Love In Blue Sky

Love In Blue Sky
Episode 26


__ADS_3

...***...


"Aku mau ngomong!" Axelle mencengkeram pergelangan tangan Olivia yang dalam sekejap membuat langkah gadis itu berhenti dan spontan membalikkan tubuhnya menghadap ke arahnya.


"Mau ngomong apa lagi?" Olivia menatapnya dengan raut wajah kesalnya.


"Kamu salah paham, aku nggak ada maksud buat belain siapa-siapa—"


"Udahlah, semuanya udah jelas!" Potong Olivia cepat.


"Udah jelas apanya? Kamu salah paham."


"Aku udah capek sama sikap kamu yang berubah cuek akhir-akhir ini. Kalau kamu emang udah nggak punya perasaan sama aku, lebih baik kamu ngomong sejak awal dan jangan bikin aku ngerasa kayak orang bego gini."


"Siapa bilang aku udah bosen sama kamu, yang? Aku nggak pernah ngomong kayak gitu."

__ADS_1


"Tapi sikap kamu udah nunjukin segalanya. Kamu udah mulai cuek sama aku."


"Kamu tahu sendiri kalau aku sibuk buat latihan, kan? Aku kira kamu ngerti kenapa aku jarang hubungin kamu selama ini."


"Ya, awalnya aku pikir kamu emang bener-bener sibuk sama latihan buat tanding itu. Tapi ternyata di balik itu, kamu cari-cari kesempatan buat deket sama cewek lain! Sampai-sampai kamu bahkan biarin cewek tadi minum pakai botol kesayangan kamu yang bahkan aku aja nggak pernah kamu bolehin minum pakai botol itu!" Tukasnya kesal.


"Berapa kali aku harus jelasin, aku sama dia nggak ada hubungan apa-apa. Dan masalah air yang udah di minum, masa aku harus minta dia buat muntahin airnya. Makin ke sini, aku makin nggak ngerti sama sikap kamu yang membesar-besarkan masalah kecil kayak gini." Axelle menghela napasnya pelan, entah kenapa tapi begitulah yang ia rasakan. Selama hampir satu tahun mereka menjalin hubungan, tapi semakin ke sini; Axelle semakin tidak mengerti dengan sikap Olivia yang sering kali membesar-besarkan masalah kecil seperti saat ini. Padahal hanya perkara botol saja.


Olivia menyeringai mendengarnya. "Kayaknya bukan aku yang sulit di mengerti, tapi kamu aja yang nggak bisa ngertiin aku!"



"Oke, aku emang nggak peka dan nggak bisa ngertiin kamu. Sekarang aku mau langsung ke intinya aja, mau kamu apa? Aku harus lakuin apa supaya kamu nggak marah lagi?" Tanya Axelle yang berusaha mencari jalan keluar untuk masalahnya.


"Aku ingin kita putus." Sahut Olivia enteng.

__ADS_1


"Apa? Aku nggak mau." Tolak Axelle cepat.


"Tapi percuma, toh kamu juga udah nggak cinta sama aku. Kamu juga udah nggak peduli sama perasaan aku, dan lagi barusan kamu bilang kalau aku ini sulit buat kamu ngertiin. Jadi aku rasa percuma kita pertahanin hubungan kita ini kalau kamu sendiri nggak bisa ngertiin perasaan aku."


"Tapi yang, nggak gini caranya."


"Cukup! Pokoknya mulai hari ini juga, kita putus, dan aku nggak mau liat muka kamu lagi!" Olivia berbalik tapi langkahnya tertahan saat Axelle mencengkeram pergelangan tangannya.


"Yang, kamu nggak serius 'kan?"


"Kamu pikir aku lagi mood buat becanda?" Olivia menepis tangannya cepat, ia lantas berjalan cepat bersama dengan kedua temannya yang sejak tadi hanya bungkam menyaksikan perdebatan keduanya.


"Olivia, sayang!" Axelle berteriak memanggilnya, ia hendak mengejarnya. Tapi berhenti.


...***...

__ADS_1


__ADS_2