
terhitung sudah tiga hari mas celvin antar jemput Tasya,tetapi pagi tadi sosok lelaki tampan itu tidak menunjukkan batang hidungnya mungkin mobil mas celvin sudah selesai di perbaiki."
Tasya sedang menikmati makan siangnya semangkok bakso dan segelas es jeruk di kantin sambil menunggu kedua sahabatnya.
tidak berselang lama putri datang duduk di depan Tasya yang sedang asik makan bakso dengan kuah yang sangat merah putri yang melihat kebiasaan Tasya yang suka pedas hanya berdecak.
ya ampun sya itu Lo makan bakso apa makan sambel?"tanya putri yang sudah bergidik ngeri melihat nya.
Lo enggak sakit perut apa sya?sambung putri.
Tasya yang sudah di banjiri keringat dan bibir yang sudah memerah mulut cuap cuap kaya ikan mas koki hanya mengedikan kedua bahunya tanpa bicara,putri yang mendapatkan jawaban seperti itu hanya menggeleng kan kepala."
putri bangun dari duduk nya berbalik menuju penjual ketoprak.
woi put,mau kemana?tanya Tasya sambil menyedot es jeruk.
putri hanya menjawab tanpa berbalik."gue beli ketoprak dulu."
Tasya memakan habis bakso terakhirnya tanpa tersisa sedikitpun lanjut dengan menyedot habis es jeruk yang tinggal setengah.
sya,Nissa belum datang?"tanya putri yang sudah duduk kembali dengan membawa sepiring ketoprak dan es teh manis."
tadi Nissa wasap katanya dia enggak bisa nyusul ke sini,masih ada tugas yang harus dikerjakan."Tasya menjawab sambil mengelap ingus yang sejak tadi meler.
sya,kak celvin masih nebeng sama Lo?"putri Bartanya sambil memakan ketoprak.
enggak, mungkin mobilnya sudah selesai di perbaiki.jawab Tasya santai matanya sudah bekelana melihat kepenjuru kantin yang sudah mulai ramai.
kalau menurut gue kak celvin hanya alasan buat dekat sama Lo deh!"
buat apa? bukannya dia cuma anggap gue anak kecil."tasya menatap putri yang masih memakan ketoprak yang pekat dengan bumbu kacang.
__ADS_1
putri yang mendapatkan jawaban dari Tasya, menaruh sendok langsung menyeruput es teh manis."kita kan enggak pernah tau perasaan seseorang, mungkin dulu kak celvin anggap Lo hanya anak kecil,nah siapa tau Sekarang dia punya getaran sama Lo.
gempa kali getaran!"celetuk Tasya cuek.
sekarang perasaan Lo sama kak celvin bagaimana?CK gue yakin Lo masih cinta tuh sama kak celvin buktinya sampai sekarang tuh para cogan yang naksir Lo selalu di tolak,coba apanya kalau masih belum move on.
Tasya yang mendengar ocehan sahabatnya hanya memutar kedua bola matanya jengah.
sotoy Lo,udah cepat habiisin tuh ketoprak sebentar lagi gue ada kelas."cetus Tasya dengan melipat kedua tangannya di atas meja.
putri yang melihat raut kesal Tasya hanya terkikik geli dan langsung menghabiskan sisa ketopraknya.
...****************...
di tempat lain Bima,Rio, Abimanyu dan celvin sedang berkumpul di SKY WB keempat lelaki tampan ini sedang membahas masalah proyek pembangunan resto yang ada di Sukabumi.
"Bi, sudah sejauh mana progres nya yang di Sukabumi?"celvin menyeruput secangkir kopi americano menunggu jawaban Abi sahabatnya yang di percaya mengurusi pembangunan resto di daerah Jawa barat.
ada kendala?"tanya celvin.
sejauh ini sih tidak!"oh ya Vin pak Bambang kemarin bilang bulan depan bahan bangunan naik 20 persen, berarti ada penambahan bajet.
celvin yang sudah tau dari beberapa bulan yang lalu bahan bangunan akan naik sudah memperhitungkan kembali bajet yang akan keluarkan.
Bima dan Rio hanya menyimak obrolan kedua sahabatnya sambil menikmati cemilan kentang goreng dan secangkir kopi.
setelah selesai membahas masalah kerjaan keempat lelaki ini sudah Menganti topik obrolan.
Bim,setelah nikah rencananya Lo mau tinggal di mana?tanya Rio sambil memakan sosis berlumur saos barbeque.
Bima menghela nafas panjang."rencananya sih gue tinggal di sini dulu,soalnya Maya masih ngajar."
__ADS_1
Bima yang sudah menjawab pertanyaan Rio menoleh ke samping kiri di mana celvin sedang membalas pesan di ponselnya dirinya sudah tidak sabar menanyakan perihal hubungan sahabatnya dengan Tasya adiknya.
Vin,Lo tiga hari ini antar jemput Tasya?Lo lagi coba dekati adik gue kan."
celvin berahli dari ponselnya menatap Bima, kemudian meletakan ponselnya di meja."
celvin menyesap kembali kopi nya setelah menaruh cangkir kopi di meja."menurut Lo salah enggak gue kalau menaruh harapan terhadap Tasya.
salah kalau Lo menjadikan adik gue hanya menjadi persinggahan sementara, jangan pernah Lo kasih harapan kalau hanya untuk selingan,adik gue sudah pernah patah hati karena Lo bahkan mungkin sampai sekarang adik gue masih belum bisa move on gue sebagai kakak enggak akan membiarkan satu orangpun menyakiti Tasya apalagi Lo orang yang sudah memberikan rasa sakit kepada adik gue.
celvin memijit pelipisnya mendapatkan teguran dari Bima."gue enggak bermaksud nyakitin Tasya gue hanya mengikuti kata hati gue.
CK.vin Tasya itu kelihatan aja kuat Lo tau kan adik gue sudah suka sama Lo sejak dia masih pitik.
Bim apa Lo percaya Kalau gue suka sama Tasya?"tanya celvin yang sudah menyandarkan tubuhnya di sofa.
Vin emang nya Lo sudah melenyapkan Indira di hati Lo?"tiba tiba Rio menyela obrolan antara celvin dan Bima.
celvin yang mendapatkan pertanyaan dari Rio menoleh ke arah Rio yang ada di depan nya."
celvin memejamkan matanya sejenak dan kembali membuka matanya."Lo tau gue sama Indira berhubungan bukan hanya setahun dua tahun gue sama Indira sepuluh tahun kita menjalin hubungan dan akhirnya menikah walaupun akhirnya kita pisah,gue juga tidak tau kedepannya bagaimana yang gue tau saat ini gue merasa nyaman dekat sama tasya.
terus Tasya nyaman enggak sama Lo?"tanya Bima.
celvin mengangkat kedua bahunya tanpa suara, sebenarnya celvin tau bahwa Tasya tidak nyaman bersama nya mungkin gadis cantik itu takut hatinya kembali terluka.
Bima mengelengkan kepalanya menarik nafas panjang,menoleh kembali ke arah celvin."Vin gue bicara sebagai kakaknya Tasya gue harap Lo enggak nyakitin adik gue, kalau memang Lo tidak cinta jauhi Tasya tapi kalau Lo memang suka dan cinta sama Tasya gue akan kasih kesempatan buat lo jangan rusak persahabatan kita."putus bima yang sudah menghabiskan kopi latte nya.
celvin yang mendengar keputusan Bima,hanya menganggukkan kepalanya seraya berkata."gue enggak bisa berjanji tapi gue akan berusaha dan buktikan sama Lo,papi dan mami.
Rio dan Abi hanya menyimak mendengar obrolan celvin dan Bima mereka tidak ingin ikut campur.
__ADS_1
bersambung....