Love Behind The Scenes {IDOL}

Love Behind The Scenes {IDOL}
#23 "Skandal Tian"


__ADS_3

Pagi sekali Tian sudah berpakaian rapi dan memesan taxsi. Suara klakson mobil terdengar nyaring. Tian bergegas menemui pak sopir.


"antar saya ke taman Namsan ya pak.., "seru Tian sambil duduk dan memakai sabuk pengaman.


"baik tuan, silahkan duduk dengan posisi yang nyaman kita akan segera berangkat" kata pak supir sambil menghidupkan mesin.


Taxsi berjalan normal, beruntung nya jalanan tidak macet jadi mereka bisa cepat sampai di tempat tujuan. Tian memberikan uang untuk membayar perjalanan.


"ini pak uang nya, kembalian nya buat bapak saja terima kasih.." kata Tian sambil turun dari mobil.


"ah terima kasih kalau begitu tuan, semoga hari mu menyenangkan" ucap supir taxsi.


..........


Pesan masuk dari ponsel Tian, Dia menelfon orang yang mengirim pesan dan bertanya "dimana kamu" sambil melihat kanan kiri.


Orang itu menunjukan arah tempat dia berada, Tian bergegas menuju tempat janjian. Dia menutup kepala nya dengan hoddie dan topi serta mengenakan masker di mulut nya.


Tiba tiba dia bertabrakan dengan seorang pria yang sedang jogging, Tian minta maaf tlah menabrak nya. Tapi laki laki itu seperti mengenal tian, dia adalah seorang jurnalis sebuah berita. Karna penasaran dia mengikuti tian diam diam.


.......


Tian melihat seseorang yang membuat janji dengan nya. Terlihat seorang wanita sedang duduk santai di bangku taman.


" kenapa kau memilih tempat seperti ini untuk bertemu..? tanya tian sambil duduk dan melihat sekeliling.


"hehe apa kau takut...? ckckck seorang artis rendahan takut keramaian..? hahahaha tenang saja tidak akan ada yang kenal kamu kok..! ucap wanita itu mengejek.


"kau benar, lagipula tidak mungkin akan ada yang mau membuat berita tentang aku..! ucap tian lesu.


"hei aku bercanda ok,. maafkan aku karna bicara keterlaluan begitu.. ku mohon jangan sedih yah...! kata wanita itu sambil memegang wajah tian.


Tian langsung melepas tangan Niken dari wajah nya.


"kau ini, gimana kalau ada paparazi disini bisa habis kita,.apa kau mau masuk berita utama dengan judul skandal kencan..? tanya tian gugup.


"psffft sudah lepasin ih,. ngapain coba pakai topi begini orang masih pagi... lihat tuh taman juga masih sepi cuman ada beberapa yang lagi joging kan..! ucap Niken meyakinkan Tian.

__ADS_1


Tian menuruti perkataan Niken, dia membuka jaket yang menyelimuti tubuh nya dan juga topi, masker nya.


Dibalik semak semak pria tadi sedang serius mengamati mereka. Dia menyadari bahwa tian mirip dengan anggota boyband Shrek. Dia semakin yakin saat melihat Tian melepas penutup mulut nya itu.


"kau yakin mau melakukan apa yang kemarin kita bahas..? tanya niken.


"yah, hanya itu jalan satu satu nya.. dia bilang dia akan membantu Shrek jika aku menuruti keinginan nya.. Shrek segalanya untuk ku.." jawab Tian dengan suara berat.


Niken: hmm tapi kau sudah tau kan konsekuensi nya..? hal terburuk nya kau bisa di kluarkan dari tim..!


Tian: aku tau..daripada memikirkan diriku sendiri lebih baik mengutamakan kemajuan Shrek.


Niken: Tiaann.. aku mengenal mu sejak kecil.. aku tau kau orang yang sangat perduli dengan orang terdekat mu, tapi kau tidak perlu mengorbankan masa depan mu.. berhenti mengurusi orang lain urus dirimu sendiri..! apa kau pikir mereka yang kau perdulikan akan perduli dengan kehidupan mu..?


Tian: ya.. kau hanya belum mengerti mereka, Jun adalah salah satu sahabat ku..aku mengenal nya sejak kami tinggal di jalanan. Sifat nya hampir sama dengan ku, hanya saja dia mudah emosi. Kami pernah berjanji untuk selalu bersama, tapi sekarang situasi nya berbeda..tidak masalah jika dia membenci ku seumur hidup.


Niken: tiaannn....


Tian: jadi apa kau mau membantuku..?


Niken: pertama aku punya berita penting untuk mu, bibii ...ah maksud ku istri paman mu yang dari Indonesia mengabariku. Dia bilang akan datang kemari secepat mungkin, bagaimana kita melindungi dia..?


Niken: kenapa kita tidak memberitau paman Shin saja, dia berhak tau tentang istri dan anak nya kan..!


Tian: kau juga tau kakek mengendalikan hidup paman, jika dia punya kuasa sudah pasti dia akan menolak untuk menikahi ibu nya han. Ini juga yang di harapkan paman, sebagai ketua "Naga putih" tentu harus mengamankan identitas orang terdekat nya terutama istri dan anak nya. Musuh kita bertebaran dimana dimana... jika kita lengah mereka akan segera memusnahkan kita.


Niken: mmm aku mengerti, sebaik nya kita kembali.. Ini sudah terlalu lama teman mu pasti sudah menunggu... semangat lah..!


Niken memeluk Tian tanpa ragu. Jurnalis itu memanfaatkan kesempatan dan mengambil beberapa gambar mereka. Tian mencoba membebaskan diri, dia takut orang lain akan mengenal nya. Keduanya kembali ke rumah masing masing, Tian memakai jaket topi dan masker nya kembali untuk menutupi dirinya agar tidak di kenali orang.


..................


Rumah kluarga Min


Han dan jun pamitan dengan ayah dan kakek nya setelah sarapan. Kakek menyuruh mereka menjaga kesehatan dan sering pulang kerumah.


"han kemari aku ingin bicara pribadi dengan mu..! perintah Min Jiang sambil menarik han kesamping.

__ADS_1


Kakek dan jun sedang bercanda dan tidak menyadari kedua orang itu menjauh.


"paman... ada apa..? kenapa kita tidak bicara disana saja..?


"han, aku tau dari ibumu jika perusahaan kalian sedang mengalami kebangkrutan.. apa mau paman bantu..?


"ah soal ini aku rasa tidak baik jika paman ikut campur ."


"tapi han, hutang kalian cukup banyak dan kondisi kalian yang sekarang ini... kau tau kan dunia hiburan sama kejam nya dengan dunia bisnis, jika kalian tidak bisa maju maka banyak tim lain yang akan lebih unggul dari kalian. Aku bisa menyuruh kenalan ku untuk membantu promosi kalian dan menutup semua hutang...


"paman...aku tau paman mengkhawatirkan kami, tapi paman dan jun baru saja berbaikan. Lebih baik paman berusaha untuk mempererat lagi hubungan kalian dan untuk masalah perusahaan... jun pasti tidak suka jika paman ikut campur. Dia punya mimpi untuk sukses tanpa bantuan kluarga Min. Biarkan kami mengatasi masalah ini sendiri..


"haish...baiklah jika itu mau mu..aku menghormati nya, hati hati ya...jaga kesehatan mu..! ucap paman sambil menepuk pundak han.


Kedua nya kembalj bergabung dengan kakek dan jun.


" hei apa yang kalian bicarakan disana..? apa ada rahasia yang tidak aku ketahui.., ucap jun penasaran.


"iya paman memberitauku jika aku harus mengawasi mu saat kau dekat dengan wanita hhhhhhhh..." ucap han meledek jun.


" aww kakak kenapa kau memukul kepala ku.. sakit tau.."


" kalau tau sakit ayooo cepat kita pergi... dasar bocah.."ucap jun yang melingkarkan tangan nya di leher han.


"pamaaan kakekkk kami pergi ya .... jaga diri kalian.... kalau ada apa apaaa hubungi kamii.... " ucap han dengan nada berteriak.


Paman dan kakek tertawa dengan kelakuan mereka. Jun dan han pergi menuju perusahaan, Supir kluarga Min mengantarnya dengan mobil.


" apa han setuju dengan rencana mu..?


"tidak.. mereka adalah anak muda yang keras kepala dan punya kemauan keras....huh.."


"hahaha sudah sudah jangan mengeluh, kita ini orang tua yang pernah mengalami masa seperti mereka, jun itu putramu tentu saja mirip dengan mu. Hanya saja aku ingin dia mewarisi kekayaan kita dan mengirim nya untuk sekolah bisnis tapi tidak disangka bakat nya dalam musik mirip ibunya...aku tidak bisa memaksanya lagi. ..


" ya ayah, ..."


*Lieng eur...kau juga melihat nya kan... putra kita..." gumam ayah jun yang terus menatap pintu.

__ADS_1


"**Hallo pembaca,.apa kalian bertanya tanya kenapa flashback begitu lama dan peran youra tidak muncul...? itu karna author ingin kalian mengenal sifat masing masing tokoh dan hubungan mereka... komen di bawah jika ada saran ya.... πŸ’œπŸ€—πŸ‘βœοΈβ€οΈπŸ™***


-------------To be continued--------------------


__ADS_2