Love In Blue Sky

Love In Blue Sky
Episode 11


__ADS_3

...***...


"Baru kali ini, gue nemuin orang kayak dia…" gumam Teo pelan. Angin berhembus menerpa wajah tampan berplesternya, iris matanya masih setia memandang ke arah dimana ia pertama kali bertemu dengan Aurel saat pulang sekolah kemarin, dan setiap kali ia melihat ke tempat dimana mereka bertemu serta beradu pandang untuk yang pertama kalinya… setiap kali itu juga, ia teringat akan sosoknya. "Apa kita bisa ketemu lagi?"



...*...

__ADS_1


Axelle melangkah keluar bersama dengan teman-temannya, ditangannya sudah terdapat bola basket yang mereka bawa dari ruang olahraga untuk pertandingan latihan hari ini. Dalam beberapa Minggu terakhir mereka akan mengikuti perlombaan basket yang diadakan di luar sekolah, dan mereka harus banyak berlatih sebelum hari-H-nya tiba.


"Lapangannya kayaknya di pakai sama kelas lain deh," gumam Johan yang kini berjalan di samping Axelle, Johan adalah teman sekelas Axelle sekaligus teman satu klub' basket dengannya, mereka sudah berteman sejak kecil, berlanjut hingga SD sampai saat ini. Johan dan Axelle sempat terpisah selama SMP, karena kedua orang tuanya menyekolahkannya di sekolah yang berbeda dengan Axelle. "Terus kita bakalan latihan dimana? Kita cuma tinggal punya waktu dua kali latihan lagi sampai waktu tanding," sahut Alex yang berjalan disisi lain Axelle. Alex juga merupakan salah satu teman Axelle yang cukup dekat dengannya. Axelle dan Alex bertemu saat SMP dan mereka dikenal sebagai dua orang teman yang nggak pernah terpisahkan, karena dimana ada Axelle disitu pasti ada Alex yang selalu ada untuknya. Ibarat kata, Alex ini adalah orang kepercayaan Axelle yang tidak akan pernah hilang dari sisinya. Beda halnya dengan Johan, Alex berada di kelas yang berbeda dengan mereka. Tapi walaupun begitu, mereka dipertemukan dalam klub' basket yang sama.


"Seenggaknya masih ada ruang olahraga 'kan? Kita bisa pakai ruangan itu, nggak ada yang olahraga disana 'kan?" Axelle menatap bergantian kedua temannya itu.


"Kayaknya nggak," sahut Johan.

__ADS_1


"Yoi."


Axelle dan teman-temannya beranjak pergi menuju ruang olahraga untuk berlatih disana, waktu yang mereka miliki hanya tinggal sedikit lagi, dan mereka harus banyak berlatih agar bisa mengalahkan tim lawan.


Di sisi lain, Tania yang baru saja tiba di lapangan lalu mendapati kelas lain yang bermain di sana. Ada beberapa anak klub' sepakbola yang sedang berlatih. Gadis itu melangkah menghampiri salah satu bangku yang ada disana lalu duduk dan menunggu. "Aneh banget, kenapa malah ada klub' sepakbola? Bukannya udah waktunya klub' basket kak Axelle yang latihan? Ini udah waktunya, tapi kenapa mereka nggak muncul?" Gumamnya seraya melirik jam yang melingkar pada pergelangan tangannya. Sudah waktunya untuk berlatih, tapi Axelle dan timnya tak kunjung menampakkan diri mereka.


"Apa jangan-jangan aku salah baca jadwal?" Tania mengeluarkan ponselnya dan mengecek ulang forum berisi informasi jadwal latihan basket Axelle dan timnya yang sempat dibagikan salah satu admin forumnya. "Menurut jadwal memang ini waktunya, tapi kok nggak ada? Apa mereka nggak jadi latihan di lapangan?"

__ADS_1


"Mending aku cek ruang olahraga buat mastiin." Tania beranjak bangun dari tempat duduknya lalu melangkah pergi menuju ruang olahraga untuk memastikan apakah Axelle dan timnya ada di sana atau tidak.


...***...


__ADS_2