
Hai readers sekalian berhubung flashback kita sudah berakhir mari kita lanjutkan cerita dari episode 16. Jika ada yang bingung silahkan di ulang membaca nya. Terima kasih.
.............
Jun tersadar dari lamunan nya dan menyadari bahwa youra tlah meninggalkan ruangan.
"ck konyool, seharus nya aku minta maaf soal kemarin kenapa terus bersikap canggung begini. huft.." ucap jun mengomel seorang diri.
Jun kembali ke kamar nya dan membersihkan diri.
.....................
"ra tungguin raa..." teriak han menghentikan langkah youra.
"ehm..? kenapa mengejarku..?
"huh hah hah hahh... ah capek sekali.. air berikan aku air.."ucap han terengah engah.
Youra mengambil botol minuman di tas dan memberikan pada Han.
"sudah ku bilang tunggu kenapa kamu meninggalkan ku...?
"hehe tadinya aku mau latihan tapi mood ku jelek, aku putuskan istirahat di kamar sebentar.
"bagus jadi sekarang kamu senggang kan..? tanya han yang tiba tiba menggenggam tangan youra.
Youra terus menatap tingkah han yang membuat nya risih. Han menaruh tangan nya di pundak youra "ayoo kita tidak punya banyak waktu"
"tunggu tungggu... ini sebenar nya ada apa sih.. bukan nya kita harus bersiap dulu ya..?
"udah gini aja, kamu udah cantik kok ga perlu dandan ok.." ucap han tersenyum lebar.
Han menyalakan mesin mobil nya, Youra kesulitan memakai sabuk pengaman. Han mendekat ingin membantu nya, tapi di pikiran Youra Han mendekati nya karna ingin melakukan hal buruk. Youra mendorong Han sekuat tenaga.
"aaah apa yang mau kamu lakukaann..? tanya youra dengan sigap menutupi dada nya dengan kedua tangan.
Han terlihat kebingungan.."looh aku cuman mau bantuin kamu pakai itu ko.." sambil menunjuk sabuk pengaman.
Youra salah paham lalu menundukan wajah nya karna malu. "maaf ku pikir kau..."
"psfffttt hahaha... kau pikir apa..?" ucap han tertawa melihat reaksi youra.
"jangan jangan kau memikirkan hal yang tidak tidak ya.. kau pikir aku akan mencium mu bukan..? bisik han di telinga youra.
Mendengar ucapan Han, kuping youra menjadi sensitif wajah nya memerah dan tangan nya gemetar.
__ADS_1
"k..ka.kapan kita mau jalan..? tanya youra canggung
" pegangan ya..! seru Han.
Han memikirkan sesuatu untuk menggoda youra. Dia tersenyum dengan rencana nya. Youra penasaran dan bertanya, tiba tiba Han menginjak gas mobil nya dan melaju sangat cepat. Youra terkejut dan berteriak histeris.
Han menghentikan mobil nya di tempat tujuan mereka. Sementara itu youra terlihat kehabisan tenaga akibat perjalanan yang berbahaya itu. Mereka sampai di tempat Taman Hiburan. Youra keluar dari mobil, keseimbangan nya goyah dan sempoyongan.
Han menangkap pinggang youra saat dia hampir jatuh.
"hati hatii... kau hampir melukai tubuh mu sendiri..!
Youra segera bangun dan menjauh dari Han. "bukankah ini semua karna seseorang yang mengemudi seperti orang gila..? ucap youra kesal menatap han.
Han: hehe maafkan aku.. aku tidak berpikir kau akan setakut ini, janji deh lain kali ga ulangin lagi..!
Han membujuk youra agar memaafkan nya. Tidak jauh dari tempat mereka ada penjual ice cream, han pergi membeli dua ice cream dan memberikan satu untuk youra.
"hmm apa sebenar nya tujuan mu mengajak ku kemari..? jadwal mu kan padat.!
"hah aku hanya sedang lelah saja, kebetulan kamu juga kan senggang jadi temani aku sebentar aja ya..? pinta han memelas.
Mereka duduk menikmati suasana taman sambil memakan ice cream. Untuk menghindari keramaian mereka tentu menyamar menjadi remaja biasa dan berbaur dengan yang lain. Di masa seperti ini sangat sulit bagi IDOL leluasa pergi di keramaian.
"ra gimana kalau kita naik itu..? ucap han sambil menunjuk wahana Kincir Ria Raksasa.
"udah ikut aja kan ada aku.. jamin kamu ga bakalan takut lagi deh..!
"ngga ngga... aku beneran takut... please jangan paksa aku..!
Han tetap memaksa youra meskipun dia menolak nya. Membayangkan saja sudah membuat bulu kuduk youra merinding. Dia memiliki Phobia ketinggian, jika dia melihat ke bawah saat di tempat tinggi maka badan nya akan gemeteran,bahkan menjadi kaku sampai tidak bisa bersuara.
"gimana kalau peristiwa dulu terulang lagi, aku beneran ga bisa naik deh tapi gimana caranya lepas dari han, dia kelihatan bahagia banget.." gumam youra.
Petugas loket mempersilahkan kedua nya masuk. Giliran mereka akan segera tiba. Wahana mulai berhenti, petugas memberi arahan untuk segera masuk. Youra menelan ludah dan gugup. Han menggenggam tangan nya dengan erat dan membawa nya masuk.
Pintu terkunci agar aman saat wahana berputar, badan youra langsung mengigil mata nya terpejam tak berani membuka.
" haan aku ngga tahan lagi.. aku mau ke toilet.." ucap youra berdiri.
Tiba tiba wahana berjalan, youra kehilangan keseimbangan dan jatuh menimpa han. Kedua nya saling menatap.
"ooh tidak ini terlalu dekat kami bahkan hampir saja berc*****. Tapii gimana cara nya aku bangun.. ini terus bergerak..." ucap youra dalam hatinya.
" huft jika terus seperti ini bisa gawat, tapi bagus juga dia sangat dekat dengan ku sekarang,. Apa dia juga merasakan apa yang aku rasakan..? ucap han dalam hatinya.
__ADS_1
Tangan youra berpegangan kuat pada besi di samping nya. Dia bangun dan kembali duduk tenang. Pandangan nya terus mengawasi sekeliling tanpa berani melihat ke bawah. Jantung nya berdegup kencang tapi bukan karna han berada di sisih nya melainkan karna takut akan ketinggian.
"youraa.."
"hem..?
"hmm akuuu....
"aaaaaaaaaaaaaaa .....
"hei hei tenanglah..!
"kenapa ini goyang kita akan jatuh tolooong.." teriak youra kencang.
Han menutup mulut youra karna tidak mau diam. Youra merasa mual karna mereka terus turun dan naik tanpa henti.
" tenang lah, namanya juga kincir raya. Pas naik atau turun pasti akan berguncang kan..? kata han mencoba menenangkan.
"iih udah di bilang aku takut masih aja ngeyel.. ngeselin ngeseliin" ucap youra sambil memukul han.
Han hanya tertawa dan terus menggoda youra. Dia menertawakan sikap lucu youra, saat kincir berjalan turun atau naik youra akan berteriak histeris tapi saat di atas atau di bawah terkadang youra diam lalu mencengkeram lengan han atau mencakar tangan nya. Moment itu membuat han bahagis, seperti tidak pernah mengalami moment moment seperti ini sebelum nya.
"andai ini bisa berlangsung selamanya.." gumam han sambil menempelkan tangan nya di hati nya.
.....
Tiba di putaran terakhir, kincir mereka berada di atas ketinggian. Tiba tiba kincir berhenti bergerak, Youra panik sekeliling nya terlihat sangat tinggi. Han menggenggam tangan nya dan menyuruh nya untuk terus menatap nya.
" jangan lihat ke bawah teruslah menatap ku hanya aku.. ini hal yang wajar. Sebentar lagi juga jalan, mereka hanya memberi tanda bahwa waktu kita sudah habis. "
"emm.."
" youra... aku benar benar mencintai mu... "ucap han samar samar.
Kincir bergerak kembali dan youra langsung berteriak tanpa mendengar ucapan han barusan.
........
Akhir nya wahana berhenti berputar. Mereka di bimbing kluar dari kincir. Youra melangkah kan kaki nya walaupun berat. Tenaga nya benar benar habis untuk berteriak.
"youra gimana jawaban mu tentang tadi..?
"tidak. .. aku menolak.." ucap youra terengah engah.
Han tercengang, youra melanjutkan " maksud ku aku menolak jika kau menyuruh ku bermain ini lagi. huh aku kapok cukuup..".
__ADS_1
Han tersenyum "sepertinya dia tidak mendengar apa yang aku katakan... hahah ya sudah lah, dia terlihat lelah sebaik nya kita kembali. ..