
sesuai dengan rencana awal mereka janjian di sebuah restoran dimana tempat bang Tommy menginap, sekarang Tasya,putri,Nissa dan Rio sudah duduk manis di meja dekat kaca besar dengan pemandangan pantai.
Tasya melirik jam yang terpasang di tangan kanannya,sya benar jam 9?Tasya mengangguk dengan pertanyaan putri."
aish,ini sudah jam 9 lewat 20 menit!mana bang Tommy nya sudah hampir setengah jam kita nunggu tapi enggak nongol nongol tuh orang."Nissa yang dari tadi tatapan tak pernah lepas dari pintu masuk terus mengomel.
Rio yang duduk di sebelah Tasya menoleh berbeda dengan putri dan Nissa yang tidak sabar menunggu justru Tasya dengan santainya walaupun sekali kali melirik jam yang terpasang di tangan kanannya."
sya coba hubungi Tommy?jadi enggak ketemuannya takut takut dia lupa."ucap Rio setelah menyeruput coffe latte nya.
setelah mendengar ucapan Rio Tasya langsung mengambil ponsel nya dari dalam tas selempang yang dia letakkan di atas meja."
selamat pagi,maaf terlambat."saat Tasya ingin menekan tombol hijau terdengar suara bariton lelaki tampan yang memiliki wajah seperti opa opa Korea dengan tinggi hampir sama dengan bang Tommy berdiri di sisi kanan dengan senyum manisnya."
maaf dengan mba Tasya?tanya lelaki tampan yang sudah mengulurkan tangan nya.
Tasya mendongak menatap sosok lelaki dengan mata sipit dirinya yang binggung sempat terdiam beberapa detik kemudian tersadar."ya saya Tasya."ucap Tasya yang sudah membalas uluran tangan nya sedangkan putri dan Nissa yang ada di depannya terkesima melihat pemandangan yang menyegarkan mata kalau Rio hanya memperhatikan sambil memainkan ponsel mengirim pesan dengan seseorang.
saya Jody Hermawan asisten bapak Tommy!mari mba Tasya ikut saya!pak Tommy sudah menunggu di atas."
Tasya hanya menganggukkan kepalanya dan mengikuti asisten bang Tommy membawanya di ikuti oleh putri Nissa dan Rio setelah sampai di pintu keluar tiba tiba Tasya berhenti,ya ampun opa Jody Tasya belum bayar minuman sama cemilan!Jody hanya tersenyum seraya menjawab tenang aja mba Tasya semua sudah saya selesaikan."
mendengar jawaban Jody Tasya memberikan senyum manisnya dan tak lupa mengucapkan terimakasih.
...****************...
sampai di atas Tasya dan kedua sahabatnya berikut Rio masuk kedalam kamar presidensial suite yang sangat luas di lengkapi ruang tamu ,ruang makan ,dapur kamar pribadi dan di manjakan dengan pemandangan kaca besar yang mengarah langsung ke laut."
saat memasuki kamar tasya dan teman temannya sudah di sambut dengan bang Tommy yang begitu tampan memakai kaos polo berwarna biru laut dan celana pendek bahan."
sumpah atas nama nenek gayung kenapa bang Tommy hot banget ya."gumam Nissa dengan netra mata nya tidak lepas dari sosok lelaki di depannya."
PLETAK...
sakit put,kenapa sih Lo demen banget menyiksa gue."protes Nissa sambil mengelus-elus lengan kanannya yang baru saja kena tabokan sahabatnya Tasya yang melihat kelakuan kedua sahabatnya hanya memutar matanya malas sedang kan ketiga lelaki yang dari tadi menyaksikan hanya terkekeh kecuali satu orang yang bernama Jody hanya menampilkan wajah datar udah kaya di novel novel.
__ADS_1
bang Tommy bagaimana kabarnya?Tasya berjalan mendekat ke Tommy yang berdiri di dekat sofa singel di sampingnya Sudah berdiri Jody asisten nya.
baik sya,silahkan duduk!kamu makin cantik aja."ucap bang Tommy yang sudah duduk dengan menyilangkan kakinya.
Tasya yang duduk di sofa singel bersebrangan dengan bang Tommy hanya tersipu malu."
rio,putri dan Nissa yang duduk di sofa panjang melihat kelakuan Tasya yang sudah seperti gadis malu malu kucing hanya bisa berdecak."
enggak pantas sya!imut kaga amit iya."celetuk putri."
tanpa memperdulikan celetukan putri Tasya tidak mau basa basi dirinya langsung memberitahukan maksud pertemuannya."
bang Tasya enggak mau basa basi!jeda sebentar sebelum melanjutkan, bang tommy yang tau arah pembicaraan wanita cantik di depannya kedua sudut bibirnya terangkat tatapan netra mata hitam saling beradu dengan netra coklat milik Tasya.
Tommy bersandar di sandaran sofa menunggu kata kata yang keluar dari bibir mungil milik Tasya."
begini bang,apa benar mba Indira istri Abang?kapan nikahnya?kok Lily enggak pernah cerita apalagi terakhir kita ketemu di apartemen Lily Abang enggak kasih tau Tasya kalau Abang sudah nikah?
tommy yang mendapatkan pertanyaan beruntun dari Tasya hanya bisa menghela nafas ketiga orang yang duduk di sofa panjang hanya menyimak."
pertanyaan kamu sudah kaya kereta api!tidak ada jedanya."balas Tommy dengan santainya.
oke!ya Indira istri Abang, tepatnya Abang menikah sudah sekitar hampir dua tahun yang lalu dan mengenai Lily tidak kasih tau kamu memang pernikahan kita tertutup hanya keluarga terdekat yang kita undang."
sebelum melanjutkan Tasya melirik ke asisten bang tommy yang berjalan keluar kamar setelah mendapatkan telepon."
kenapa tertutup Bang? apa ada yang Abang sembunyikan?
ya,karena musuh Abang banyak apalagi sekarang Abang merambat ke dunia politik,kamu tau lah bagaimana dunia politik.
terus apa benar Abang selingkuh dan membuat mba Indira kecelakaan sampai koma?
bang Tommy memejamkan matanya sejenak dan menghirup udara sebanyak banyaknya sebelum menjawab wanita cantik di hadapannya.
tidak,Abang...!ketika bang tommy mau menjawab pertanyaan Tasya pintu kamar hotel terbuka.
__ADS_1
sya,Lo suruh kak celvin datang?putri dengan keterkejutan nya melihat sosok yang masuk bersama asisten bang tommy."
Tasya langsung menegok ke belakang di mana di sana ada sosok suaminya bersama Abi sahabatnya."
bang tommy langsung berdiri menyapa mas celvin dan kak Abi "
hai bro sudah lama kita tidak bertemu,ayo silahkan duduk."ucap bang tommy mempersilahkan duduk di bangku kayu yang sudah di geser oleh Jody asisten bang tommy.
setelah semua duduk mas celvin menggeser bangku mendekat di samping Tasya."
Tasya langsung berucap sebelum mereka terlalu lama bernostalgia."bang sudah langsung ke intinya aja deh."
Tommy terkekeh melihat ketidaksabaran Tasya ,celvin yang mendengar ucapan Tasya mengerutkan dahinya sedangkan yang lain hanya menunggu."
Tommy beralih menatap celvin."begini Vin,sorry gue sudah merepotkan Lo terimakasih Lo sudah menjaga Indira selama beberapa bulan ini!baiklah seperti yang Tasya ucapakan seperti tidak perlu ber basa basi gue akan jelaskan semuanya."
mereka yang ada di sana menunggu apa yang akan di bicarakan oleh tommy, menatap satu persatu mereka yang ada di ruangan sebelum mengungkapkan apa yang terjadi.
Vin sebelum gue minta tolong sama Lo untuk jaga Indira! tommy menatap celvin,dia tau sebenarnya celvin akan menolak.
Tasya yang mendengar permintaan tommy kepada suaminya tersentak begitu pun dengan kedua sahabatnya."
Vin gue tau Lo sama Togar mendirikan perusahaan OHECK keamanan dan militer.
apa apan ini ternyata mas celvin mendirikan perusahaan di bidang keamanan, kenapa mas celvin enggak kasih tau gue."batin Tasya.
Lo sudah tau tanpa gue jelasin, betapa kejam nya dunia bisnis mereka akan mengincar apa yang menjadi kelemahan gue dan Lo bertiga pasti sudah tau tentang kecelakaan Indira dan siapa pelakunya."Tommy menatap ketiga lelaki yang sudah bersahabat dari jaman putih abu-abu secara bergantian."setelah orang itu tertangkap gue akan membawa indira."lanjut tommy.
oke gue akan bantu Lo, Indira akan gue serahin kepada Togar dan Rio."
Rio yang disebut namanya hanya pasrah.
kenapa bukan Lo aja? tommy tetap berharap bahwa celvin yang menjaga istrinya secara langsung.
celvin melirik istrinya yang sudah menampakkan wajah tidak bersahabat."
__ADS_1
sorry tom,gue serahin sama Togar dan Rio Lo juga tau kan sepak terjangnya Togar enggak perlu di raguin lagi!tenang aja nanti gue panggil botak untuk bantuin mereka."
bersambung....