Love Behind The Scenes {IDOL}

Love Behind The Scenes {IDOL}
#62 "Retakan"


__ADS_3

~**Kau atau Aku memiliki Rahasia**~


"Apa kalian berkencan " tanya Tian penasaran.


"Makan saja makanan mu, kau seperti anak kecil makan sambil bicara ck. "


Jun enggan mengatakan apapun tentang hubungan nya kepada Tian. Tak lama kemudian Youra menghampiri mereka dengan muka lesu dan langkah yang berat. Tian menghentikan makan nya dan spontan menanyakan kekhawatiran nya.


"Aku tidak apa apa kenapa kau khawatir ?, Ya ampun kau makan berantakan sekali lihat ada butiran nasi di bibir mu.. sini biar aku bersihkan ". Youra mengambil tisu di dalam tas untuk mengelap sisa nasi di bibir Tian.


Melihat perhatian yang di tunjukan Youra untuk sahabat nya membuat Jun cemburu. Wajah nya terlihat kecut, dia menarik Youra ke samping dan menggantikan posisi nya. Jun berdiri tepat di depan Tian, Tian dan Youra saling beradu pandangan bingung.


Dengan lembut Jun mengelap bibir Tian "Biar aku yang melakukan nya".


"Hei lepas, orang orang akan berpikir yang tidak tidak tau "Tian menghempas tangan Jun segera.


Youra diam diam tertawa "Kalian benar benar romantis, aku iri melihat nya hahaha"


"Hah.. tunggu kau salah paham, maksudku aku tidak ingin kau menyentuh nya begitu." ucap Jun membela diri.


"Bodooh.. kau ini pria atau bukan ?, Aku bisa mengurus diriku sendiri kenapa kau bersikap begitu ish.. aku rasa otak mu sedikit bermasalah karena cemburu" kata Tian.


"Sudah sudah kenapa kalian bertengkar ? Apa yang sedang kalian bicarakan sedari tadi, kakak sampai belum menghabiskan makanan nya " tanya Youra yang masih menertawakan Jun.


"Dia baru saja mengatakan kalau kalian berkencan" Tian menaikan alis nya sambil sengaja menyenggol lengan Jun.

__ADS_1


"Kapan aku bilang begitu dasar ... Tidak.. dia hanya membual. Aku sama sekali tidak mengatakan apapun sungguh" ucap Jun sedikit gugup.


Youra terdiam sejenak lalu memandang Jun dengan sangat lama.


Apa kami harus berpacaran ? Aku tidak bisa membuat nya terlalu lama menunggu tapi .. apa yang harus ku lakukan..


"Emm bagaimana keadaan paman ?" Tian mencoba memecah suasana yang mulai canggung.


Youra mengatakan jika dokter telah setuju untuk membawanya pulang dan menjalani rawat jalan. Dia juga mengatakan kegelisahan nya tentang ayah nya.


"Ayah akan berada di rumah tapi aku rasa aku tidak bisa ikut bersama nya.. apakah aku bisa minta bantuan kakak untuk menjaga nya ?


"Kenapa kau berkata begitu ? Dia paman ku tentu saja aku akan menjaga nya. Lagipula aku tau wanita itu akan segera kembali jika dia melihat mu aku tidak tau apa yang akan terjadi"


" Seberapa menakutkan nya wanita itu ? Kenapa ayah, kak Tian, Jun bahkan Han sangat mengkawatirkan ku?, Kami sama sama wanita, Apa yang dia bisa lakukan dan aku tidak ?" tanya Youra


"Membunuh seseorang" ucap Han dengan nada keras. Dia datang dan menghampiri mereka.


Semua orang menatap Han, kecuali Youra tatapan Jun dan Tian terlihat kawatir. Beberapa kali Tian menggelengkan kepala agar Han tidak mengatakan kebenaran.


Sepertinya Han sudah memikirkan langkah yang dia ambil. Dia mengumpulkan keberanian untuk mengatakan kebenaran pada semua orang.


"Apa yang kalian sembunyikan dariku, mengapa kalian terlihat aneh " tangan nya mencengkeram erat sehingga membuat Han merasa kebas.


"Aku akan menjelaskan semuanya sekarang " ucap Han

__ADS_1


"Haan apa kau gila " Jun menghentikan niatan Han.


"Ini akan lebih baik daripada kita terus menerus menyembunyikan nya darinya. Setidak nya dia harus mengetahui kebenaran dari kematian ibunya " ucap Han


"Heh seberapa besar yang kau tau tentang kematian bibi ? tanya Tian seperti meremehkan.


"Dia wanita yang baik, aku pernah melihat nya sekali waktu kita kecil. Aku tidak mengerti mengapa ibuku setega itu padanya " ucapan yang keluar dari mulut Han membuat dirinya malu dan menundukan kepala.


Youra berkaca kaca mendengar kisah ibunya, dia menjadi tak sabaran untuk mendengar seluruh kisah nya.


Han: Saat kau masih bayi, Paman Rhui kembali ke Korea dan meninggalkan keluarga nya. Dia di paksa oleh ayah kandung nya untuk menikahi ibuku. Kakek kita sudah berteman sejak dulu dan ibuku adalah kesayangan kakek mu. Saat dia hampir meninggal dia tau jika ibuku baru saja kehilangan suami nya, jadi dia menjodohkan paman dan ibu. Meskipun kakek mu tau jika putra nya sudah berkeluarga tapi karna kalian tidak di terima di keluarga Shin, Kakek mu tidak pernah menganggap pernikahan itu terjadi. Paman Rhui setuju menikah dengan ibuku karna seluruh harta akan di wariskan padanya, Awal nya aku juga kesal dan marah pada ayah mu. Tapi sekarang aku tau siapa yang bertanggung jawab disini.


"Aku sudah tau apa yang kau bicarakan " ucap Youra


"Sudahlah Youra mari kita pergi, Han dia sudah mencoba melupakan masa lalu kau tak perlu mengungkit nya kembali " ucap Tian sambil merangkul Youra.


"Kau bilang kau kakak nya tapi tidak memberitaukan bagaimana kau bisa selamat dari kecelakaan itu ?"


Ketegangan di antara mereka semakin meningkat.


"Bagaimana dengan kebenaran bahwa ibuku membunuh ibumu " ucap Han


"Haaaannnn" teriak Jun marah.


Youra tercengang,dia tak percaya jika Tian dan Jun menyembunyikan kebenaran sebesar ini. Dia menatap Tian dengan kekecewaan dan melepaskan tangan nya.

__ADS_1


__ADS_2