Maafkan Aku Yang Mencintaimu

Maafkan Aku Yang Mencintaimu
Bab.19 datangnya tim rusuh dan seseorang


__ADS_3

Drrrttt drrrttt drrrttt


Tasya perlahan membuka matanya menggeliat badannya terbangun mendengar suara dering ponsel, tangannya terulur mengambil ponsel yang berada di bawah bantal samping kiri nya.


ya ampun siapa sih,berisik banget.gerutu Tasya menggeser tombol hijau.


assalamu'alaikum


mengucap salam dengan suara seraknya


wa'alaikumsalam


ya ampun Tasya,dari tadi mami telpon enggak di angkat angkat kamu lagi ngapain sih?jangan bilang kamu masih tidur kebiasaan deh.omel mami dari sebrang ponsel


aish,mami bisa enggak sih tidak pakai teriak teriak maaf mih Tasya enggak denger.balas Tasya dengan suara serak nya khas bangun tidur.


coba kamu bangun dulu lihat jam berapa ini?


Tasya melihat jam yang berada di dinding yang berhadapan dengan tempat tidur, matanya menyipit melihat jarum jam yang menunjukkan pukul 7 malam,pantes aja maminya ngomel ternyata dirinya sudah tertidur selama 3 jam untung tadi lampu kamar di hidupkan.


tasya bangun dari tidurnya duduk bersandar di headboard sebelum menjawab ocehan maminya.


Tasya terkekeh maaf mih,maklum saking capeknya.


mami menghela nafas panjang dengan kelakuan putri nya,emang kakak kamu belum pulang."


kaya nya belum mih."


ya udah sekarang kamu bangun udah malam,kamu tuh anak perawan magrib magrib tidur nanti sawan loh sya.


astaga mami memang nya Tasya anak bayi.


ya umdah bangun, kamu mandi sana paling sebentar lagi kakakmu pulang.


siap ibu ratu,mami telpon Tasya ada apa?"


tuh kan mami hampir lupa,nanti bilang kakakmu besok mami sama papi sampai Bali sore mungkin sekitar jam 5 bilang sama kakak mu jemput mami di bandara dari tadi mami hubungi ponselnya tidak aktif.


Tasya menegakkan tubuhnya kaget mendengar mami papinya juga akan ke Bali.


serius mami papi mau kesini?"


ya,besok mami bareng sama Tante Hellen berangkat ke bali.


oh ya udah mami nanti Tasya bilangin ke kak Bima.

__ADS_1


ya udah sana kamu mandi jangan tidur lagi.


ok mami


assalamu'alaikum


wa'alaikumsalam mami cantik.


setelah sambungan terputus,Tasya turun dari tempat tidur berjalan ke dekat kopernya yang belum di rapikan,ia mengambil handuk masuk ke dalam kamar mandi kamar yang Tasya tempati memang ada kamar mandi.


15 menit Tasya keluar dari kamar mandi setelah membersihkan tubuhnya dan sudah segar kembali dia memakai kaos pink bergambar Mickey mouse dengan celana legging panjang berwarna hitam polos.


Ia berjalan keluar kamar yang masih gelap gulita memang lampunya di nyalain,setelah Tasya menyalakan lampu ruang tamu yang menyatu dengan ruang tengah dimana ada satu sofa berukuran panjang dengan tv LED berukuran 32 incih yang menempel di dinding.


setelah selesai menyalahkan semua lampu,Tasya merebahkan dirinya di sofa panjang mengambil remote tv, memencet tombol power mencari acara dangdut yang ada di ikan terbang.


Tasya berdecak kesal kenapa kak Bima memaksa dirinya untuk ikut ke Bali, kalau meninggal kan Tasya sendiri di rumah sedangkan kakaknya sibuk dengan kerjaan nya.


terdengar suara keroncongan perut Tasya,pertanda bahwa cacing cacing di dalam perut nya berdemo Tasya bangun dari rebahan di sofa,berjalan ke arah dapur melihat sekira nya ada yang bisa di masak.


di dapur Tasya membuka kulkas,di dalam kulkas hanya ada telor dan juga sayur sawi hijau Tasya menghela nafas panjang.


CK.dasar bujang lapuk masa di kulkas hanya ada ginian doang sih.gerutu Tasya mengambil telor dan sayur sawi hijau meletakan di dekat kompor, Tasya membuka kitchen set satu persatu.


Tasya mengambil mie instan, akhirnya Tasya akan memasak mie instan pakai telor dan sayur sawi,mie yang masih mengembul di dalam mangkok membuat perutnya semakin berbunyi tak pakai lama Tasya menyantap mie yang sudah di berikan saos cabe.


...****************...


Sabtu pagi rumah yang di tempati kak Bima sudah heboh dengan kedatangan sepupu dan sahabat Tasya, ternyata mereka semua di undang oleh mas celvin untuk pembukaan restoran yang berada di Bali.


dari arah dapur putri menghampiri Tasya yang berada di ruang tengah yang sedang asik bersantai bersama dengan kedua sepupu nya dan nissa.layar persegi panjang itu menyala tapi manusia yang berada di ruangan itu sibuk dengan masing masing ponselnya.


sya,loh kok enggak bilang gue sama putri kalau loh ke Bali.


Tasya melirik sebentar tanpa mengalihkan perhatian nya dari ponsel."gue di paksa sama kak Bima, sebenarnya gue juga ogah ke sini.


ya tapi paling enggak loh bilang ke sama kita!"Nissa menyambar obrolan Tasya dan putri.


lupa gue.jawab Tasya cuek.


mba kak celvin hebat Yo,sudah sukses jadi pengusaha properti sekarang merambat menjadi pengusaha kuliner."ucap Didot yang rebahan di hambal bulu berwarna putih abu-abu.


ya Lo benar dot,udah sukses tampan duda lagi."ujar Nissa cekikikan sambil duduk selonjoran di Hambal.


mba Tasya sudah mempersiapkan baju buat nanti malam.amira yang baru selesai mandi berjalan keluar dari kamar menghampiri kaum rusuh bertanya ke Tasya.

__ADS_1


Tasya yang di tanya hanya fokus dengan ponselnya tanpa berniat menjawab.


Amira duduk di sofa yang di duduki Tasya,"mba iih aku tanya diam aja, sariawan Yo mba.kesal Amira dengan mulut mengerucut.


CK.berisik mir enggak usah pakai gaun segala,pakai piyama juga jadi.tasya beralih dari ponselnya melihat Amira yg duduk di samping kiri.


ya kali sya,masa pakai piyama enggak sekalian aja pakai bikini biar heboh tuh acara sambung putri duduk di bangku yang di bawa dari dapur.


bikini juga boleh."jawab Tasya asal.


putri melempar bekas tissue ke Tasya,gemas dengan kelakuan sahabatnya.


assalamu'alaikum...


terdengar salam dari ruang tamu,masuk kak Bima di sampingnya ada mas Jun kedua lelaki tampan itu habis selesai jogging.


wa'alaikumsalam


jawab kaum rusuh serempak.


kalian sudah sarapan?"tanya kak Bima berjalan menuju dapur di ikuti mas Jun.


"belum"


serempak memberikan jawaban kemudian kaum rusuh bangun mengikuti kak Bima ke dapur kecuali Tasya yang masih fokus bermain ponsel.


hai sya, bagaimana kabarnya?"


Deg"


jantung nya terasa mau keluar dari tempatnya tubuhnya terasa beku, mendengar suara seseorang yang selama ini Tasya hindari.


Tasya menoleh ke penjuru ruangan sudah tidak ada siapa siapa.


astaga sialan gue di tinggal,kenapa sih ni orang pakai datang kesini."gumam Tasya dalam hati.


Tasya merubah raut wajah yang kaget berusaha menjadi biasa saja, kedatangan seorang celvin membuat Tasya panas dingin.


Alhamdulillah baik."jawab Tasya yang berusaha menetralkan detak jantung nya mendongak ke arah celvin yang sudah berdiri di dekat Tasya dengan kedua tangan di masukkan ke kantong celana cargo berwarna hijau army mas celvin semakin tampan dengan kaos hitam yang memperlihatkan lekuk tubuh yang tidak terlalu berotot dengan perut six pack.


setelah mendapatkan jawaban dari Tasya,celvin meninggal Tasya berjalan menuju dapur dengan wajah datarnya.


Tasya berdecak kesal dengan kelakuan celvin yang hanya sedikit menyapanya.


bersambung.....

__ADS_1


maaf ya berantakan.


__ADS_2