Maafkan Aku Yang Mencintaimu

Maafkan Aku Yang Mencintaimu
Bab.33 gadis dakocan


__ADS_3

Astaga mimpi apa gue semalam,kenapa tuh cewek peluk peluk mas celvin gila ini gila...cih mana yang di peluk diam aja lagi awas aja.


tatapan celvin langsung tertuju kepada calon istrinya yang juga sedang melihat dengan sorotan mata setajam silet celvin meneguk ludahnya badannya terasa kaku."


celvin langsung melepaskan pelukan wanita cantik di depannya ."


ihh bang celvin kenapa sih... Vio kangen tau sama Abang."Vio langsung kembali memeluk tubuh celvin.


Vi lepas .....jangan kaya gini malu banyak orang."celvin masih terus berusaha melepaskan pelukan dari wanita cantik nan seksi."


Vio melepas kan pelukan nya setengah hati bibirnya mengerucut sambil menatap celvin yang sedang menetap calon istrinya yang juga menatap nya penuh amarah."


tanpa memperdulikan gadis cantik di depannya,celvin langsung berjalan menghampiri Tasya yang sedang duduk di pojok menghadap kaca besar yang tembus ke arah jalan raya."


sya,maaf lama ya tunggu mas sudah makan belum."celvin langsung bertanya dia tau calon istrinya pasti kesal melihat Vio memeluk dirinya celvin duduk di bangku sebrang Tasya."


Tasya melirik bekas piring makannya dan tersenyum miring.


pakai tanya lagi emang dia enggak lihat tuh piring kosong,dasar mengalihkan suasana saja."


bang kok Vio di tinggal sih."ucap gadis cantik yang sudah berdiri di antara Tasya dan celvin."


celvin yang melihat Vio sudah berdiri di dekat dia dan Tasya hanya berdecak dirinya malas meladeni adik sepupu dari Indira mantan istrinya."


sya ini kenalin Vio adik sepupunya Indira Vio ini Tasya calon istri saya."celvin memperkenalkan Vio kepada Tasya."


oh ini yang namanya Tasya?"vio menyilang kan kedua tangan nya di depan dada matanya menyelusuri Tasya dari atas sampai bawah dengan senyum sinis."


Tasya yang melihat respon dari gadis yang berdiri di sebelah nya hanya tersenyum sambil bersandar di bangku walaupun ingin rasanya Tasya menjambak rambut gadis sok cantik ini dan membuangnya ke kali celiwung biar di makan buaya Tasya berusaha menahan amarah yang sudah di ubun ubun.."


cantikan juga mba Indira bang,Abang kok mau sih sama cewek kaya gini wajah aja pas Pasan ,lihat cara berpakaian nya enggak banget."cerocos gadis yang sudah membuat kesabaran Tasya menipis."

__ADS_1


Tasya menatap tajam kepada celvin yang ada di sebrang nya rasanya Tasya sudah tidak tahan mendengar cerocosan dakocan di sampingnya,ingin rasanya Tasya menghancurkan seluruh isi restoran."


celvin yang sadar akan tatapan penuh emosi dari calon istrinya,hanya bisa pasrah pasti Tasya akan mendiamkannya paling parahnya yang di takutkan celvin Tasya membatalkan pernikahan mereka."


Vi lebih baik kamu pergi dari sini!jangan buat keributan."perintah celvin yang sudah berdiri dari duduknya."


aish ..Abang gimana sih kan Vio kangen sama Abang!"kemarin di Bali Abang tinggalin Vio katanya Abang mau temani Vio liburan."


Tasya yang mendengar ucapan gadis dakocan langsung mendongak secara spontan."


WHAT....


oh jadi kemarin di Bali mas sibuk ya,Tasya baru tau ternyata yang bikin mas sibuk perempuan dakocan ini."nada bicara Tasya agak sedikit meninggi sambil menatap celvin dan gadis dakocan bergantian."Abang Abang Lo pikir Abang tukang bakso.


celvin menghela nafas panjang gara gara kedatangan sepupu mantan istri nya, hubungannya dengan Tasya di pastikan tidak akan baik baik saja."


sya nanti mas jelasin ya."celvin langsung menyeret Vio keluar dari hadapan Keysa."


astaga ternyata benar kata orang kalau mau mendekati hari pernikahan pasti ada saja masalah yang datang."ucap Tasya yang masih menatap kedua anak manusia berlain jenis yang ada diluar restoran."


aish ngapain juga gue nungguin orang enggak jelas,mendingan gue pulang."gumam Tasya yang sudah berdiri dari duduknya mengambil tas ransel dan mengendong nya di bahu kanan."


Tasya berjalan keluar meninggalkan restoran,hari ini bukan hanya dirinya yang sangat lelah bahkan hati nya sangat lelah karena penampakan dakocan."


sampai di depan pintu utama restoran Tasya berjalan melewati kedua orang yang dari tadi membuat nya emosi,celvin yang melihat Tasya berjalan menjauh langsung mengejar celvin tidak ingin hubungan nya dengan Tasya memburuk."


sya tunggu!"celvin menarik tangan Tasya sya mas antar tunggu di sini mas ambil kunci dulu."Tasya yang sudah ingin protes langsung diam mendengar ucapan celvin."


jangan ngebantah sya mas ini calon suami kamu,kamu tanggung jawab mas jadi tunggu."celvin pergi meninggalkan Tasya yang terpaku mendengar ucapan celvin yang tegas.


sedangkan manusia dakocan yang berada di pintu masuk restoran hanya mendelik ke arah Tasya seakan akan ingin menerkam."

__ADS_1


suasana di dalam hening Tasya maupun celvin belum ada yang bersuara,Tasya bersandar di pinggir pintu pandangan melihat keluar jendela sedangkan celvin fokus menyetir mobil."


Tasya yang sadar bahwa mobil yang di kendarai celvin tidak mengarah ke rumahnya,Tasya menengok ke samping Kanang di mana celvin masih fokus membawa mobil nya."


mas Tasya mau pulang!"mas ini mau kemana?Tasya celingak-celinguk melihat jalan yang bukan ke arah rumah nya.


celvin yang di ajak bicara hanya diam.


mobil berhenti di sebuah danau yang di kelilingi pohon pohon besar di sebelah kanan dan kiri ada beberapa pandopo mungkin di sediakan untuk orang yang datang kemari."


celvin membawa Tasya jauh dari Jakarta,celvin membawa Tasya ke daerah Jawa barat yang paling dekat dengan ibu kota.


setelah mobil terparkir sempurna celvin masih terdiam pandangan matanya lurus kedepan di mana ada danau yang sangat besar."


karena sudah terlalu lama hening akhirnya Tasya memulai terlebih dahulu pembicaraan."mas jelasin sekarang!"Tasya sudah sangat lelah Tasya mau cepat pulang."


celvin memejamkan matanya sejenak dan semakin mengeratkan pegangannya pada setir sebelum menjawab pertanyaan Tasya."sya Vio itu adik sepupu nya Indira,dia tinggal di Surabaya memang kemarin waktu mas di Bali dia telpon mas Vio ingin berlibur di Bali,tapi mas bilang sama dia kalau mas tidak bisa menemani nya mas Ingin cepat menyelesaikan pekerjaan agar bisa kembali ke Jakarta karena pernikahan kita sudah dekat."


celvin memiringkan tubuhnya menghadap Tasya,di raih nya tangan Tasya yang putih bersih."sya mas tidak terlalu dekat dengan Vio.


Tasya menghela nafas, memiringkan sedikit badannya tasya menatap wajah tampan bermata abu abu menyelami mata teduh itu untuk mencari ketulusan."


mas...mas tau kan Tasya pernah kecewa sama mas emang ini salah Tasya yang sudah mencintai mas dari Tasya kecil."Tasya menggeleng kepalanya,Tasya hanya takut patah hati lagi mas."


celvin yang mendengar isi hati Tasya hatinya terasa terenyuh,celvin yang dulu menganggap Tasya sebagai adik tanpa memperdulikan perasaan gadis cantik yang sebentar lagi menjadi istrinya ,itu dulu saat ini perasaan nya terhadap Tasya perasaan seorang lelaki kepada seseorang gadis,celvin sudah menyadari bahwa dirinya sudah jatuh cinta kepada Tasya bahkan mungkin sejak dulu ketika Tasya masih memakai rok abu abu."


celvin membekap tubuh mungil Tasya, memberikan kehangatan dan kenyamanan."


sya mungkin mas bukan lelaki yang sempurna,mas tidak ingin berjanji tapi mas akan berusaha membahagiakan karena sesungguhnya mas juga sangat mencintai kamu,mas takut kehilanganmu."


Tasya yang mendengar semakin mengeratkan pelukannya, hatinya bahagia ternyata sosok lelaki yang dari kecil sudah menjadi cintanya sekarang membalas perasaan nya walaupun dirinya harus patah hati dulu."

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2