Maafkan Aku Yang Mencintaimu

Maafkan Aku Yang Mencintaimu
BAb. 47 sisi lain dari seorang tasya


__ADS_3

Sebulan sudah setelah kejadian di Bali dan perjanjian yang di buat antara mas celvin dengan bang Tommy, perjanjian yang di lakukan antara suami nya dan bang Tommy tidak lantas membuat Tasya diam saja melihat suaminya melindungi mantan istrinya.


Tasya sudah memperingatkan suaminya untuk menjaga jarak antara dia dan mantan,semenjak pulang dari Bali sampai sekarang mas celvin hanya berkomunikasi lewat ponsel dengan temannya yang bertugas menjaga mba Indira.


kebetulan hari Sabtu Tasya dan celvin libur,mereka hanya menghabiskan waktu dengan bersantai di apartemen.


Tasya yang dengan manjanya menyandarkan kepalanya di bahu celvin sambil menonton acara film di saluran Netflix.


mas..!


Hem...!sahut celvin yang masih fokus menatap layar berukuran persegi panjang.


gimana mas? orang yang mencelakai mba Indira sudah ketangkap belum."


celvin menghela nafas sebelum menjawab pertanyaan istrinya."mas sudah hubungi Tommy mungkin dalam waktu dekat mas bersama pihak kepolisian sudah memasang perangkap untuk membuat target keluar.


loh memangnya tuh orang tau, kalau mas lagi menargetkan dia?tanya Tasya sudah mengeser badannya menghadap celvin."


dia itu bukan orang sembarangan sya, lumayan berkuasa juga."


tujuan dia apa sih mas?kok yang di incar mba Indira."


biasa persaingan bisnis!kenapa Indira yang di incar?ya karena Indira istrinya Tommy."


Tasya membuang nafas dan kemudian kembali menyandarkan kepalanya di bahu suaminya sambil memeluk dari samping.


aku heran deh mas,memangnya mereka tidak ingat dosa apa ya, yang mereka pikirkan hanya ke senangan dunia mereka enggak mikir apa bahwa mereka bakalan mati."


itulah manusia! mereka tidak pernah puas dan bersyukur."


dua hari Tasya dan celvin menghabiskan waktu libur nya hanya diam di apartemen,pagi ini mereka telah bersiap untuk melakukan aktivitas seperti biasa Tasya mendapatkan jadwal pagi,dirinya akan membantu profesor bagus untuk melakukan operasi.


celvin melajukan mobilnya ke rumah sakit di mana Tasya sedang melakukan tugasnya menjadi dokter residen,Tasya yang duduk di sampingnya sejak dari apartemen sampai sekarang di dalam mobil masih diam seribu bahasa,Tasya kecewa dengan kejadian tadi pagi dimana suaminya mendapatkan SMS yang kebetulan tasya tidak sengaja melihat siapa yang mengirim,dari pada penasaran Tasya membuka wa yang berasal dari ponsel suaminya."


bagaimana Tasya tidak kecewa ternyata mantan istrinya menunggu kedatangan suaminya,celvin sudah berjanji akan menemui mantan istrinya Rabu besok."


celvin yang melihat istrinya diam tidak seperti biasanya yang selalu cerewet merasa aneh."


sya,kamu kenapa?tanya celvin melirik sebentar kemudian matanya fokus kembali menatap jalanan."


Hem...


kamu ada masalah sya?


Tasya menggeleng kepalanya sebagai jawaban.


celvin mengerenyitkan dahinya mendapatkan jawaban istrinya hanya dengan gelengan."


mobil berhenti di lampu merah,celvin langsung menegok ke arah samping di mana istrinya masih setia dalam diam sambil menatap ke arah kaca samping memandang kendaraan dan orang orang yang sibuk dengan aktivitas masing masing.


mas ada salah sya?


mau tidak mau tasya kembali menegak kan badannya tatapan ke depan tangan nya menyilang di depan dada."mas mau ke Bali?tanya Tasya tanpa melihat wajah suaminya."


celvin sudah tau arah pembicaraan Tasya, dia tau yang membuka chat dari Indira itu adalah istrinya,celvin bukan tidak berniat memberitahu Tasya bahwa dirinya akan ke Bali menemui Indira."

__ADS_1


sya, semalam mas pengen ngomong sama kamu tapi kamu keburu tidur."


terus kalau tadi Tasya tidak melihat wa di ponsel mas, sampai besok mas tidak kasih tau Tasya "


celvin kembali melajukan mobilnya setelah lampu kembali hijau."ya enggak sya, pasti mas akan kasih tau kamu!kamu kan istri mas."


kamu tenang aja antara mas sama Indira hanya sebatas pekerjaan."


pekerjaan apaan?


ya kan tommy minta perlindungan dari perusahaan mas untuk menjaga istrinya,itu sama aja bisnis sama sama menguntungkan."


pembicaraan terhenti setelah mobil sampai di rumah sakit,tanpa basa basi Tasya keluar dari mobil meninggalkan suaminya."


...****************...


Tasya keluar dengan wajah yang lelah badannya terasa remuk,dari pagi sampai malam Tasya bertugas di UGD hari ini ruang UGD penuh dengan pasien."


malam ini celvin absen menjemput, pagi tadi celvin sudah berangkat ke Bali sesuai rencananya setelah di beri pengertian akhirnya Tasya mengizinkan suaminya pergi menemui mantan istri nya."


Tasya berjalan menuju parkiran dimana mobilnya terparkir,sampai di dekat mobil CR-V merah Tasya langsung menekan tombol kemudian membuka pintu mobil.


duduk di bangku kemudi,Tasya mengedarkan pandangan melihat ke arah luar di mana langit telah berubah menjadi gelap hanya di terangi sinar rembulan."


Tasya tiba di apartemen setelah terjebak macet hampir dua jam, memasuki lift menuju unit yang di tempati bersama celvin semenjak mereka menikah, setelah menekan tombol pintu Tasya masuk ke dalam apartemen menyalakan semua lampu langkah kaki nya berjalan masuk ke dalam kamar dirinya ingin langsung membersihkan badannya yang terasa lengket.


selesai mandi dan makan malam yang tadi sempat di beli di jalan Tasya langsung merebahkan tubuhnya untuk masuk ke alam mimpi.


sudah empat hari berlalu sejak kepergian celvin ke Bali setiap malam Tasya dan celvin selalu melakukan video call dan selalu memberikan kabar,dari tadi malam Tasya menginap di rumah orang tuanya pagi ini Tasya dan papi akan mengikuti pertandingan burung perkutut salah satu burung di beri nama Jalu sudah dua bulan papi mempunyai hobi pelihara burung itu yang membuat ibu ratu selalu ngomel ngomel.


jadi mih!masa papi enggak jadi ikut sayang kan,kalau menang lumayan hadiahnya."jawab papi yang sudah memasukkan sesendok nasi goreng ke dalam mulutnya.


betul itu pih! percuma dong si Jalu di latih mati matian masa enggak jadi balas Tasya.


CK.kalian berdua ini kaya enggak ada kerjaan lain."mami melirik sinis ke Tasya yang ada di depan nya berseberangan dengan meja.kamu itu sya dua Minggu yang lalu kamu bukannya habis ikuti lomba si Jupri? sekarang malah ikut ikutan papi ngurusin lomba si Jalu,memang biar apa sih sya kemarin si Jupri ikut lomba?


ya ampun mami itu harus mih agar si Jupri lebih maco."jawab Tasya sambil meminum segelas air putih tanpa sisa."


mami pusing melihat kelakuan kamu, dulu si jago Sekarang si Jupri anaknya."kirain mami setelah kamu nikah kamu insaf sya."


papi yang tidak mau membuat perdebatan antara anak dan istrinya menjadi panjang akhirnya bangkit segera pamit kepada istrinya."


ayo sya nanti kita terlambat!mih papi berangkat dulu ya?papi yang sudah berpamitan ke mami berjalan menuju keluar di mana si Jalu sudah menunggu di dalam sangkar."


Tasya bangun dari duduknya berpamitan ke mami sambil mencium punggung tangan mami dan langsung jalan menyusul papi.


sore ini Tasya dan kedua sahabatnya sedang bersantai sambil menikmati rujak di taman samping."


tadi pagi jadi sya si Jalu ikut lomba ?tanya Nissa tangan nya yang sudah memegang irisan buah mangga sambil mencolek sambal di cobek


dengan keringat bercucuran mulut ngap ngap seperti ikan mas Tasya meminum air putih."jadi."


menang enggak."sambung putri sambil mengunyah irisan pepaya muda."


menang lah,percuma dong udah mahal mahal panggil pelatih mba berma."

__ADS_1


wes hebat si Jalu."putri memuji burung perkutut kesayangan papi."


asik mengobrol sambil memakan rujak,ponsel Tasya berbunyi Tasya melirik layar ponsel yang ada di samping kanannya."


Tasya menekan tombol hijau, menerima panggilan dari sebrang sana."assalamu'alaikum...kenapa Lily? seketika tubuh Tasya terasa kaku,putri dan Nissa yang melihat raut wajah Tasya berubah menjadi tegang.


putri dan Nissa yang masih binggung dengan perubahan sahabatnya tersentak ketika Tasya sudah berdiri dari duduknya berjalan masuk kedalam rumah sambil berteriak."put tolong ambilkan pemanah gue di tempat biasa bawa keluar."


putri yang mendapatkan perintah dari Tasya langsung berlari ke tempat khusus penyimpanan keperluan Tasya untuk memanah berlatih kuda dan alat alat berlatih ilmu bela diri sedangkan Nissa berjalan menuju carport dari samping rumah dirinya ingin menunggu kedua sahabatnya di sana Nissa yakin pasti terjadi sesuatu yang serius sampai sampai Tasya membawa alat pemanah.


Tasya yang sudah berganti pakaian dengan celana panjang jeans hitam kaos putih di balut jaket kulit berwarna hitam rambutnya sudah di gulung ke atas memakai sepatu kets putih berlari ke arah carport.


ayo masuk mobil."perintah Tasya di ikuti Nissa dan putri tanpa banyak bicara.


Tasya memundurkan mobilnya keluar dari carport rumahnya pagar sudah di buka oleh mang ujang,putri dan Nissa yang masih belum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi lebih memilih diam.


putri yang duduk di kursi penumpang samping kemudi,menegok ke arah Tasya yang sedang berusaha menghubungi seseorang."


Jack Lo kirim lokasi dimana laki gue berada!perintah Tasya kepada seseorang yang ada di sebrang sana."


ini genting,oke Lo bawa motor kita ketemuan di wilayah timur."


putri yang benar benar penasaran akhirnya buka suara.sya sebenarnya apa yang terjadi sih sampai bikin Lo panik begini."


Tasya tidak bergeming saat putri bertanya dirinya masih sibuk menekan tombol dan fokus menyetir.bang gue butuh bantuan Lo,bisa Lo ikuti gue kita ketemuan di timur."


setelah menghubungi Tasya masih fokus ke jalan raya,ketika mobil memasuki jalan tol Tasya mengaktifkan titik lokasi yang nantinya terhubung dengan Jack dan bang codet


Nissa yang masih penasaran sama seperti putri akhirnya memberi pertanyaan yang sama dengan putri.sebenarnya apa yang terjadi sampai Lo panik sih sya?


mba Indira di culik."


HAA...kok bisa!!!


menghela nafas panjang sebelum menjawab pertanyaan Nissa dan putri."tadi pagi mas celvin kak bima dan tim membawa mba Indira ke jakarta bahkan bang Tommy sama Lily ikut menjemput tetapi saat mobil mereka memasuki kawasan rumah bang Tommy mobil mereka di hadang,lawan mereka tidak sepadan sampai mba Indira tertangkap dan di bawa mereka.


astaga...!! putri nampak berpikir wait wait sya Lo tadi hubungi bang codet yang waktu itu bininya Lo tolong?emang dia sudah keluar dari penjara."


Tasya hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban."


Nissa yang duduk di belakang hanya bisa pasrah,karena dia yakin pasti akan ada pertarungan seperti di film film."


sudah dua jam lebih akhirnya mobil Tasya memasuki daerah Purwakarta sesuai tempat yang di tentukan untuk bertemu,Tasya meminggirkan mobilnya dan berhenti di tengah tengah yang kanan kiri nya hanya ada pepohonan di sana sudah ada yang menunggu dua orang lelaki tampan yang satu berwajah bule dan yang satu lagi berwajah pribumi hitam manis tapi di pipi kanannya ada luka yang memanjang.


Tasya turun dari mobil menghampiri kedua lelaki yang juga sudah di kenal putri dan Nissa. Jack seorang hacker ahli dalam meretas kenapa ketiga gadis cantik ini bisa berteman dengan Jack,Tasya dan Jack satu perguruan di dunia persilatan sedangkan bang codet seorang ketua preman dan juga pembunuh bayaran itu dulu sekarang sudah tobat.


sya,lokasi sudah ketemu mereka menuju jalur Pantura."ucap Jack yang masih fokus dengan tablet merek apel kegigit.


ya sudah Lo bawa mobil bersama putri dan Tasya!gue sama bang codet bawa motor."perintah putri.


untuk mempersingkat waktu Jack melangkah kakinya menuju mobil Tasya di mana sudah ada putri dan Nissa.


gue yang bawa sya."ucap bang codet yang sudah naik ke atas motor sport warna hitam.


tanpa bicara Tasya langsung naik ke atas motor mobil yang di bawa oleh Jack jalan terlebih dahulu di ikuti motor sport milik Jack.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2