
sore hari sekitar jam tiga pasangan suami istri yang baru menikah kemarin tapi belum melaksanakan yang namanya malam pertama, sudah berada di dalam kamar milik tasya untuk beristirahat karena rencananya pasangan pengantin dan Genk somplak bahkan pasangan kak Bima dan mba Maya,mba citra dan mas rehan akan berangkat dari rumah jam tujuh malam menuju Bali dengan menumpangi pesawat dengan keberangkatan jam 9 malam.
mas....
Hem...
Tasya memiringkan badannya ke arah celvin, menatap wajah tampan suaminya yang sedang tidur terlentang.
mas kok kak Rio enggak datang ke pernikahan kita?"tanya Tasya sambil memainkan jemarinya di dada celvin.
entahlah Tasya merasakan ketegangan di tubuh celvin saat Tasya menanyakan tidak kehadiran Rio.
celvin yang merasakan ketegangan sebentar tentang Tasya yang menanyakan Rio,perlahan lahan membuka matanya menengok ke arah istrinya .
Rio lagi ada keperluan."
kemana mas? bukannya kak Rio sahabat kalian!kak Bima pernah ngomong sama aku kalau di antara kalian ada masalah atau membutuhkan sesuatu pasti sesibuk apapun kalian pasti akan datang untuk membantu apalagi ini kan pernikahan sahabatnya apalagi aku ini adik sahabatnya juga masa tidak bisa datang walau sebentar,waktu mas nikah sama mba Indira aja kak Rio datang."ucap Tasya panjang lebar sambil mengerucutkan bibirnya.
celvin bangun dari tidur nya duduk bersandar di headboard ranjang,Tasya yang melihat celvin bangun akhirnya ikut bangun dan bersandar di headboard ranjang.
mas juga tidak tau katanya ada urusan yang mendesak.
Tasya tampak berpikir mendengar jawaban celvin, dirinya merasa aneh seperti ada yang di sembunyikan dari Tasya, bukannya seminggu menjelang pernikahan celvin pergi ke Singapura lah ini kenapa kak Rio juga pergi ke Singapura.
Tasya berusaha menghapus ke curigaan nya mungkin benar kak Rio pergi ke negara tetangga memang ada urusan ,secara kebetulan mereka pergi ke negara yang sama.
celvin memperhatikan istrinya yang menatap ke arah depan dalam diam.
sya...sya celvin memanggil istrinya dengan menepuk pundak nya.
Tasya menghela nafas panjang dan langsung menengok ke celvin.
mas mau minum?tanya Tasya yang sudah bersiap untuk turun dari ranjang.
celvin menggeleng kepalanya.
Tasya yang melihat suaminya hanya menggeleng kepalanya akhirnya tanpa berkata lagi langsung turun dari ranjang menuju pintu keluar."
celvin yang melihat istrinya diam dan langsung pergi meninggalkan dirinya sendiri di kamar hanya menghela napas ada ketakutan dalam dirinya,ada sesuatu yang belum bisa dia katakan kepada tasya."
__ADS_1
di dapur Tasya bertemu mami yang sedang memasak, ngapain mih?"tanya Tasya yang sudah membuka kulkas untuk mengambil air putih di botol plastik."
mami menegok sebentar kemudian melanjutkan acara memasaknya."mami masak ayam balado daun kemangi,buat papi sekalian kamu bawa."
Tasya meneguk habis segelas air putih,sambil membawa gelas kotor ke wastafel untuk segera di cuci."mami tau aja kesukaan akuu..
CK bukan kamu papi..
ih mami gimana sih,mami lupa kalau ayam balado daun kemangi itu makanan papi sama aku.
oh iya mih! nenek sama Tante Lia kemana kok enggak kelihatan?tanya Tasya yang sudah selesai mencuci gelas dan duduk di bangku.
Tante sama nenek kamu lagi kerumah adiknya om Leo yang di Ciracas."mami sudah memidahkan masakannya ke dalam wadah.
Tasya membulatkan bibirnya."
kamu tidak istirahat?mami duduk di depan Tasya yang terhalang meja makan mami sudah selesai masak.
nanti aja mih,di pesawat."
...****************...
jam 1 pagi pengantin baru dan rombongan telah sampai di Bali,mereka akan menginap di villa milik celvin yang di baru di bangun.
villa yang mempunyai 8 kamar,dari ruang tamu sebelah kiri ada 3 kamar,dapur menyatu dengan ruang tamu di samping kanan menuju luar ada 5 kamar seperti kamar kos kosan,kamar yang diluar menghadap taman di sana ada gazebo dan kolam ikan,villa yang di bangun tidak di buat pagar pembatas justru di biarkan agar bisa melihat hamparan sawah dan pagi hari dapat melihat petani yang mengarap sawah karena mereka sampai masih gelap jadi tidak dapat melihat keindahan yang mengelilingi seluruh villa.
celvin dan Tasya menempati kamar yang menghadap langsung kolam renang,kalau untuk kolam renang di batasi pagar agar terlihat dari luar, walaupun kamarnya dekat dengan kolam dari sebelah kanan ada kaca besar yang dapat melihat pemandangan sawah.
walaupun di kelilingi sawah bukan berarti tidak ada jalanan,dari depan villa terdapat jalanan yang sudah di aspal.
di kamar sebelah di tempati kak Bima dan mba Maya,di luar villa di tempati genk somplak dan pasangan suami istri mba citra dan mas rahan.
villa mas celvin di urus oleh sepasang suami istri paruh baya pak Yoman dan Bu Rosma,pak Yoman asli Bali sedangkan Bu Rosma asli Banyuwangi mereka tinggal di paviliun yang berada di belakang villa.
Tasya merebahkan tubuhnya diatas kasur berukuran king size,kamar yang di tempati Tasya dan celvin memang kamar utama,kamar ini yang paling luas walaupun tidak ada walk in closed hanya ada lemari besar dan meja kerja yang biasa di pakai mas celvin untuk menyelesaikan pekerjaannya disebelah kanan ada kamar mandi.
mas buat villa ini untuk mba Indira ya?Tasya sangat ingin tau apakah villa ini di bangun untuk Indira mantan istri celvin.
celvin yang baru keluar dari kamar mandi setelah membersihkan diri,sudah memakai kaos berwarna biru laut dengan celana pendek chino sedangkan Tasya sudah berganti pakaian tidur berlengan pendek dan celana pendek tanpa mandi."
__ADS_1
celvin menautkan satu alisnya mendengar pertanyaan istrinya.,menarik napas panjang celvin menjawab singkat,bukan."
celvin naik ke atas ranjang mengungkung tubuh istri nya kedua tangan nya menahan agar tidak menindih tubuh Tasya,Tasya yang di perlakukan seperti itu merasa gugup tubuhnya sudah panas dingin apakah suaminya akan meminta hak nya malam ini.
mata Tasya sudah bergerak kanan kiri menghindari tatapan mata suaminya,dirinya sangat gugup.
celvin menyingkirkan rambut yang menghalangi pipi istrinya, dirinya tidak menyangka gadis kecil yang pernah di anggap sebagai adiknya sekarang menjadi istrinya.
boleh sya?izin celvin matanya fokus menatap bibir mungil berwarna pink alami milik istrinya,rasanya sudah tidak kuat menahan hasrat untuk segera menyergap istrinya.
Tasya teringat nasehat mami tentang kewajiban seorang istri yang harus bisa melayani suami."
Tasya menggangguk kan kepala sebagai jawaban."
tanpa menunggu lama celvin ******* bibir istrinya yang sudah di incar dari kemarin.
Tasya yang mendapat serangan cukup kaget tapi dirinya berusaha mengendalikan diri dari rasa takutnya,berusaha menikmati sentuhan suaminya."
ciuman yang di berikan celvin semakin dalam,Tasya merasakan tubuhnya seperti mendapatkan sengatan listrik perasaan yang baru pertama kali dia rasakan."
ahh...mas ******* Tasya terdengar merdu untuk celvin,semakin membuat celvin bergairah sudah tiga tahun lebih celvin menahan hasratnya."
dari bibir turun ke leher celvin terus memberikan kecupan dan rangsangan,saat memberikan ciuman di leher istrinya tangannya tidak tinggal diam celvin membuka kancing piyama Tasya satu persatu,tanpa Tasya sadari bagian atas dirinya sudah tidak memakai apapun celvin menyelusuri bukit kembar milik Tasya setelah puas turun kebawah celvin menyelusuri lembah milik istrinya yang juga sudah tidak tertutupi apapun Tasya hanya bisa pasrah dengan perlakuan suaminya."
mas...
Hem..mas....
celvin kembali mencium Tasya setelah puas menyelusuri lembah dan kedua bukit milik istrinya,celvin menatap wajah putih istrinya yang sudah berubah merah."
istrinya sangat cantik,celvin sadar sesungguhnya dari dulu dirinya sudah menaruh hati,karena waktu itu Tasya masih sangat kecil jadi dia terus menyangkal bahwa rasa sayang itu hanya sebagai adik bukan terhadap seorang wanita.
celvin yang melihat istrinya sudah sangat terangsang langsung melepaskan kaos dan celananya.
sudah siap?mas akan pelan pelan."
tanya celvin yang sudah siap menerobos masuk ke dalam lembah milik Tasya.
Tasya yang sudah sangat terangsang akhirnya menganggukkan kepala.
__ADS_1
setelah ini pasti kalian tau apa yang terjadi tidak perlu di jelaskan he..he..he...
bersambung.....