
"bagaimana dengan laki laki itu" tanya ayah youra.
"kami melakukan sesuai perintah tuan" ucap bawahan nya yang sedang menghadap.
Shin Rhui sedang bersantai di halaman dengan secangkir teh, bawahan nya melaporkan tugas yang ia berikan.
"aku tidak bisa membiarkan putri ku berjuang sendirian, berani nya pria rendahan mengganggu putri ku. Itu balasan nya berani menyentuh anak singa" ucap Shin Rhui.
Bawahan nya hanya mengangguk dan pamit pergi. Shin Rhui menyuruh nya untuk terus mengawasi Youra dan menjaga keamanan nya.
"alisa aku akan memenuhi janji ku dan bertanggung jawab sebagai seorang ayah meskipun putriku tidak menyadari nya.."
Min Xiang menghampirinya membawa sepiring biskuit. Mereka duduk dan berbincang.
"apa kau tidak mau jujur mengenai wanita yang dibawa putraku..? tanya ibu han.
"bukan urusan mu" ucap ayah youra.
"baiklah tidak masalah jika kau tidak mau mengenalkan nya padaku, aku bisa menjangkau nya sendiri" ucap ibu han sambil bangkit.
Shin Rhui mencekik leher nya dan memperingatkan untuk tidak menyentuh putrinya lagi.
"aku tau kau yang menaruh racun saat dia tinggal disini, jika kau berani menyentuh putriku lagi... maka jangan lupa aku bisa menghabisi putra mu" ucap shin rhui bergerak pergi.
"hahahaha... mereka berdua.... putra ku dan putri mu.. punya hubungan spesial..
sssshh ... hm sepertinya antara putri mu putraku dan keponakan ku terkait cinta segitiga, menurut mu siapa yang akan kau pilih sebagai menantu..? hahahahaha " ucap ibu han menggila.
"sial., aku tidak akan membiarkan putriku berhubungan dengan keluarga kalian. Cukup aku yang menderita." gumam shin rhui.
.............
Youra sedang melakukan olahraga pagi, dia jogging di sekitaran perusahaan. Jun melihat nya dan langsung menghampirinya.
"mau air..? ucap jun menawarkan sebotol air.
"ah tidak perlu, aku bisa mengambil nya sendiri. hmm terima kasih karna sudah menolong ku, aku pergi dulu permisi" ucap youra sambil pergi.
__ADS_1
Dia sengaja menghindar dari jun, youra bertekad untuk bisa menerima perasaan han untuk nya. Jadi dia berusaha keras menghilangkan perasaan nya untuk jun, dia tau jika jun hanya memandang nya sebagai teman.
Drrrrrrttttt drrrrtttt...
Youra mendapat pesan dari ibu chooky, mereka bilang ada seseorang yang membantu mereka pindah kota dan menyewakan rumah. Shella juga di beri pekerjaan yang layak sehingga bisa merawat chooky dengan baik. Berita itu membuat youra lega, senyum nya melebar melihat foto chooky yang dikirim shella.
Han sedang membaca koran pagi sambil minum teh. Alangkah terkejut nya dia melihat berita utama pagi itu. Teh nya tumpah mengenai baju nya. Youra melihat nya gugup dan menghampirinya.
"hei apa kau anak kecil, isssh kau mengotori baju mu..sini biar aku bersihkan" ucap youra mengelap baju han dengan handuk.
Han buru buru menyembunyikan koran di belakang tangan nya. Manager dan jun kembalj ke perusahaan. Jun merasa cemburu melihat youra dan han bermesraan.
"Aku ke atas dulu" ucap jun pamit pada manager Lee.
"ah tunggu kak, sebentar aku ada urusan dengan nya" ucap han kepada youra.
Han menghampiri jun, dia memberikan koran dan memperlihatkan berita utama. Jun mendapat fokus dan mengambil koran itu. Dia tercengang melihat pria yang kemarin mengganggu youra di temukan meninggal di depan bar.
"ini... bukan kah dia di penjara" tanya jun berbisik pada han.
"emm itu juga yang membuatku bingung"
Manager memberikan jadwal untuk hari ini, youra mengambil nya dan pamit bersiap.
Setelah kepergian youra, manager langsung menemui han dan bertanya apa yang terjadi.
"aku tau ada yang aneh mengenai kalian tapi youra sedang bersama ku, sekarang beritau aku apa yang terjadi?
"coba cek ponsel mu, aku menemukan berita itu di koran pagi ini" perintah han.
Mereka sibuk memeriksa ponsel dan sosial media. Manager tercengang melihat berita itu.
"gawat, ini juga beredar di internet. Apa yang harus kita lakukan" tanya manager kebingungan.
" cepat pergi dan ambil ponsel nya" ucap han.
"apa..?
__ADS_1
"hadeeh kau ini manager nya, kau lebih berhak daripada aku mengerti..! cepat sebelum dia mengetahui segalanya..!
Manager bergegas ke kamar youra. Dia mengetuk kamar youra berkali kali. Youra penasaran siapa yang begitu tidak sabaran di luar. Manager langsung mengambil ponsel begitu youra membuka pintu.
" eh kak lee..? kenapa kau mengambil ponsel ku? maksud ku kau bisa meminjam nya setelah aku setuju bukan..?
"mulai hari ini kau di larang memegang ponsel sampai perlombaan tiba, fokus lah berlatih vokal dan menari. Aku akan mengembalikan nya jika kau mendapatkan prestasi hmm..!
"heiii tapi ini kenapa terburu buru... sebelum nya kau tidak pernah melarang ku dengan ponsel..?
"youraaa... sudah ku bilang aku yang mengatur jadwal mu, ayo pergilah bersiap aku akan menghukum mu jika terlambat." ucap manager sambil menutup pintu dan beranjak pergi.
Jun berdiri di depan pintu kamar nya menunggu manager.
"jadi kau mengambil ponsel nya.? tanya jun mengagetkan manager.
"kau ini hantu atau manusia.,huuh untung aku tidak memiliki kelainan jantung. " ucap manager mengelus dada nya.
Jun: bukankah ini aneh., pria itu tiba tiba meninggal dan lagi seperti tidak wajar..
Manager: ya ku dengar dia sering pergi ke bar itu, kekasih nya bekerja disana..
Jun: ngomong ngomong tentang kekasih nya, bukankah dia pergi dari kota ini..?
Manager: darimana kau tau..
Jun: hmm pagi ini aku kembali ke Rumah Sakit, aku pikir ingin membantu mereka mencari tempat tinggal baru tapi sesampai nya disana perawat memberitau aku jika seseorang datang membawa mereka. Chooky menitipkan ini kepada perawat, dia bilang surat ini untuk youra.
Jun menyodorkan surat itu pada manager.
"aku membaca nya sekilas, itu ucapan terima kasih. Dia juga menuliskan alamat dia tinggal sekarang, ada orang yang mengendalikan semua ini..." ucap jun.
Youra diam diam mendengarkan mereka bicara di balik pintu. Dia mengambil laptop di laci nya dan membuka internet.
...."Polisi menemukan mayat seorang pria berumur kisaran 35 tahun di depan bar Carent"....
Bagitu tulisan yang ada di sebelah foto mayat tersebut. Youra makin tercengang melihat pria penuh noda darah itu adalah kekasih shella yang kemarin mengganggu nya. Youra merasa takut, rupa nya ini bukan kejadian pertama buat nya. Dulu sewaktu di culik dia di tolong seseorang yang tidak di kenal. Pagi nya karna pingsan dia di temukan di pinggir jalan oleh warga. Dan berita penculik nya telah mati di tempat lain.
__ADS_1
Youra berlutut lemas di lantai, tangan nya menutupi telinga nya dan terus menggelengkan kepala. Dia tidak mau mengingat kejadian itu tapi ingatan nya terus menghantui pikiran nya.
Dia menangis di kamar nya.