Love Behind The Scenes {IDOL}

Love Behind The Scenes {IDOL}
#17 "JunTian"


__ADS_3

Jun menutup mata nya suara isak tangis semakin terdengar samar. Mungkin suara nya habis terlalu banyak menangis. Tian mendekat dan mendekap nya. Dia berusaha menahan tangis dan menenangkan jun.


"sudah.., biarkan dia pergi,dia akan bahagia melihat kita bersinar. Apa kau ingat keinginan nya hanyalah membuat anak didik nya menjadi manusia kualitas terbaik,kita harus bangkit. Buktikan Shrek bisa terbang meskipun dia tidak bersama kita. " ujar tae.


"hapus air matamu.. cukup untuk hari ini, kau dengar aku kan .. lihat aku jun..? memegang wajah jun menghadap padanya.


Tian tidak bisa menahan air matanya lagi, dia juga ikut menangis di hadapan jun. Jun sadar dan menghapus air mata tian.


"kenapa... dia pergi karna bosan dengan kita, kita banyak mengeluh malas bahkan Shrek juga tidak berguna.Tidak bisa menghasil kan uang bahkan popularitas. Kita hanya grup miskin yang tidak terlihat seperti idol, hahahaha... " kata jun tertawa frustasi.


Tangis tian semakin menjadi melihat sahabat nya yang kehilangan semangat. " jun sadarlah kita masih bersama jangan membuat dirimu hancur,jika kau seperti ini bagaimana dengan grup..? ujar tian sambil memegang jun.


"katakan padanya untuk kembali,aku tidak akan menjadi leader jika dia tidak memenuhi permintaan ku,..dia pikir hanya dia yang bisa marah dan pergi sesuka hati. heh... ! Amarah jun semakin menjadi jadi,dia terus mengatakan banyak hal karna kesal.


Tian geram dan memukul jun,."apa kau gila... jika kau tidak perduli dengan hidup mu, setidak nya perdulikan kami... hidup mu bukan hanya milik mu tapi juga milik shrek. Apa selama ini kami tidak berati apa apa bagimu...? (memegang kerah jun)


Jun membalas pukulan tae, keduanya berkelahi. "memang nya apa yang bisa aku lakukan..? kalau tidak mau hancur kluarkan aku dari grup,bangun sendiri grup gila itu. Heh ada ataupun tidak...tidak ada gunanya, tidak ada satupun orang yang mengenal shrek. Hanya grup sampah yang tidak berguna,tidak memiliki kualitas musik yang tidak jelas dance ala jalanan. Kau pikir kita akan melangkah sejauh mana hah...?


Jun terduduk setelah melepaskan amarah nya. "maaf... apa sakit..? ucap jun pada tian sambil menunduk.


Tian melempar senyum, dia tahu meskipun mereka bertengkar tapi dia akan membuat hati jun lebih tenang. Dia memeluk jun lagi, mereka sahabat yang tak terpisahkan.


"hei lepas,orang akan berpikir kau jatuh cinta denganku tau..! geram jun.


"memang benar..,

__ADS_1


"apa kau bilang..? tanya jun


"iya aku jatuh cinta padamu oppa...! hahaha..


"panggil aku sunbae atau aku akan mengeluarkan mu dari tim. seru jun sambil berjalan.


"aah aku lapar kalau kau sudah selesai marah ayo kita makan, aku merindukan nasi goreng buatan mu hehe..


"ck kau saja yang masak, bisamu cuman makan. Bagaimana kau akan hidup jika tanpa aku, belajar lah memasak makanan untuk dirimu sendiri.. !jelas jun


"hehe tidak akan, aku takut jika aku pandai memasak kau akan mengirim ku jadi koki atau mungkin kau akan pergi dari hidup ku. Tidak akan pernah terjadi hal seperti itu..kau bisa memintaku banyak hal..aku akan melakukan nya sepenuh hati tapi tidak memasak. Seumur hidup aku hanya akan bergantung pada kemampuan memasak mu. .. sini cium...! kata tae sambil bersikap imut.


"aku melepasmu kali ini,.aku lapar setelah menghabiskan tenaga. Aku akan membuat bangkrut perusahaan ini dengan makan banyak.


Hari berikut nya berjalan normal, jun mulai menata jadwal comeback mereka. Karna hanya ada manager dan staf yang setia berjuang bersama mereka,maka mereka mengadakan rapat dan memilih jun untuk memimpin perusahaan. Jun menolak karna merasa tidak pantas,dia sudah cukup berat menanggung tanggung jawab sebagai ketua grup.


Jun memberi saran untuk bergabung dengan perusahaan lain atau ditiadakan directur dalam perusahaan. Untuk sementara mereka mengesampingkan urusan directur. Mereka fokus pembuatan single baru dan single solo.


Sesuatu yang beda terjadi, genre baru nuansa baru terlihat seperti burung imut yang terbang menjelma sebagai phoneix dengan sinar terang.


Berbagai tour konser di lakukan Shrek,. tahun ke empat mereka kembali memikirkan kekosongan posisi directur. Di sisi lain kluarga besar jun berusaha membujuk jun untuk kembali ke kediaman Min. Sedari kecil impian jun adalah menari,menyanyi dan menciptakan lagu namun kluarga nya tidak mengijinkan nya. Mereka ingin jun menjadi pewaris utama dan menjalankan bisnis perusahaan kluarga.


Jun terlahir dari kalangan atas,keluarga terpandang kaya raya dan memiliki perusahaan no 1 di soul. Tapi karna keinginan nya di tentang keras keluarga memaksanya meninggalkan rumah dan hidup mandiri. Kehidupan jalanan bahkan pernah ia jalani dan disana lah dia menemukan sahabat pertama nya yaitu Tian. Karna impian yang sama, mereka mencoba mendaftarkan diri mengikuti audisi untuk masuk di sebuah agensi. Saat itu perusahaan bernama IndKor yang saat ini di kenal dengan IDK Entertaint.. menggelar audisi gratis. Kedua sahabat itu coba coba audisi dan berhasil masuk sebagai trainee.


Perjalanan mereka dimulai, Jun dan Tian bertemu teman baru selang berjalan nya waktu. Mereka tergabung menjadi satu grup dan debut bersama. Shrek adalah nama grup mereka beranggotakan 8 orang Min Jun, Shin Tian, Han Ryung (yang ternyata sepupu jun), Shanxi dan Seokjin si saudara kembar, Mubai si pendiam dan Si kecil Kim Taeyong yang terakhir di umumkan sebagai anggota shrek juga member termuda.

__ADS_1


...............


"apa mereka menghubungi mu lagi..? tanya Tian.


" ya..seperti biasa ketika butuh mereka akan mencariku,saat tidak di butuhkan aku hanya di anggap sebagai beban. kata jun.


"yah kau memang beban sih..! goda tian.


" oh ya ., aku merasa seseorang yang diam diam memakan ramen di dapur kita adalah beban pemborosan deh..! seru jun kembali melempar ejekan.


" heehe..pergilah, mereka juga keluarga mu. jika mereka mengusir mu,pintu rumah kami terbuka lebar.. kata tian.


Jun menepuk kepala tian " dasar bocah, siapa bilang ini rumah kalian, bukan kah aku yang membeli kantor ini dengan kerja keras ku.. ckck aku memelihara ayam tapi tidak bisa ku jual.


" apa kau bilang... kami ayam..? kau Angry bird nya .! kata tian sambil beranjak dan sedikit cemberut.


Jun tertawa melihat tingkah konyol tian. Han mengawasi mereka dari balik pintu. Meskipun Han dan Jun adalah saudara tapi mereka tidak sedekat hubungan Jun dan Tian. Dia bahkan tidak pernah bicara dengan Jun. Jun menganggap nya sebagai orang asing, meskipun jika ada wawancara live di tv mereka terlihat baik baik saja. Itu hanya sandiwara yang lama di mainkan mereka. Han berharap suatu saat jun bisa berbagai kebahagiaan dan kesedihan itu juga padanya. Dia berharap jun mengerti akan ketulusan nya dan menganggap nya saudara.


Tae: hmm udah yuk, ga usah dipikirin. suatu saat gunung es itu akan mencair. Lebih baik melihat nya tenang atau dia akan meledak dan mengguncang bumi.


Tae membujuk Han, mereka juga pergi.


........


---------To be continued-----------

__ADS_1


__ADS_2