
~**Bersama mu waktu bahkan sangat berarti~
**Min Jun***
Malam itu mereka berdua tetap terjaga sepanjang malam. Petugas hotel datang mengkonfirmasi adanya pemadaman mendadak. Mereka meminta maaf kepada pemilik unit atas ketidaknyamanan nya.
Youra sangat takut dengan gelap, selain tidak bisa melihat apapun dia takut akan hantu dan semacam nya. Tangan nya selalu bergelenyut di lengan Jun kemanapun dia pergi. Jun menepuk tangan Youra dengan lembut dan membimbing nya di tengah kegelapan.
Mereka memutuskan duduk di sofa mungkin saja rasa ngantuk akan menghampiri mereka melewati malam yang gelap ini. Youra tak bisa diam, perasaan nya penuh dengan kekhawatiran. Bayangan nya akan hantu muncul di pikiran. Dia terus saja melihat kanan kiri depan belakang bahkan langit langit rumah. Terkadang merasa ada makhluk tak kasat mata yang sedang menatap ke arah nya. Dia memandang Jun dan mulai berpikir Jun itu hantu. Badan Youra menggigil memikirkan semua khayalan nya. Bulu kuduk nya berdiri, Yah semua itu tentu hanya di pikiran Youra. Dia menjadi semakin penakut sejak hobi membaca cerita horor di buku dan film.
Seseorang yang penakut belum tentu tidak tertarik dengan cerita hantu atau semacam nya. Terkadang mereka hanya berani membaca buku karena menurut mereka jantung akan lebih cepat berdetak saat membaca komik bernuansa horor. Itu terasa seperti jantung kita sedang berolahraga hhh. Tapi bagi yang jantungan harap jangan coba coba. Kalian bisa saja terkena phobia seperti Youra saking sering nya membaca cerita sampai berkhayal yang bukan bukan.
Youra menaikan kakinya dan melipat nya dalam pelukan. Matanya terpejam tapi semakin dalam semakin memikirkan hal aneh. Seperti terasa ada yang berbisik di telinga nya dengan suara yang amat kecil. Itu seperti seorang wanita tua yang suaranya makin samar "Yooouuuurraaaaaa hihihi" begitu ucap nya.
Youra makin memejamkan mata nya, kali ini dia menutup kedua telinga nya sambil mengerutkan bibir. Suara bisikan itu kembali menghampirinya. Hawa dingin datang bagai tiupan seseorang lalu berbisik "Aku masih disini aku masih disini aku masih disini". Suaranya makin cepat dan lambat.
Youra tak tahan dan berteriak "Aaaaakkkhh", Jun sontak menoleh pura pura panik.
"Youraa ada apa,?"
Youra membuka mata dan memperhatikan sekeliling, "ee ii itu tttadi mm ,.."
"A i u itu itu apaa ? Tadi ada apa ?, sudah istirahat gih. Tidak ada apapun disini, aku masih terjaga kok. Gih tidur !"
__ADS_1
"Tapii tadi beneran ada suara.."
"Sssst sini mau di nyanyiin nina bobo ya ?" ucap Jun sambil tersenyum.
Youra berbaring di dekat Jun sambil mencoba menutup mata, tak lama dia bangun dan berteriak lagi. Jun tertawa kencang, kali ini dia mengakui perbuatan nya.
Yang terjadi sebenar nya adalah Jun mengubah suara nya menjadi seperti hantu untuk menakuti Youra.
"Kali ini aku tak akan minta maaf "
"Aku membiarkan mu tinggal di rumah ku dan kau mengerjaiku ?, Tak tau malu"
"Youraaa,. kau harus menghilangkan rasa takut mu. Aku sedang membuat rasa takut mu itu hilang loh "
"Menghilangkan rasa takut dengan menakutiku ? Rumus dari mana itu "
Mata ku mengatakan kau gadis pemberani dan bertalenta. Karna hanya kau satu satunya gadis yang berani menatap ku dengan tatapan seperti itu. Tapi setelah pertemuan kita berikut nya, penilain ku terhadap mu mulai berubah. Kau semakin takut jika melihat ku ataupun bicara dengan ku. Tapi lihat..! bukankah Youra yang dulu sudah kembali ? Kau bahkan lebih crewet dari pertama datang ke agensi. "
"Jadi itu pandangan mu ? dia mencoba mempermainkan ku huh kita lihat apakah kau benar benar tidak takut hantu.. tunggu pembalasan ku. Hmm aku tidak bisa tidur, bagaimana kalau kita ngobrol saja ?"
Jun mengangguk setuju. Keduanya duduk berdekatan.
"Aku sering membaca buku dan mendengarkan konten konten horor, terkadang halusinasi ku terlalu tinggi karna pengaruh nya. Aku pernah membaca buku tentang dunia Yin dan Yang. Kau pasti tau kan, aku ingat cerita ini berhubungan dengan negara mu?".
"Yah mungkin orang jaman dulu dan pedesaan masih mempercayai nya. Aku tidak begitu paham dengan ini,"
__ADS_1
"Kau yakin mau mendengar nya ?
"Katakan saja jika aku takut kau boleh menghukum ku " dengan mantap Jun menerima tantangan. Youra kembali melanjutkan ceritanya.
"Begini.. sebut saja keluarga Nia, dia tinggal bersama kakak perempuan, adik laki laki serta ayah dan ibunya. Kebetulan mereka baru saja membeli rumah baru yang lumayan besar. Awal nya mereka tak menaruh curiga mengapa rumah mewah sebesar itu tapi di jual dengan harga rendah. Sampai suatu hari ayah nia mengalami kecelakaan dan harus di opnam di RS. Ibunya menemani ayah nya di RS. Tinggal kakak dan adik nya yang tinggal di rumah itu. Kejadian nya terjadi pada waktu malam....(Youra berhenti bicara dan memperhatikan Jun) apa kau takut ?"
,
Jun menaikan pundak nya yang menandakan tidak takut sama sekali. Dia mengayunkan tangan nya menyuruh Youra kembali bercerita.
"Malam itu Nia bersiap tidur di kamar nya, tiba tiba dia mendengar suara pintu utama seperti dibuka. Dia berpikir siapa yang datang malam malam, dia pikir itu kakak nya dan kembali tidur. Paginya Nia keluar dari kamar nya dengan muka kucel bangun tidur. Sambil menguap dia melihat adik nya sedang duduk di sofa dengan cemilan dan tv yang menyala. Dia terheran ketika melihat ayah nya sudah rapi dan siap berangkat ke kantor. Aneh nya ayah nya berjalan mengabaikan nya, lalu selang 5 detik ayah nya memakai piyama berjalan ke arah kamar mandi dan mengabaikan nya. Nia diam membeku badan nya seperti batu yang tak bisa di gerakan. Dia baru sadar setelah kakak perempuan nya menepuk pundak nya dan memanggil nama nya. "Nia kamu kenapa ?
"Kak barusan aneh deh, aku lihat ayah pergi ke kantor tapi beberapa detik kemudian dia keluar dari kamar dengan piyama. Ini aku mimpi ya..?" dengan polos nya nia bicara.
"Hah kamu ngigo yah, Ayah kan masih di RS gara gara kecelakaan ".
Saat itu Nia terkejut bukan kepalang. Wajah nya pucat pasi. Dia berpikir lalu siapa yang barusan dia lihat. Ternyata adik nya juga menatap ke arah Nia dengan tatapan khawatir .."
"Jun ...Jun... " Youra memanggil Jun yang terlihat gelisah.
"A aku haus, " Jun menjawab dengan gagap, dia beralasan ingin mengambil minum. Youra cekikikan karna ternyata Jun mulai takut bahkan sebelum dia mengatakan hal yang semakin jauh.
_______***TO BE CONTINUED________
*HALLO PEMBACA SEBENAR NYA AUTHOR SENDIRI MERASA TAKUT KARNA EPISODE HARI INI SEDIKIT MASUK NUANSA HOROR. APALAGI BAB INI DI BUAT KETIKA MALAM HARI ππ MERINDING... KISAH NYA MASIH BERLANJUT LOH
__ADS_1
Author minta tolong bantu like koment share Rate nya sam vote dong. Klik Fav biar kamu dapetin notifikasi bab selanjut nya π
Ikuti GC Sangmi yahπ€ππ Borahae Yoereoben***