
mas Jun berjalan di belakang Tasya dan Didot setelah memergoki mereka berdua sedang asik makan di dapur rumah mba Maya.
dengan santainya tasya dan Didot berjalan ke samping rumah dimana di adakan acara pernikahan kak Bima dan mba Maya,acara akad nikah telah selesai sekarang acara prosesi adat yang memakai adat Sunda dari keluarga Pramudya.
mas ketemu di mana nih dua anak tuyul?tanya putri yang duduk di samping mba citra setelah Tasya dan Didot sudah berdiri di barisan kursi nomer tiga.
biasa nyangkut di pohon Pete!"mas Jun menjawab sambil bertolak pinggang dengan mata melirik kedua orang yang dengan santainya duduk tanpa dosa.
lagi ngapain mas?tanya Amira yang sudah pindah duduk di samping Tasya.
lagi gantungan ."mas Jun duduk di samping mas celvin di kursi nomer dua persis di depan Tasya.
mas celvin yang mendengar Arjuna bicara tentang kelakuan Tasya dan Didot yang menghilang hanya menggeleng kan kepala, sedangkan mba Citra mas rehan Tante Lia om Leo Tante Sofi om Dimas berserta keluarga besar Pramudya bahkan di sana juga ada keluarga dari mba Maya hanya senyum senyum melihat kelakuan Tasya dan Didot.
ya ampun sya untung mami kamu lagi tidak di sini,coba kalau ada habis kamu di kasih tausiah."ucap Tante Sofi terkekeh melihat kelakuan keponakan nya.
Tasya kan lapar Tan!"Tasya mengerucut kan bibirnya.
ya mbo tahan dulu sya sampai acara akad selesai."sambung Tante Lia.
kelamaan keburu Tasya pingsan Tan."
...****************...
sudah 6 bulan berlalu sejak pernikahan kak Bima dan mba maya,tiga bulan yang lalu Tasya telah menyelesaikan skripsi dan wisuda nya sekarang Tasya sedang menjalani koas di sebuah rumah sakit Mayapada hospital."
setelah acara wisuda selesai sejak itu juga Tasya dan celvin belum bertemu,sosok lelaki tampan itu sekarang sedang sibuk di Bali.
kak Bima sejak menikah sudah menetap di Jakarta ke Bali hanya kalau ada kerjaan yang mendesak,kak Bima dan mba Maya sudah tinggal di sebuah rumah sederhana di kawasan perumahan di pinggiran kota Jakarta.
dreettt.... dreettt....
Tasya mengambil ponsel yang berada di atas meja.
assalamu'alaikum...
kenapa niss..?
wa'alaikumsalam sya.
sya nanti sore ketemuan yuk,tadi gue sudah telpon putri katanya dia bisa,Lo bisa enggak sya?"
nanti sore ya Nissa.
jangan bilang Lo enggak bisa, hari Jumat kemarin Lo sudah enggak bisa masa Sabtu juga enggak bisa.
__ADS_1
Tasya nampak berpikir sebentar sambil mengetuk getuk Maja dengan sebuah bolpoin.
ya sudah jam berapa?di mana?
jam 5 sore ya di kafe nya mas celvin.
ya udah
Tasya mengakhiri panggilan dari Nissa,hari ini Tasya mendapatkan jadwal pagi di UGD dan kebetulan tidak terlalu banyak pasien.
Di sinilah ketiga gadis cantik yang sudah bersahabat dari lahir ketemu,sudah hampir dua bulan ketiga gadis ini sudah jarang ketemu karena kesibukan masing masing terutama Tasya yang paling susah meluangkan waktu semenjak manjadi dokter koas.
put gimana skripsi Lo sudah di ACC?tanya Tasya sambil memakan nasi goreng seafood.
Putri menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
terus kapan Lo sidang?sambung Nissa yang sedang menyeruput milk shake coklat.
bulan depan.jawab putri singkat.
berarti kita bareng dong put gue juga bulan depan."Nissa menaruh sendok setelah memasukkan spaghetti bolognese ke dalam mulutnya dengan sumringah.
wah berarti kalian sehati bisa wisuda bareng."Tasya melirik putri dan Nissa secara bergantian dengan senyum manisnya.
putri melirik sinis Tasya dengan berdecak."Lo sya.
sya hubungan Lo sama kak celvin gimana?tanya Nissa sambil memasukkan suapan terakhir.
Tasya mengangkat kedua bahunya sebagai jawaban.
memang kak celvin enggak hubungi Lo?"lanjut putri.
enggak."
loh gimana sih, bukannya kak celvin sudah minta Lo sama papi."nissa penasaran dengan hubungan antara celvin dan Tasya.
gue males bahas mas celvin bisa enggak sih bahas yang lain aja.
ENGGAK...
putri dan Nissa menjawab bersamaan.
Tasya yang mendengar jawaban kedua sahabatnya hanya memutar kedua bola matanya jengah.
sya kenapa bukan Lo dulu yang hubungi mas celvin siapa tau dia sibuk jadi belum sempat hubungi Lo."putri memberikan sebuah ide.
__ADS_1
Tasya meneguk es jeruk nya setelah menghabiskan nasi goreng seafood."males ah."
Lo enggak takut mas celvin ke cantol sama cewek cantik nan seksi di Bali,Lo tau sendiri kan di Bali bagaimana tuh para cewek cewek nya."ucap putri.
kalau memang mas celvin serius sama gue, pasti dia enggak akan macam macam."jawab Tasya.
gue tau sebenarnya Lo masih sayang banget sama kak celvin, mungkin ini sudah takdir Lo sama kak celvin sya Lo baru bisa bersama setelah kak celvin bersama cewek lain."ucap Nissa panjang lebar.
lagian nih gue dengar dari ayah dan bunda gue katanya mas celvin sudah minta Lo sama papi dan mami Lo."lanjut putri menatap Tasya yang berada di depannya terhalang dengan meja persegi panjang.
ya sya,Lo jangan jalan di tempat aja enggak maju maju kapan sampainya ."Nissa merasa kesal dengan sahabatnya yang satu ini sudah tau cinta mati, bukannya kasih kepastian sama lamaran kak celvin ini malah pura pura cuek tapi butuh malah cinta.
sampai ke Mesir."jawab Tasya cuek sambil bersandar di kursi.
putri dan nissa hanya mendengus mendengar jawaban Tasya."
Tasya dan kedua sahabatnya ngobrol sampai waktu menuju kan jam 8 malam akhirnya mereka pulang ke rumah masing masing.
Tasya bukan nya tidak mau menanggapi mas celvin Tasya hanya takut kecewa dan patah hati lagi,Tasya tau bahwa di lubuk hati nya paling dalam masih tersemat nama celvin.
makanya selama ini cowok cowok yang mendekati nya selalu di tolak oleh Tasya dengan alasan dirinya masih mau fokus dengan karir nya.
sudah seminggu sejak pertemuan Tasya dengan kedua sahabatnya,hari Sabtu ini Tasya tidak bertugas di rumah sakit dirinya bebas istirahat di rumah.
tok...tok...tok...
sya mami masuk ya?mami mengetuk pintu kamar Tasya yang hari ini hanya rebahan di kasur empuknya, selesai menjalani kewajiban sebagai seorang muslim Tasya melanjutkan tidurnya.
hari libur ini Tasya males untuk keluar dari rumah,dengan memakai kaos putih kebesaran bertuliskan aku cantik dan memakai hotpants Tasya turun dari tempat tidur berjalan menuju pintu.
kenapa mih?tanya Tasya yang sudah membuka pintu kamarnya.
mami yang berdiri di depan kamar Tasya menatap anak gadisnya dari atas sampai bawah."kamu sudah mandi sya.
ya sudah lah mih! emang mami tidak lihat anak gadis manis sudah cantik."
CK.cantik apaan rambut di gulung Cepol Asal asalan udah kaya kena badai.
kenapa mih?ulang Tasya.
itu di bawah ada nak celvin mau ketemu kamu, cepat kamu turun temui ,nak celvin sudah dari tadi ngobrol sama papi.
ya mih."jawab Tasya malas.
Tasya berbalik untuk masuk ke kamar tanpa menutup pintu.
__ADS_1
mami turun ke bawah meninggalkan Tasya yang sedang mencuci muka.
bersambung....