
seminggu sudah semenjak kejadian celvin mengajak Tasya ke mall,yang hanya memberikan luka.sabtu ini Tasya menghabiskan waktunya untuk bersantai libur kuliah di manfaatkan untuk mengistirahatkan tubuhnya.ya ampun sya,anak gadis jam segini masih tidur!coba kamu lihat sudah jam berapa ini masa kalah sama jago,tuh si jago subuh aja sudah berkokok.cerocos mami yang sudah menggeser gorden dan membuka kaca jendela agar sinar matahari masuk.
"ayo sya bangun jangan malas ah ,jadi anak gadis.mami terus menggoncang badan Tasya, selimut yang digunakan menutupi seluruh tubuh Tasya sudah di hempas oleh mami.
"hmm,mami kenapa sih enggak bisa banget lihat anaknya senang, hari ini kan Tasya libur mami lupa?ucap Tasya sambil mengucek matanya yang masih sangat berat untuk melek.
oh, tentu tidak, jangan kamu jadi alasan libur terus kamu bangun siang,jangan di biasain nanti kalau punya suami malu sama mertua.
ya..ya...ini Tasya bangun,ih mami bawel banget.cetus Tasya sambil bangun dari tempat tidur menuju kamar mandi.
mami yang melihat Tasya sudah masuk kamar mandi langsung berjalan menuju keluar,sebelum keluar dari kamar Tasya mami berteriak.
"SYA JANGAN LUPA BERESIN TEMPAT TIDUR.
Tasya yang berada di kamar mandi mendengar teriakkan mami,hanya mendesah malas.
...*********...
__ADS_1
Tasya menuruni tangga menuju ke meja makan setelah selesai mandi dan membereskan kamar.
sampai di meja makan Tasya tidak melihat mami,papi dan kak Bima yang ada hanya bi asih wanita paruh baya yang sudah bekerja di keluarga nya sebelum Tasya lahir.
"bi,mami di mana?tanya Tasya sambil menggeser bangku, langsung duduk.
ada di taman neng,biasa lagi santai.ucap bibi asih yang sibuk menyiapkan piring untuk Tasya.
Tasya hanya ber oh ria, terimakasih bi.ucap Tasya yang menerima piring dari BI asih yang langsung menyendok nasi berserta lauk pauknya, setelah melayani Tasya bi asih kembali ke belakang untuk mencuci baju.
setelah selesai makan dan mencuci piring sudah peraturan di keluarga Tasya tidak harus mengandalkan bi asih,selama masih bisa di kerjakan kenapa tidak.
pagi pih,mih.sapa Tasya yang sudah duduk di samping papinya.
CK pagi...siang ini sya.protes mami sambil menyebikan bibirnya.
ya ampun mami protes aja deh,mih jangan kebanyakan ngomel nanti keriputnya tambah banyak loh.
__ADS_1
"Bomat.....cetus mami
papi yang melihat kedua wanita yang paling berarti dalam hidupnya sedang berdebat hanya menggeleng kan kepalanya.
sya kamu nanti datangkan ke pernikahan celvin?papi yang sudah mengetahui anak gadisnya jatuh cinta pada anak sahabatnya dan juga tetangganya ingin memastikan keadaan hati putri nya.
ya datanglah pih,kenapa enggak datang.balas Tasya dengan memalingkan wajahnya ke kolam ikan Tasya tidak mau orang tua nya tau tentang keadaan hati nya yang tidak baik baik aja.
mami yang melihat perubahan wajah Tasya,mami sebagai seorang ibu yang melahirkan tau bahwa anaknya sedang patah hati.
sya...papi mami tau apa yang kamu rasakan, percayalah kalau memang celvin jodoh kamu pasti akan bersama kamu kalau celvin bukan jodoh kamu ikhlaskan aja ya nak jangan pernah mengejar apa yang bukan milik kita ikuti saja alurnya kehidupan semua sudah menjadi ketentuan nya.
tasya menganggukkan kepalanya,Tasya tau semua sudah menjadi ketetapan Tuhan tak terasa air mata yang sudah di tahannya terjun bebas membasahi pipinya yang putih mulus.
mami tau keadaan putri nya yang tidak baik baik saja, langsung berdiri memeluk putri kesayangan.
papi yang melihat dua bidadari nya menangis,tak kuasa menahan air mata nya hati nya ikut sakit melihat putrinya terluka.
__ADS_1
bersambung....