Love Behind The Scenes {IDOL}

Love Behind The Scenes {IDOL}
#51 "Perjodohan"


__ADS_3

``***BIARKAN AKU MENEMANIMU DALAM KESULITAN KESEDIHAN DAN DUKA MU, JADIKANLAH CINTA KU BAGIAN DALAM KEBAHAGIAAN DAN ALASAN KAU TERSENYUM ``


*MIN JUN***.


Nafas nya tersenggal senggal karna berlari mencari pujaan hati. Jun merasa lega menemukan Youra dalam keadaan baik. Tangan nya meraih tubuh mungil Youra ke dalam pelukan nya. Kehangatan yang Jun berikan membuat Youra merasa tenang.


Setiap kali kesulitan menghampiri orang pertama yang mengulurkan tangan adalah pria ini. Hati yang tlah menutup perasaan di masa lalu mulai luluh dan memberikan kesempatan.


Sebenar nya Youra tidak pernah membenci Jun atau berhenti mencintai nya. Hanya saja setelah Jun mencampakan nya, Youra ingin memberikan Han kesempatan untuk memperjuangkan nya. Apalah daya mungkin takdir menginginkan keduanya untuk menjadi kakak dan adik.


Di masa lalu dia pernah "bertepuk sebelah tangan" atau bisa di bilang cinta nya untuk Jun yang tak terbalas. Han yang sejak awal menunjukan ketertarikan nya tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkan. Meskipun Youra tau akan perasaan Han tapi dia berpura pura tidak peka. Yah pada akhir nya mencintai seseorang yang juga mencintai mu lebih baik daripada mencintai dia yang mencintai orang lain.


........


"Ayo kita pulang ! Mm bagaimana kalau kita nonton atau kemana, ? " Jun berusaha keras menghibur Youra.


"Bawa aku menemuinya, hatiku sudah tenang. Lebih baik kita menyelesaikan ini secepat nya, Aku tidak ingin ada hubungan apapun lagi dengan nya " ucap Youra sambil menatap Jun dengan penuh kesedihan. Dia masih enggan untuk memanggil Ayah nya dengan ucapan.


Mereka pergi menuju Rumah Sakit dimana Shin Rhui dirawat. Penjagaan benar benar ketat, ini terlihat seperti Rumah Sakit itu milik mereka. Dokter dan perawat berlalu lalang ke ruangan tersebut. "Ada apa ini " pikir Youra panik melihat banyak orang keluar masuk.


Jun bertanya kepada pelayan pribadi Shin Rhui.


"Paman He apa yang terjadi dengan paman Rhui ? Mengapa dokter terlihat khawatir ? Apa yang terjadi selama aku tidak ada ? "

__ADS_1


"Syukurlah tuan muda Jun kembali, hu hu huuu tuan muda apa yang harus kita lakukan. Dokter mengatakan Tuan besar harus segera di oprasi tapi ditengah jalan nya oprasi Tuan besar kekurangan banyak darah. Golongan darah Tuan Besar merupakan golongan darah yang langka, saat ini di gudang darah sedang kehabisan stok nya. Saya mencoba menghubungi kerabat dan relasi bisnis untuk membantu tapi belum ada hasil. "


Pelayan pribadi Shin Rhui terlihat pucat dan sangat khawatir. Youra yang mendengar itu langsung mendobrak ruang ICU dan menarik dokter ke samping. "Aku putri kandung nya ambil darah ku dan selamatkann.... Selamatkan Ayah kuuu.." akhir nya kata Ayah keluar dari mulut Youra. Matanya berlinang air mata yang hampir tumpah mengalir dipipi. Dokter meminta suster untuk mengambil darah Youra secepat nya.


Shin Rhui meneteskan air mata di tengah kondisi koma nya. Perawat melakukan tes DNA untuk mengetahui golongan darah Youra. Setelah mengetahui keduanya cocok, perawat langsung melakukan transfusi darah.


Youra berbaring di sebelah ayah nya sambil menatap nya penuh harap. "Kau terlalu banyak melakukan kesalahan padaku ayah, Aku tidak mengijinkan mu pergi begitu saja. Kau harus sadar dan menembus semua dosa mu " ucap youra dalam hati.


Youra menutup mata nya sambil menunggu proses transfusi darah. Jun melihat mereka dari balik jendela. "Dia gadis yang baik tapi keras kepala"


"Tuan muda benar, saat pertama kali melihat nona saya seperti melihat Nyonya Alisa di masa muda. Penampilan serta sifat baik nya menurun dari Nyonya besar. Kecantikan nya bahkan melebihi ibunya, tapi sifat keras kepala nya ini saya rasa pengaruh dari Tuan Besar " pelayan He tertawa kecil menceritakan penilaian nya terhadap Youra.


"Entah apa yang istimewa dari gadis ini, hatiku juga tergerak untuk perduli dengan penderitaan nya " jun berbicara dengan dirinya sendiri.


.............


"Yourraaa youraaa.. bangun nak ibu memanggil mu " seorang wanita yang nampak berumur 40 tahun namun masih sangat muda. Dengan pakaian serba putih dan kecantikan alami yang terpancar di wajah nya. Harum wangi tubuh nya samar samar Youra kenali. Senyuman nya menyapa Youra saat membuka mata. Belaian tangan yang penuh kehangatan, menjalin hubungan yang tak asing.


"Iiibuuu" lidah Youra terplintir ketika menyebut nya Ibu. Tubuh nya susah di gerakan, entah mengapa seperti kesadaran nya berada di tempat lain.


Youra melihat kanan dan kiri, sekeliling nya terlihat putih tanpa warna lain. Seperti ruangan yang tak berujung tanpa pintu dan tempat lain nya. Di ruang itu hanya ada dia dan kedua wanita yang terlihat seperti seorang ibu. Wajah salah satu nya terlihat asing untuk Youra.


"Nak sampai kapan kau akan memandang wajah nya, Apakah dia lebih cantik dari ibumu ? ucap Alisa tersenyum lembut.

__ADS_1


"E.. I Ibbuu tidak tidak ini pasti mimpi.. bagaimana mungkin aku bisa menyentuh mu " Youra masih kebingungan.


"Yourra kau gadis yang baik, bukan hanya baik tapi cantik. Aku benar benar berharap kau menjadi menantuku, Sejak kecil takdir kalian tlah menyatu " ucap Lieng eur yang terus membelai Youra dengan kasih sayang.


"Ibu tau anak ibu ini pasti kebingungan, ini adalah tempat kami tinggal. Kau hanya bisa menemui kami di perbatasan ini..waktu kita tidak banyak. Youra ingat pesan ibu, Ibu dan ibunya Jun ingin memberitaumu agar kau dan Jun bisa mewujudkan keinginan kami dulu".


"Betul nak, aku adalah Lieng Eur ibunya Jun. Aku tidak menjadi ibu yang baik untuk putraku, Dia memiliki sisi egois karna kehilangan kasih sayang ku sejak kecil. Youra jika mungkin maafkan kami yang egois memaksakan kehendak kami. Aku berharap kau mempertimbangkan hubungan kalian ".


"Tunggu ibu bibii akuu.....


Belum selesai Youra bicara tiba tiba dia merasa seperti jatuh ke jurang yang dalam dengan sebuah benda runjing yang menusuk tubuh nya. Rasa sakit nya membuat kesadaran nya kembali. "Shhh akhh..." teriak Youra.


"Nonaa saya memberikan suntikan vitamin agar nona tidak merasa lemah, apakah sakit ? tanya perawat sambil membereskan peralatan transfusi.


Youra menggelengkan kepalanya. Dia mengingat apa yang barusan dia alami. "Selamat tinggal Youraa" ini kata terakhir yang di ucapkan Alisha dan Lieng Eur sebelum menghilang.


Youra menyeka air matanya, dia turun dari tempat tidur dan menghampiri ayah nya. Dia ingat Jun menunggunya di luar. Youra menarik Jun dan menanyai nya pertanyaan seputar ibunya. Jun merasa heran mengapa Youra tertarik mengenai almarhumah ibunya.


"Kau nampak aneh, akh ini foto ibuku aku selalu membawanya di dompet ku." Jun memberikan foto ibunya .


Youra melihat foto itu dengan serius, dia mengambil foto ibunya juga dan menyatukan kedua foto itu. Alangkah terkejut nya Youra melihat kedua foto itu saling berkaitan. Terlihat dua orang wanita menggendong bayi mereka di pelukan nya. Foto Alisa yang menggendong bayi Youra dan Lieng Eur menggendong Jun yang berusia 2 tahun.


.........

__ADS_1


__ADS_2