
Jun sedang joging di halaman perusahaan, Han menyapa nya dengan sopan. Jun hanya membalas senyum lalu kembali berlari. Han juga menyusul ikut joging.
"ada apa..? seru jun.
"mmm tidak ada, ini juga tempat kerja ku aku boleh dong joging dimana aja..! kata han.
" ok lanjutin aja,..! ucap jun sambil mengelap keringat nya.
Jun melangkah pergi tapi han memegang tangan nya.
Han: apa yang salah denganku..? bisa beri tau aku kenapa kau membenciku..?
Jun: heh apa butuh alasan untuk mu menanyakan ini.., kau tau aku membenci kluarga itu dan kau bagian dari mereka. Kalian punya kebiasaan yang sama berpura pura baik saat menginginkan sesuatu dan saat tidak membutuhkan nya kau membuang mereka seperti sampah.
Han tertegun dengan gertakan jun, "tunggu kau juga bagian dari kami, meskipun kau pergi dari rumah tapi darah kami juga mengalir di tubuh mu..
Jun menatap nya tajam.
Han: kembalilah bersamaku ke kediaman utama, kakek min menunggu kita. .. pelayan ku yang mengatakan ini..! (ucap han sambil menunduk sedikit takut dengan jun)
"cih sampai mati pun tidak ada niat menginjakan kaki di neraka itu, kalian yang membunuh ibuku kalian para penjahat, aku jijik melihat kalian. ! kata jun marah.
"kakak tunggu kumohon kita pulang, selesaikan semua masalah mu dengan kluarga kita. Sampai kapan kau mau jadi pengecut dan menghindari mereka. ,? tanya han sambil menahan jun.
han: ku mohon, anggap aku yang ada di hadapan mu ini bukan lah Han Ryung tapi Ryung anggota shrek yang juga rekan mu. Kau menyayangi anggota lain tapi kenapa mengacuhkan ku, aku tulus padamu..aku menganggap mu sebagai kakak ku..kau panutan ku itulah alasan aku juga pergi dari rumah dan mengikuti jejak mu. (sambil menangis sesegukan)
Melihat han menangis,jun pun tak tega. Meskipun di kenal sebagai cowok dingin yang acuh tapi jika mengenai perasaan dia tidak akan tahan dengan penderitaan sekitar nya. Jun mulai menerima han dan memberikan kepercayaan padanya. Dia setuju pulang ke kediaman utama.
Malam nya anggota shrek berkumpul di ruang rapat mereka. Ada kabar buruk, karna jadwal yang tertunda dan pekerjaan yang menumpuk pihak yang bekerja sama dengan shrek memutuskan kerja sama sepihak. Kerugian di tanggung shrek karna di duga tidak bertanggung jawab atas sebuah proyek.
__ADS_1
Kebangkrutan melanda Shrek, tanpa pendapatan dari mana mereka akan mendapatkan dana untuk membayar hutang. Baru pulih dari masa duka,kini mereka harus bangkit dari nol lagi.
Di tengah masalah yang merebak, Kedua bersaudara Shanxi dan Seokjin memutuskan keluar dari tim. Mereka merasa lelah berjalan ke arah yang tidak tau tujuan, banyak agensi lain yang menawari mereka pekerjaan dan mereka tertarik. Masa depan menjadi taruhan pikir mereka. Member lain putus asa dan kebingungan.
"sial..(memukul tembok) kenapa jadi begini, satu masalah belum selesai muncul masalah lain berdatangan, Shanxi dan Seokjin juga.. apa mereka tidak punya hati, mereka rela meninggalkan kita hanya demi karir. sial sial... ! ucap tae sambil terisak menangis. Dia nampak kecewa dengan teman grup nya itu.
" sudahlah, itu hak mereka jika ingin pergi. Tidak ada guna nya kita menghentikan mereka. Masa depan mereka juga penting kan..? Ucap tian menenangkan.
Tae berbalik dan memegang kerah tian.." jadi apa kau juga akan meninggalkan kami seperti mereka..? pertama Shanxi dan Seokjin lalu Mubai dan Hyun ki lalu kau Jun Han dan hanya akan ada aku sendiri..? hahahaha... kenapaaaa.... ! teriak tae sambil berlutut.
"berisik sekali, aku dan Hyun ki mana mungkin meninggalkan Shrek, kami yang memberi nama ini... Shrek berarti iblis/monster. Jika mereka tidak punya nyali menghadapi rintangan maka mereka bukan monster lagi jadi biarkan mereka terbang bebas. Ucap Mubai yang tiba tiba datang bersama Hyun ki.
Hyun ki tersenyum tanda mengiyakan.
"hiks hiks terimakasih teman teman, kalian masih tetap disini. Kau tau kalian selalu menganggapku anak kecil karna itu kalian tidak pernah menanyakan pendapat ku, tapi bagiku Shrek adalah hidup ku,dunia ku... dan tanpa kalian shrek bukan lah apa apa. Mimpi ku adalah tetap bersama kalian ber8 suka duka kaya miskin muda tua dan sampai akhir hayat. ! kata Tae
Seokjin: kami tau kami berbuat salah, mungkin ini yang terbaik untuk kita. Maafkan aku jika selama ini banyak salah dengan kalian. ..
Shanxi: ekhm... tae..? kalau sekarang kamu nangis terus peluk aku, kayanya aku bakal ngelupain deh niatan buat pergi dari sini..! hehe...
Tae terkejut : barusan... apa yang kau katakan..?
Shanxi: sini deh udah di bilang peluk aku trus nangis...(sambil tersenyum)
Seokjin: Shanxi udahan deh jangan godain dia terus, kita ini lagi minta maaf karna hampir meninggalkan kalian... apa kalian ga bahagia kami ga jadi pergi..?
Shanxi: kan kan... udah aku bilang tadi, mending ga usah di omongin kaya gini, mereka mah lemot...huh. Kawaaaaaaannnn mau makan ga lapeeeerrr. Ada ayam goreng noh....!! teriak Shanxi kenceng.
Mendengar makanan tae langsung berlari menuju meja makan. Tian mendekati Seokjin dan Shanxi, dia berterima kasih karna memberikan kesempatan pada mereka. Hyun ki dan Mubai juga menyusul mereka berlima berjalan bersama dan bergandengan. Akhir nya satu masalah teratasi. Kini mereka harus fokus memikirkan cara untuk melunasi hutang dan melangkah lagi.
__ADS_1
Mobil mewah datang ke perusahaan mereka. Dari tampilan nya itu adalah milik keluarga Min. Mereka khusus datang menjemput Han dan Jun.
Sebenar nya jun masih enggan pergi, tapi tian dan han terus membujuk nya hingga dia setuju. Mereka berdua pergi bersama.
......
Telfon kantor berbunyi, itu dari kluarga Min. Mereka menelfon setelah 10 menit kepergian Han dan Jun. Tian menerima panggilan itu, ibu Han yang bicara.
Tian: hallo nyonya..
Min Xiang(ibu han): aku tau mereka sudah berangkat, cukup basa basi nya.. aku ada perlu bicara dengan mu
Tian: baik,. apa perlu kita bertemu..?
Min Xiang: heh aku tidak sudi memandang wajah miskin kalian, tapi demi pewaris keluarga ini aku akan menemui mu. Temui aku di Yellow Caffe jam 1 siang. Aku paling tidak suka menunggu ingat itu.
Tut tut tut tut panggilan terputus.
.........
"aku mengenal jun sejak dulu, jauh sebelum kami menjadi penyanyi. Aku tau sifat ibu han tapi demi shrek dan jun apapun akan aku lakukan jika mereka bahagia. ! gumam tian sambil menaruh telfon nya kembali.
.............
Di tempat lain, Jun dan Han sampai di mension utama. Saat itu keadaan seperti pada saat jun meninggalkan rumah, badai besar hujan angin dan pintu terbuka lebar. Jun teringat kenangan nya dengan rumah besar itu. Dia menghabiskan masa kecil nya disana dan memori tak mengenakan muncul di benak nya,saat ibu kandung nya meninggal di depan mata nya. Air mata mengalir di pipi nya, kebencian kembali terlihat di wajah nya. Seseorang datang dari balik pintu, Jun segera menghapus air mata nya dan memalingkan wajah.
............***To be continued...........
Hai readers boleh dong minta like dan komen nya..! ikuti terus ya ceritanya biar ga ketinggalan. see you...👋***
__ADS_1