Maafkan Aku Yang Mencintaimu

Maafkan Aku Yang Mencintaimu
Bab.8 Curhat


__ADS_3

Sudah seminggu selesai acara pernikahan mas celvin,Tasya menjalankan hari harinya seperti biasa.sejak hari itu Tasya sudah tidak pernah lagi bertemu dengan mas celvin,Tasya mengetahui mas celvin pindah ke Bali bersama mba indira dirinya mendengar pembicaraan kedua orangtuanya dengan kak Bima.


kak Bima tidak pernah menyebut nama mas celvin di depan dirinya,Tasya tau kakak dan kedua orangtuanya hanya ingin menjaga perasaan nya.


Tasya baru saja sampai dari kampus sore hari,dia memasuki rumah ketika sampai di ruang keluarga Tasya melihat kak Bima sedang menonton acara televisi.


tumben kak sudah pulang!tanya tasya yang sudah mendudukkan bokong nya di samping kak Bima.


pengen aja, capek kerja terus."jawab kak Bima tanpa menoleh ke arah Tasya yang masih fokus melihat acara tv yang menayangkan acara berita.


kak."panggil Tasya.


ehem.kak Bima hanya berdehem tanpa menoleh ke Tasya.


Kak kenapa ya mencintai seseorang sesakit ini,kadang kadang tasya merasa takut kak aku takut tidak bisa mengubur perasaan ini.aku tau kak aku salah kalau masih menyimpan rasa ini.ucap Tasya.


Bima menoleh ke arah Tasya,mendesah Bima tau adiknya ini tidak akan mudah melupakan cinta nya terhadap celvin.


Sya kakak tau itu tak akan mudah buat kamu,tapi kakak percaya pasti kamu bisa pelan pelan aja ,coba belajar untuk ikhlas kamu masih ingatkan apa yang di katakan papi kalau dia memang jodoh kita sejauh apapun dia berada pasti menjadi milik kita kalau tidak di kejar sekuat apapun pasti akan pergi."ucap Bima tangannya terulur untuk mendekap adiknya kedalam pelukan nya.


air mata yang sudah ditahan dari tadi akhirnya jatuh juga,Tasya tau semua ini salah kalau dia masih mempunyai rasa untuk celvin.

__ADS_1


sekarang yang penting kamu fokus dulu kuliah biar jadi dokter terbaik,lagi pula masa depan kamu masih panjang masih banyak yang harus kamu gapai.sambung Bima yang sudah melepaskan pelukannya tangan nya terulur untuk menghapus air mata adik cantiknya


Tasya mengangguk dan tersenyum rasanya lega sudah mencurahkan isi hatinya,dia sangat bangga mempunyai kakak lelaki yang selalu melindungi dan menjaga dirinya disaat terpuruk.


"ahhh,rasanya plong!ucap Tasya sambil merentangkan tangannya ke udara


nah,gitu dong ini baru adiknya Bima kata kak Bima sambil mencubit pipi Tasya yang sedikit tembem.


Ih sakit kak."protes Tasya melepaskan tangan Bima dari pipi nya.


Bima menyuruh Tasya untuk istirahat di kamar karena dirinya juga mau mandi karena ini sudah sore.


Tasya yang melihat kakaknya bejalan menaiki tangga langsung lari mendahului Bima,Bima yang melihat kelakuan Tasya bibirnya tersenyum Bima berdoa semoga adiknya mendapat kan kebahagiaan dan dapat melupakan celvin sahabatnya.


...****************...


mih,jadi kan besok kita pergi ke Jogja?tanya Tasya yang sedang santai duduk di ruang keluarga bersama papi dan maminya sambil menikmati cemilan kentang.


ya,kamu sudah siap siap sya?tanya mami balik yang sedang menonton sinetron yang sedang naik naiknya.


sudah mih."jawab Tasya.

__ADS_1


pih,minta uang dong."pinta Tasya yang masih setia menguyah kripik kentang.


buat?tanya papi yang masih setia dengan laptopnya tanpa menoleh ke Tasya.


aish,papi gimana sih kemarin kan Tasya bilang motor Tasya mogok lagi pih,tuh sekarang lagi ngusi di bengkelnya bang Ucok.


makanya sya tuh motor di loakin aja,kan lumayan tuh buat beli kripik.ucap mami.


ih,mami enak aja jangan dong mih terus nanti kalau di loakin emang mami mau beliin Tasya motor baru.


CK,mami berdecak enak aja ya enggak lah."


Tasya memutar matanya mendengar jawaban mami.


"pih,ya pih."tanya Tasya yang sudah menurun naikin alis nya.


ya,jawab papi singkat.


hore,terima kasih papi.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2