
Manager menoleh ke arah Jun yang masih fokus menatap youra. Tangan nya menepuk pundak jun dan membuat nya tersadar.
"ekhm ekhm... e a aku ke dalam duluan.." ucap jun sambil berjalan melewati youra.
Youra ingin bicara tapi jun tak menghiraukan nya, wajah nya terlihat putus asa dan murung seketika. Manager geleng geleng kepala melihat tingkah tiga orang di sekitar nya ini.
"ckckck... yang satu masuk karna salah tingkah, satu nya entah mikirin apa terus si youra ini malah nglamun ngrasa bertepuk sebelah tangan..hadeeeh anak anak ini... huh.." gumam nya sendirian.
"tidak mungkin mobil itu kebetulan sama dengan milik nya, mobil bisa sama tapi nomor mobil tidak mungkin mirip. Apa hubungan youra dengan pria itu..." gumam han penuh curiga.
"Wooooy... kalian ini kenapa sih... mau masuk nggak..? jun udah masuk tuh nyo..! ajak manager menggandeng han dan youra masuk ke dalam.
"manager maaf aku tidak memberi kabar, itu salah ku kalian khawatir mencari ku tapi aku tidak memberi kabar maaff.." seru youra merasa bersalah.
"hemm tidak apa apa.. lain kali tolong anggap aku sebagai manager mu, aku bertanggung jawab untuk segala jadwal mu ok..! jawab manager serius.
Youra mengangguk rasa bersalah nya membuat nya canggung. Manager pisah dengan mereka karna harus mengurus rapat dengan sutradara. Youra merasa ada yang aneh dengan han, sikap nya menjadi dingin dan pendiam.
"mm kak ryuk kau sakit..?
"hah.., e tidak.. ayo kita masuk teman teman sudah menunggu kita.." ucap han sedikit kasar.
"ada apa dengan nya, dia selalu berlebihan jika bertemu dengan ku tapi sekarang menyapa pun terasa di paksa gitu..haish tau ah lelah sekali.." seru youra bicara sendirian.
Han sudah lebih dulu masuk dan berbaur dengan yang lain. Tae sangat gembira akhir nya melihat youra baik baik saja. Seperti biasa Tae tidak bisa menahan diri untuk tidak memeluk your.
"huhuhuhuuuuu... sayang kuu aku merindukan muu..." ucap tae yang masih memeluk your meski youra merasa risih dan malu karna senior nya terus menatap ke arah mereka.
Jun tak tahan lalu bangkit dari tempat duduk nya dan memisahkan keduanya.
"lepaassss.." ucap jun keras.
"huh bilang aja kamu cemburu hm.." ucap tae kesal.
Youra dan jun saling menatap setelah mendengar kata "cemburu".
"*apa yang di katakan tad benar.. jawablah sunbae.." gumam youra seraya berharap.
"ada apa dengan ku, kenapa dia juga menatap ku begitu. .. apa dia berharap aku benar benar cemburu.." gumam jun dalam hati*.
"Woooooy... hayoo kalian beradu pandang begitu...lagi mikirin apa hem..? sepertinya aku mencium aroma apa gitu..! ucap tae sambil menggoda.
Youra dan jun saling berbalik, keduanya terlihat canggung dan gugup.
__ADS_1
Youra/jun: minum..
Keduanya mengatakan kata yang sama bersamaan. Mereka saling melihat lagi dan gugup.
"sikap kalian begini terlihat aneh.., apa bener yang tae bilang..? tanya mubai serius.
"hah.. mana mana mungkin..maksud ku tadi aku ingin minum aku benar benar haus hehe.." ucap youra mengalihkan.
"sudahlah,. ayo kita bahas tema rapat kali ini.." seru jun berusaha tenang.
Tae menepuk pundak han "hei bung ada apa muka di tekuk begitu ..?
Dia diam tak menjawab hanya melempar senyum kecil. Di benak nya hanya terlintas mobil orang yang paling dia benci selama ini. Dan kenapa youra bisa kenal dengan pemilik mobil tersebut. Entah kenapa sikap han tiba tiba berubah, kini dia menyendiri dan menghindari youra. Dia takut youra benar benar ada hubungan dengan orang yang dia benci.
"kak ryuk aku membawa kue kesukaan mu apa kau mau coba..? tanya youra yang mendekati nya dan menawarkan kue.
Han melirik kotak kue dan bersikap cuek " tidak terima kasih, aku sibuk tolong jangan ganggu aku.." pinta han dengan nada tegas.
"ooh maaf kalau aku ganggu.., aku pergi dulu ya kak. .. " youra merasa kecewa.
Dalam hatinya mulai ingin membuka hati dan memberi han kesempatan karna baginya mungkin cinta nya untuk jun hanya bertepuk sebelah tangan maka belajar mencintai orang yang mencintai nya adalah pilihan selanjut nya. Tak di sangka di saat youra mulai belajar menerima cinta nya, han malah menjauhi nya dan menganggap nya sebagai orang asing.
Melihat youra sedih jun menjadi emosional, dia pergi dan merusak meja.
..........
Pesan masuk dari ponsel jun, ayah nya menyuruh nya untuk menjauhi youra. Jun tersentak dari mana ayah nya tau mengenai youra dan kenapa dia harus menjauhi youra.
Karna penasaran jun segera menelfon ayah nya.
Jun: ayah..
Ayah: aku tau kau akan bertanya darimana aku tau mengenai gadis bernama youra itu..
Jun: jadi..apa kau akan menjelaskan nya..?
Ayah: tidak baik jika salah satu dari kalian memiliki hubungan dengan nya. Ini perintah baik kau maupun han di larang berhubungan dengan nya,
Jun: alasan yang tidak masuk akal., kenapa anda membawa han dalam urusan ini..?
Ayah: karna dia juga bagian dari keluarga Min dan ... (ayah jun berhenti bicara)
Jun: dan apa..? rahasia apa yang kalian sembunyikan...?
__ADS_1
Ayah: aku hanya bisa memberitau mu jika kau tetap mencintai nya maka dia akan meninggalkan mu di kemudian hari di saat dia tau kebenaran mengenai dirimu han dan juga Almarhum ibu nya. Dia sangat membenci kita... jauhi dia..!!!
Youra tak sengaja mendengar pembicaraan mereka. Dia tercengang ketika mendengar ucapan ayah jun soal kematian ibunya. Ponsel yang di tangan nya jatuh ke lantai dan membuat suara.
"siapa..? siapa disana..? " ucap jun sambil mengawasi sekitar.
Youra bersembunyi di balik dinding dan menutup mulut nya. Air matanya mengalir dengan sendirinya, kenangan ibunya terngiang di kepala. Youra merasa pusing dan sakit kepala. Dia mencoba berjalan tiba tiba terjatuh ke lantai. Jun yang masih bicara di telfon mendengar suara dan mengecek nya. Dia menemukan youra pingsan di lantai. Jum langsung mematikan panggilan nya dan menolong youra.
"youraa youraaa... hei kau kenapa... ada apa dengan nya,." ucap jun panik.
Manager: youraaa ada apa ini... kenapa dia pingsan..?
Jun: aku tidak tau.., aku sedang bicara dengan ayah ku di telfon lalu mendengar suara dan aku berbalik melihat youra pingsan.
Manager: ayo bantu dia berbaring di kamar nya..
Mereka membawa youra ke kamar nya. Manager menelfon dokter untuk segera datang. Tar dan yang lain juga khawatir dan melihat keadaan youra.
Dokter datang dan memeriksa youra. Dia bilang youra terkena racun, badan nya mengeluarkan banyak keringat dan demam. Jika dia tidak segera di rawat maka akan mengalami koma, racun nya bekerja lambat karna itu dia tidak sadar., ucap dokter.
Manger: siapa yang ingin mencelakai dia..?
Dokter: lebih baik kita bawa dia dulu, jika terlambat akan berbahaya bagi imun nya., aku hanya memberi obat penetral racun nya sementara ini. Kita harus memeriksa apakah racun nya benar benar bisa di netral kan atau tidak.
......
Youra masuk ruang ICU, teman teman nya menunggu di luar ruangan. Manager menyuruh tae dan Shrek yang lain untuk pulang istirahat. Tae menolak namun mubai meyakinkan nya untuk ikut pulang.
Mubai: jangan menjadi beban, manager dan jun ada disini, kita lebih baik pulang...ayo han kau juga ikut pulang..!
Han: kalian pulang lah, aku disini..
Jun: aku menyuruh mu pulang, setidak nya hormati aku sebagai leader..
Han tidak punya alasan lain lagi dan setuju kembalj ke perusahaan dengan yang lain. Sementara jun dan manager menjaga youra di Rumah Sakit.
Manager: jun tidur lah, aku yang akan berjaga..
Jun: kau saja yang tidur, aku tidak terbiasa tidur di Rumah Sakit, bau obat sangat menyengat.
Manager: psssfft lalu kenapa kau mau tinggal... pulang lah mereka pasti belum jauh.
Manager menahan tawa karna dia tau jika jun sangat mengkhawatirkan youra. Bahkan jun tidak ingin tidur takut youra akan bangun dan menginginkan air.
__ADS_1
"youra artis baru, apakah secepat ini dia mendapatkan musuh. ..huuuh aku curiga anisa ada hubungan tapi dia tidak mungkin punya keberanian meracuni orang terlebih youra baru saja pergi dan kami belum menanyai nya soal itu.." gumam manager dalam hati.