Love Behind The Scenes {IDOL}

Love Behind The Scenes {IDOL}
#64 "Peran Utama"


__ADS_3


Youra mendapat tawaran sebagai pemeran utama wanita di sebuah drama bertajuk Pernikahan. Nanti nya drama itu akan di tayangkan setiap hari di salah satu station TV Korea.


Manager menyarankan nya bukan nya tanpa alasan tapi demi kepopularitas artis nya juga. Dengan begini Youra akan semakin di kenali banyak orang jika drama nya berhasil menduduki peringkat rateing pertama. Itu juga bisa membantu penjualan album nya.


......


Sutradara membawa Youra dan manager nya berkeliling sekitar lokasi. Mereka bertemu pemeran lain yang sedang melakukan seri adegan.


"Dia adalah pemeran kedua pria yang akan banyak mendapat adegan dengan mu, Cerita ini tentang Retakan yang terjadi dalam hubungan Pernikahan. Ada dua tokoh utama pria dan wanita dan dua tokoh pembantu wanita dan pria yang menjadi pokok cerita. Aku rasa kalian akan bisa mendalami syuting ini karna kalian saling kenal,. yah hanya Rikko saja yang tidak kau kenal. " ucap Sutradara sembari menjelaskan.


"Siapa Rikko ?" tanya Youra penasaran, pandangan nya melihat kanan kiri.


"Itu dia datang" sambil menunjuk ke arah seorang pria yang menghampiri mereka.


Pertama kali bertemu dengan Rikko ada perasaan aneh yang dirasakan Youra. Melihat paras nya terasa tak asing baginya tapi siapa dia,Youra tak ingat lagi apakah pernah bertemu atau tidak.


"Hai kau pasti Youra kan" ucap Rikko sambil mengulurkan tangan.


Youra sedikit tersenyum untuk menghormatinya dan menjabat tangan nya.


"Sepertinya sedari tadi kau memperhatikan ku, apakah aku begitu mempesona" senyum Rikko menggoda Youra yang sedari tadi tak berkedip menatap nya.


Manager menyenggol Youra yang melamun. Youra tersadar "Ah maaf aku tidak bermaksud seperti itu".


"Hahahaa Rikko drama ini sangat penting bagi kita, Kau juga harus mengajarkan nya banyak hal. Maklumi dia jika ada kesalahan dia baru saja bergabung di dunia film. Nah Youra.. santai lah Rikko orang yang baik kok ... kalian bicara dulu aku harus membawa pak Lee untuk membicarakan kelanjutan nya. "


Youra mengangguk dan memberi salam. Manager dan Sutradara pergi meninggalkan mereka.


"Aku harap kita bisa bekerja sama dengan baik " ucap Rikko dengan bahasa Indonesia yang jelas. Youra tercengang mendengar nya.


Ooh jadi dia dari Indonesia juga, Pantes wajah nya mirip orang Indonesia. Hmm


"Jadi ini pengalaman pertama mu berakting ?, di awal mungkin akan terasa sulit tapi setelah membiasakan diri kau akan menyesuaikan lingkungan ini. Hmm... Aku juga menyukai lagu lagu mu," ucap Rikko.

__ADS_1


Dia mengenal ku dan lagu ku, Apa aku sebegitu terkenal nya sampai orang orang mengenal ku. Oh Tuhan


"E..kau hanya terlalu berlebihan. Aku masih jauh dari kata bagus " ucap Youra merendah.


"Kita akan sering bertemu bolehkah aku meminta nomer mu ?, Ah jangan berpikir yang tidak tidak.. aku hanya ingin mengenalmu lebih dekat. Aku pikir jika kita bertemu di luar mungkin akan lebih meningkatkan kemistri kita.. Tapi kau tak perlu sungkan.. Industri musik pasti punya wewenang kan. Jika kau keberatan kau tak perlu memberiku alasan, aku mengerti itu. "


"Maaf aku tidak pernah memberikan nomer ku kepada siapapun secara langsung. Ah maksud ku orang akan memiliki nomer manager dan mengatakan nya padaku. Hem fans yang iseng suka mengerjai idola nya dan manager sangat ketat dengan ku jadi..." Youra berusaha menolak dengan cara halus.


"Emmm tidak masalah, Bagaimana kalau kita berkeliling. Aku akan mengenalkan Pemeran lain saat mereka datang. "


.........


Di Rumah Sakit


"Hosh hosh .... ada apa kau memanggil ku kemari ?" tanya Anisha yang datang dengan sedikit berlari.


"Hehe .. itu.. sebenar nya Youra sudah pergi. " ucap Tian penuh penyesalan. "Maaf menghubungimu tiba tiba, Aku benar benar bingung. Jun dan Han bertengkar dan Youra terlihat syok jadi siapa yang harus aku tolong duluan ,?".


,


"Tunggu... apa kau bilang ? Han dan Jun bertengkar..? Dimana mereka ?"


"Ah sial aku lupa itu,. Aku menyuruh pengawal membawa mereka. "


Anisha dan Tian berlari mencari Jun dan Han. Ada pesan masuk di ponsel Anisha, Jadwal Syuting nya akan di mulai sebentar lagi, Dia punya waktu 15 sebelum mulai.


"Bagaimana ini Jun dan aku harus sampai di lokasi 15 menit lagi, Apa dia lupa hari ini ada syuting ?" ucap Anisha yang berlari sambil mengomel.


"Jangan marah dengan ku marahi saja dia.. Itu dia disana ayo kita pergi !" Tian melihat mereka di sekitaran RS.


Anisha terbelalak ketika melihat Jun yang begitu berantakan, wajah nya penuh luka memar akibat perkelahian. Dia mencengkram lengan Jun dengan kuat.


"Syuting akan di mulai sebentar lagi dan kau berbuat seperti ini..? Han kau selalu lebih dewasa daripada dia, Kenapa hari ini kau sama saja dengan nya ?" ucap Anisha terus mengomel.


"Ayo pergi" kata Jun sambil berjalan.

__ADS_1


"Hei tunggu... Ya ampuuun, Tian aku serahkan Han padamu.. Kami pergi dulu".


Anisha terburu buru menyusul Jun yang lebih dulu pergi. Mereka pergi ke lokasi bersama. Di dalam mobil Anisha memberikan pertolongan pertama, dia mengompres luka di wajah Jun dengan es batu dan memberinya steples.


Sikap dingin Jun membuat takut Anisha untuk bertanya bagaimana dia mendapat luka luka ini.


"Tidak perlu mengkawatirkan ku, kau tau benar aku hanya menganggapmu sebagai teman".


Mereka telah sampai, Jun hendak turun dari mobil. Anisha memegang tangan nya "Aku akan memendam perasaan ku jika itu masih tersisa"


Jun tak menjawab dan turun dari mobil. Anisha membenahi peralatan obat nya sebelum turun. Ponsel Jun tertinggal di mobil , Anisha membawa bersama nya.


Jun berdiri tak jauh dari lokasi. Wajah nya muram dan semakin terlihat marah dari sebelum nya. Tangan nya menggenggam erat seperti ingin memukul apapun di depan nya. Pemandangan ini menunjukan seperti sesuatu milik nya tlah di curi orang. Anisha tergesa gesa menyusul dan menabrak Jun.


"Ah maaf, Aku membawakan ponsel mu".


Jun menatap Anisha dengan kesal. Suara Anisha terdengar Youra yang sedang duduk bersama Rikko di sebrang. Youra beranjak dan menatap ke arah Jun. Keduanya beradu pandang cukup lama. Baik Youra maupun Jun seperti nya berada dalam pikiran masing masing.


*Jun dengan Anisha..? kenapa mereka kemari dan lagi mereka datang bersama..Heh apa yang terjadi disini..!? gumam Youra.


Kenapa Youra disini, Apa dia mengenal Rikko. Cih baru di tinggal sebentar sudah dapat yang baru hebat juga dia. " gumam Jun penuh cemburu*


Anisha menarik Jun untuk menemui mereka. Anisha memeluk Youra dan mengatakan kerinduan nya. Rikko bertanya apakah mereka sudah saling kenal. Anisha menjelaskan hubungan mereka bertiga. Sementara Jun dan Youra hanya diam di sekiat mereka.


"Baguslah karna kita sudah saling kenal.. Nah Youra kau dan Jun berperan sebagai tokoh utama di drama ini. Cobalah berlatih dengan nya, sepertinya aku harus meninggalkan kalian dulu.."


"Ya silahkan..eh tunggu aku juga harus menemui sutradara. Apa kau keberatan pergi dengan ku" ajak Anisha yang sudah sedari tadi bergelayut di lengan Rikko dengan manja.


........


"Bagaimana lukamu" tanya Youra sambil melihat wajah Jun dengan dekat.


Jun memerah ketika Youra berada sangat dekat dengan nya "K..kau.. Uh Youraa kalau kau tidak menjauh segera,.. Inu akan berbahaya"


Youra menyadari dirinya terlalu berlebihan dan menjauh sejauh mungkin. Dia malu dengan tingkah nya barusan,Berbeda dengan Jun yang tersenyum melihat Youra salah tingkah.

__ADS_1


__ADS_2