Love Behind The Scenes {IDOL}

Love Behind The Scenes {IDOL}
#49 Come Back


__ADS_3

Youra berlari keluar, Nampak nya dia tak sanggup menghadapi Anisha. Dia menyalahkan dirinya sendiri atas keguguran Anisha.


Youra duduk menangis di kursi pengunjung. Jika bukan karna keegoisan nya meminta pertanggung jawaban pria itu pastilah bayi nya masih baik baik saja. Dia menyesal tidak mendengarkan perkataan Anisha sebelum nya.


Jun menghampiri nya memberikan sebotol minum. Youra menatap wajah Jun dengan tatapan berlinang air mata. Dia menarik tangan Jun dan menyandarkan tubuh nya di pelukan Jun. Jun memberinya semangat sambil membelai rambut nya.


"Ini bukan salah mu, berhenti menyalahkan dirimu sendiri" ucap Jun berusaha menghibur.


.........


Anisha menangis sesegukan di kamar pasien. Tian masuk dan menyuruh perawat keluar. Dia mendekati Anisha dan memberitau nya jika semuanya sudah selesai.


"Aku membunuh bayiku.." ucap Anisha.


"Bukan kau tapi ayah bayi ini, lagipula apa kau sanggup menjadi seorang ibu di usia ini. Kau bahkan tidak bisa kembali bekerja di dunia Figuran, Berpikirlah ini yang terbaik untuk bayi mu.." Tian hendak melangkah pergi tapi Anisha menghentikan nya.


"Bawa aku pergi bersama mu, Aku tidak sanggup menampakan wajah ku lagi di IDK Entertaiment., tolooongg..! Anisha memohon dengan expresi menyedihkan.


Tian menghela nafas panjang, Dia tidak ingin lagi memiliki hubungan dengan orang orang ini tapi takdir mempertemukan mereka lagi. Dia berpikir panjang untuk mengambil Anisha atau mengacuhkan nya dengan tidak perduli.

__ADS_1


"Huft kau harus kembali kesana setidaknya temui dia. Dia begitu perduli dengan mu bahkan membiarkan nyawa nya dalam bahaya demi membela harga dirimu, aku akan menjemput mu. Kabari aku jika kau sudah lepas dari sana" Tian pergi setelah menjanjikan akan membantu Anisha sebisa mungkin.


Anisha dan Tian sudah saling mengenal sejak mereka masih bekerja di agensi yang sama. Waktu itu Tian dan Jun sudah terkenal di kalangan artis, tapi Anisha masih trainee yang harus berjuang untuk mendapatkan debut.


Dulu Tian tidak menyukai Anisha, pasal nya setelah debut Anisha menjadi seorang yang sombong. Dia selalu menjunjung tinggi dirinya setelah beberapa kali mendapat kemenangan dan penghargaan. Anisha selalu merasa dirinya sejajar dengan Shrek.


Sebelum debut dia hanyalah gadis biasa yang normal. Memiliki talenta bermusik dan menari, mengutamakan obsesinya untuk menjadi pemenang.


Tian merasa mereka sudah saling kenal jadi memberikan sedikit perhatian padanya tapi Anisha di masa lalu sangat berbeda. Dia menghina niat baik Tian dan membanding bandingkan nya dengan Jun.


Hanya karna dia tau Jun berasal dari keluarga kaya sedangkan Tian hanyalah anak jalanan yang di ambil Jun untuk terkenal bersama. Anisha memandang rendah orang seperti Tian, Dia lupa bahwa dirinya juga berasal dari desa tanpa pengalaman apapun.


Jun membencinya karna mempermalukan Tian di depan banyak orang. Sejak itu Jun tidak pernah menyapa nya. Mereka hanya berakting di saat ada kamera atau penggemar. Itulah dunia pablik figur dimana semua seperti panggung sandiwara.


Penonton di tempat ataupun di balik layar akan menganggap mereka baik baik saja. Tapi siapa yang tau, hanya seglintir orang, staf atau bahkan jurnalis. Biasanya jurnalis yang di undang secara khusus akan diminta untuk menampilkan berita yang bisa mendorong pepularitas artis nya.


Jurnalis hanya akan mencetak berita atau gosip tanpa memperjelas gambar di tokoh nya.


Kini Tian kembali ke tengah tengah mereka dengan membawa rahasia beberapa tahun silam. Dia mengetahui siapa Youra dari penyelidikan nya beberapa hari yang lalu. Karena merasa tak asing dengan visual nya,.

__ADS_1


Sejak Tian sadar dari koma, Paman nya merawat nya hingga sembuh. Dia juga memberikan kontribusi dengan menyerahkan perusahaan nya untuk di kelola.


Kini Tian bukan hanya menjadi penyanyi solo terkenal tapi juga pemilik perusahaan yang bersaing dengan IDK Entertaiment.


Jun dan rekan nya tidak mengetahui jika Tian masih hidup. Wajar saja saat pertama kali bertemu, Jun merasa terkejut melihat sahabat nya baik baik saja.


.......


Jun memapah Youra kembali ke ruangan nya. Anisha sedang membereskan barang barang nya dan mulai bersiap untuk pergi.


"Anishaa.. apa kau mau pergi ? bagaimana keadaan mu, kau baik baik saja kan, maaf, maafkan aku" Youra menunduk lesu.


Anisha tersenyum dan menggenggam kedua tangan Youra. "Aku baik baik saja, aku tau kau khawatir tapi semua yang sudah kau lakukan lebih dari cukup bagiku. Dulu kita tak seakrab sekarang,kau bahkan bukan keluarga ku tapi.. Youraa terima kasih, rasanya ucapan itu belum lah cukup. Kau rela mengorbankan nyawamu hanya demi orang sepertiku., Selamanya aku akan berhutang budi padamu"


Anisha dan Youra saling berpelukan. Jun mengajak mereka pulang ke rumah.


..........


Di perjalanan Anisha masih terlihat murung. Meski Youra mencoba bercanda tapi Anisha tak merespon apapun. Jun menggenggam tangan Youra dengan senyuman. Youra menganggukan kepala dan tak mengganggu Anisha lagi.

__ADS_1


"*Baiklah sepertinya dia butuh waktu sendiri" gumam youra.


**TO BE CONTINUE***


__ADS_2