
Di rumah minimalis dua tingkat telah ramai dengan kumpul nya keluarga besar Pramudya dan Prayoga,apalagi sekarang tim rusuh sudah berkumpul di halaman belakang dekat kolam ikan mas koki.
mba putri daging Didot mana?tadi sebelum Didot tinggal ke kamar mandi masih banyak,kok ini tinggal segini.protes Didot yang sudah duduk di bawah pohon mangga beralasan tikar.
putri yang mendapatkan protes dari Didot hanya mengangkat bahunya.
kamu mau dot kemana tuh hilangnya daging!tanya mas Jun yang baru datang dari dalam rumah.
mas Jun tau siapa yang gondol daging Didot.
tuh,siapa lagi.jawab mas Jun dengan menunjuk ke arah Tasya dengan dagunya.
mba Tasya, bener nih mba yang ambil.didot menunggu jawaban Tasya.
dikit doang dot."jawab Tasya cuek yang masih mengunyah daging dalam mulutnya..ya udah sana minta lagi sambung Tasya.
aish,enak aja yang ada nanti Didot di marahin sama mba Nissa dan amira.didot menyembikan bibirnya dengan mata yang melirik kearah putri dan Amira yang sedang membakar daging,sosis dan jagung.
ya udah,itu deritamu."ucap Tasya yang sudah bangun dari duduknya berjalan kedalam rumah.
dot gantian dong!"teriak Nissa,capek nih.
Didot menengok kebelakang dimana Nissa dan Amira sedang bakar Bakaran.
Iyo mba bentar.jawab Didot berdiri melangkah menghampiri Nissa dan Amira.
sini mba,Didot meminta daging sosis yang belum di bakar.nissa menunjukan bahan makanan yang belum dibakar.
kita makan dulu ya dot.kata Amira yang membawa dua piring penuh daging dan sosis Didot hanya menjawab dengan mengacungkan jempol nya.
sedari tadi mas Jun hanya duduk santai memperhatikan para sepupu dan adik nya.
di dalam rumah Tasya sedang di interogasi oleh nenek dan tantenya.
sya, bagaimana kuliah kamu?tanya nenek nya Tasya yang dari mami sekarang neneknya tinggal di Bandung semenjak di tinggal kakek dua tahun yang lalu.
lancar nek,nek di Bandung lagi musim apa?tanya Tasya duduk di dekat Tante Sofiah dan Tante lia sepupu mami yang tinggal di Bandung.
musim kawin."jawab nenek asal.
wah nenek mau kawin lagi,wah bilangin mami nih nek.ledek Tasya.
__ADS_1
etdan.
Tante Sofiah dan Tante Lia terkekeh melihat obrolan cucu dan nenek.
...****************...
pagi hari nya sekitar pukul 5.30 sudah di hebohkan dengan suara mami yang mengelenggar.
TASYA BANGUN, POKOKNYA MAMI TIDAK MAU TAU DALAM WAKTU 30 MENIT HARUS SIAP.
ya ya mih Tasya bangun, berisik tau mih.gerutu Tasya bangun dari tidurnya duduk bersandar di headboard tempat tidur untuk mengumpulkan nyawa.
sedangkan di bawah keluarga besar Tasya dan sahabat sudah rapi,mba Citra sedang di dandani oleh mua yang terkenal di jogjakarta.
mih,Tasya sudah bangun!tanya papi yang sudah rapi dengan beskapnya.
mami yang sedang sibuk dengan kain jarik nya, menoleh papi yang ada di depan pintu kamar.tadi sih sudah bangun,tau deh sekarang kaya tidak tau anaknya aja,coba papi lihat tuh anaknya takutnya dia tidur lagi nanti semua orang sudah pada siap dia belum.
papi yang di suruh mami untuk lihat Tasya,malah menyuruh kak Bima yang kebetulan lewat depan kamar yang biasa di tempati papi mami di rumah om Bagas.
Bim,panggil papi.
kenapa pih.
CK.kebiasaan deh ,ya sudah Bima ke atas.decak kak Bima membalikkan badannya berjalan ke lantai dua di mana kamar Tasya berada.
kalau tidak bangun juga siram aja bim.teriak mami yang sudah cantik memakai kebaya modern berwarna coklat susu dengan sanggul Ukel konde nya memang untuk para orang tua memakai seragam warna coklat susu dan untuk anak gadis maupun bujang memakai seragam warna pink pastel.
kak Bima yang mendengar teriakkan mami hanya mengangkat jempolnya,papi yang melihat tingkah laku istrinya menggeleng kan kepalanya.
nenek yang dari tadi melihat kelakuan dari anak cucu nya hanya menggeleng geleng.
akhirnya semalam semua keluarga bahkan kedua sahabat Tasya menginap di rumah om Bagas,cuma kak Bima aja yang tidur di rumah papi mami kata Tante Yuni takut pada kesiangan masalahnya akad nikah akan di adakan jam 8 pagi.
keluarga dan pengantin sudah siap untuk berangkat menuju masjid yang tidak jauh dari rumah,masih berada di kawasan komplek.mba citra Sangat cantik dengan kebaya modern berwarna putih di padukan dengan kain jarik Jawa tengah.
pengantin sudah naik ke dalam mobil begitu pula dengan para orang tua dan nenek nenek bukan hanya nenek dari mami dari keluarga Tante Yuni keluarga Prayoga juga hadir.
mas Jun dan kak Bima bertugas membawa para sepupu juga anak anak.
Tasya yang tadi kebelet ke kamar mandi,cengo melihat sudah tidak ada siapa siapa di rumah hanya mbo minten sama mbaw Wati asisten rumah tangga om Bagas.
__ADS_1
loh mba pada kemana kok sepi?tanya Tasya melihat sekeliling nya sudah tidak ada keluarga nya.
ya sudah pada berangkat mba, emangnya mba Tasya ke mana? pertanyaan mba Wati membuat Tasya tambah kesel.
CK.tasya kebelet mba masa Tasya di tinggal.
naik motor mas Didot aja mba.
memang ada mba.
ada,tuh di taruh di tempat kunci yang ada di garasi.
tanpa membalas ucapan mba Wati,Tasya berjalan menuju tempat kunci langsung mengeluarkan motor matic milik Didot.
awas aja nanti, masa Tasya sudah cantik begini di tinggal,untung dekat.gumam Tasya
yang sudah mengendarai motor matic Didot menuju ke masjid dimana sedang di langsungkan akad nikah mba Citra.
sesampainya di masjid Tasya memarkirkan motor didot,setelah semua aman Tasya masuk kedalam masjid dimana sedang berlangsung nya pembacaan ayat suci Alquran.
Tasya masuk ke barisan pasukan rusuh,tanpa Tasya sadari dari arah deretan bangku para orang tua mami sudah memberikan tatapan maut.
Darimana sya?tanya mas Jun sudah duduk manis di samping kak Bima.
dari pasar."jawab Tasya asal dan langsung duduk di bangku dekat Nissa menggeser didot.didot yang ingin protes langsung di potong oleh Tasya.
ngalah dot.
pantes tuh rambut kaya habis kena angin ******.balas Nissa yang sudah cantik dengan kebaya yang sama di pakai Tasya.
wih,lihat deh sya deretan keluarga mas Rehan ganteng ganteng bener dah.ucap putri matanya sudah jelalatan melihat deretan depan dekat para orang tua.putri duduk di bangku depan dekat Didot yang sudah pindah.
apalagi tuh yang rambut cepak sambung putri.
Tasya melihat apa yang di tunjuk putri,memang benar keluarga besar mas Rehan tidak kalah ganteng sama mas Rehan.
Iyo mba ganteng tenan.amira membenarkan apa yang katakan putri.
hus kalian diam,orang lagi baca Alquran bukan di dengerin malah pada berisik.tegur kak Bima yang duduk di pojok.
setelah mendapatkan teguran dari kak Bima semua pada kicep hening hanya terdengar alunan Al-Qur'an.
__ADS_1
acara akad nikah sudah selesai,keluarga kembali ke rumah sedangkan keluarga mas Rehan kembali ke hotel tempat mereka menginap dimana juga akan di adakan acara resepsi nanti malam.
bersambung...