seseorang dalam telfon tersambung. Youra tersenyum licik alis nya terangkat satu.


"hallo pah.." ucap wanita dalam ponsel.


Pria dan manager kaget mendengar istri dari pria itu. Mereka berusaha mengambil kembali ponsel di tangan youra tapi youra menyodorkan pisau tajam ke arah mereka. Entah dari mana youra mendapatkan sejata tajam itu.


Jun mulai khawatir melihat youra melakukan sesuatu yang berbahaya. Tapi dia ragu apakah harus ikut campur atau tetap bersembunyi.

__ADS_1


__ADS_2