Love In Blue Sky

Love In Blue Sky
Episode 13


__ADS_3

...***...


"Coba aja kalau kak Axelle noleh kesini!" Ujar Tania penuh harap. Disisi lain Aurel juga mengharapkan hal yang sama.


Cowok yang tengah diperhatikan mereka itu terus fokus pada permainan, terus bergerak mendribble bola ditangannya melewati beberapa pemain lain yang berusaha merebut bola ditangannya itu tetapi gagal. Tiba di dekat ring, Axelle lantas mengangkat tinggi bola ditangannya, melemparkannya dalam satu shoot dan...


"Yeeaaaayy!!!" Tania ikut bersorak girang ketika tim yang di dukungnya itu berhasil mencetak angka untuk yang kesekian kalinya. Sorakan gadis itu bahkan lebih kencang dibandingkan sorakan tim yang baru saja bertanding. Tania melompat-lompat, membuat fokus orang-orang tersita padanya. Disisi lain Aurel tak menghiraukan sama sekali sahabatnya itu, matanya terus menatap lekat sosok yang sejak tadi tak luput dari pandangannya.


Axelle secara refleks menoleh ke arahnya, pandangan mata mereka bertemu, membuat Aurel sedikit terkejut. "Aku nggak salah liat 'kan? Kak Axelle barusan liat ke arahku?" Pikir Aurel yang masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya.

__ADS_1


Lelaki itu masih tersenyum menikmati kemenangannya, sejurus kemudian tanpa Aurel sadari; Axelle melangkah menghampirinya lalu berdiri tepat di hadapan mereka. Tania terkejut bukan main. Gadis itu sontak berhenti bersorak, matanya melongo tak percaya dengan sosok lelaki yang berada di hadapannya. Ia menelan saliva-nya susah payah kala ketampanan Axelle mempesona di matanya.


"Aduh dari deket makin keliatan jelas gantengnya," Batin Tania. Disampingnya Aurel yang baru sadar Axelle berdiri tak jauh darinya berdiri; sama-sama melongo dibuatnya. Axelle berdiri tepat dihadapan mereka dengan senyum menawan, ia menatap Aurel intens dari arah dimana ia berdiri.


"Hai," sapanya seraya melambaikan tangannya ke arah Aurel. Aurel tampak terkejut dengan apa yang dialaminya. Ia mengerjapkan matanya beberapa kali sebelum kemudian menjawab, "ha-hallo" ucapnya terbata-bata dengan wajahnya yang mulai memerah karena malu-malu. Di sisi lain Tania menoleh secara bergantian ke arah Aurel dan Axelle di sana, wajah gadis itu semakin terkejut saat menyadari idolanya baru saja menyapa sahabat baiknya.



Tania masih diam tak bisa berkata-kata saat dirinya bisa duduk sangat dekat dengan Axelle yang kini berada tepat bersebelahan dengannya. Ia menatap Axelle sejak tadi nyaris tanpa berkedip saking terpesona oleh ketampanan kakak kelas yang menjadi idolanya itu. Axelle dan timnya saat ini sedang beristirahat, setelah latihan yang cukup menguras energi.

__ADS_1


Axelle membuka botol minum yang baru saja diberikan oleh Tania hasil merampas dari Aurel. Minuman gadis itu dengan seenak jidatnya diberikan pada Axelle tanpa permisi, dan belum sempat Aurel protes; Tania lebih dulu berkata "aku bakal menggantinya, tenang aja. Kalau perlu, aku beliin sama pabriknya." Dengan begitu santainya.


"Parah! Kak Axelle kalau lagi minum aja keren banget." Pikir Tania, gadis itu menelan saliva-nya susah payah.


"Ngomong-ngomong, Lo berdua itu orang yang selalu nonton gue sama tim gue latihan 'kan?" Tanya Axelle sambil menoleh ke arah Tania dan Axelle disampingnya, sementara itu; tangannya sibuk menutup botol minuman yang baru saja di teguknya hingga tinggal setengah.


"Kak Axelle ternyata diam-diam perhatiin aku sama Aurel setiap kali kita nonton? Ahhh… makin suka sama kak Axelle!!!" Tania menjerit heboh dalam inner-nya.


"Iya kak," sahut Aurel.

__ADS_1


...***...


__ADS_2